Menggosok Gigi
(Foto: Freepik.com)

Sabigaju.com – Sejak kecil kita dianjurkan agar rutin menggosok gigi dua kali sehari untuk menjaga kesehatan mulut dan gigi.

Rutin menggosok gigi juba bisa membuat gigi Anda berkilau, tapi juga menjaga gusi tetap sehat alias tidak mudah keropos.

Dan tahukah kamu kalau menggosok gigi juga punya kaitan dengan kesehatan jantung manusia. Kokbisa? Yuk Simak ulasannya berikut ini:

BACA JUGA: Nih Tanda-tanda Banyaknya Racun di Dalam Tubuh

Penelitian Menggosok Gigi dan Gagal Jantung

Dalam sebuah hasil  studi terbaru ditemukan fakta bahwa menggosok gigi lebih dari dua kali sehari dapat mengurangi risiko gagal jantung. Bahkan bisa menekan risikonya hingga 12 persen.

penelitian ini awalnya dilakukan untuk menyelidiki serta menemukan kaitan peningkatan kesehatan gigi dan mulut dengan penurunan risiko terjadinya atrial fibrilasi (kondisi kesehatan yang menyebabkan detak jantung yang cepat tidak normal) dan gagal jantung.

Tim penelitian itu melibatkan lebih dari 160 ribu peserta berusia antara 40 dan 79 tahun. Para subjek penelitian tidak memiliki riwayat atrial fibrilasi ataupun gagal jantung.

Terlebih dahulu subjek penelitian menjalani penilaian medis secara rutin antara 2003 dan 2004. Indikator yang dicatat adalah tinggi, berat badan, penyakit masa lalu, gaya hidup dan kebersihan mulut. Lalu para peserta dilihat kondisinya secara berkala selama 10,5 tahun.

Studi yang diterbitkan dalam European Journal of Preventive Cardiology itu menemukan bahwa tiga persen peserta mengalami fibrilasi atrium selama proses penelitian. Sedangkan untuk gagal jantung terdapat sekitar lima persen peserta.

BACA JUGA: Sederet Kuliner Alami yang Dapat Memutihkan Gigi 

Mereka pun menyimpulkan bahwa menggosok gigi tiga kali atau lebih sehari bisa menekan risiko atrial fibrilasi hingga 10 persen. Sedangkan risiko gagal jantung bisa ditekan hingga 12 persen.

Namun, para peneliti mengakui bahwa studi mereka masih bersifat awal dan memiliki beberapa keterbatasan.

Seperti subjek penelitian hanya individu keturunan Asia, tidak digunakannya sinar X untuk menentukan penyakit gusi, dan intensitas meraka masing-masing melakukan perawatan gigi.

BACA JUGA: Bikin Mual, Ini 5 Varian Rasa Pasta Gigi Teraneh dari Jepang

Butuh Penelitian Lebih Lanjut

Sebuah catatan khusus yang disertai dalam jurnal untuk mendampingi hasil studi tersebut menyatakan bahwa hasilnya belum menunjukkan hubungan sebab-akibat yang jelas.

Sedangkan para peneliti mengatakan, teori yang dipakai dibalik kesimpulan investasi mereka adalah bahwa menggosok gigi secara teratur mengurangi jumlah bakteri yang dapat ditemukan di ruang antara gigi dan gusi. Sehingga bisa mencegah bakteri masuk ke aliran darah.

Penulis senior studi tersebut, Tae-Jin Song, mengatakan, besarnya jumlah subjek penelitian dan waktu penilaian yang lama adalah salah indikator penguat hasil penelitian itu.

Tapi yang jelas, demi kesehatan kita mesti rutin menggosok gigi yah gaes! (Sbg/Rig)

Comments