Sabigaju.com – Tanggal 6 Mei diperingati sebagai International No Diet Day (INDD). Hari ini merupakan peringatan tahunan sebagai bentuk selebrasi atas penerimaan terhadap tubuh manusia, termasuk keberagaman bentuk tubuh. Hari ini juga didedikasikan untuk mempromosikan gaya hidup sehat yang berfokus pada kesehatan untuk semua bentuk tubuh serta meningkatkan kepedulian akan bahaya diet yang berlebihan.

International No Diet Day merupakan sebuah hari untuk organisasi dan seseorang untuk melawan industri dan pesan yang mendorong kita untuk menjaga kesehatan dan terbebas dari perilaku diet berbahaya. Melalui tagar #NoDietDay, kamu dapat ikut serta dalam mendukung hari tanpa diet ini. Pada hari ini, Anda juga dapat menemukan berbagai informasi mengenai gaya hidup sehat dan bahayanya melakukan diet secara berlebihan.

Merupakan Hari Tanpa Diet Sedunia

Pencetus dari INDD adalah Mary Evans Young yang pernah mengalami anoreksia. Setelah sembuh, ia membantu banyak orang untuk menerima diri mereka apa adanya.

BACA JUGA: Sentilan Anne Hathaway untuk Kamu si Tukang Kritik Bentuk Tubuh Orang

International No Diet Day pertama kali dirayakan di Inggris pada tahun 1992. Kelompok feminis di negara-negara lain seluruh dunia telah merayakan International No Diet Day terutama di Amerika Serikat, Kanada, Australia, Selandia Baru, India, Israel, Denmark, Swedia dan Brazil. Sejak tahun 1988, International Acceptance Association (ISAA) dan Organisation for Women (NOW) telah mensponsori International No Diet Day.

Survei tentang Kebiasaan Diet

Merujuk pada sebuah survei yang dilakukan pada tahun 2002 sebanyak 28% perempuan di kelas 9 dan 29% perempuan di kelas 10 mengalami kebiasaan penurunan berat badan yang disinyalir merupakan akibat diet. Sebagai tambahan, 30% perempuan dan 24% laki-laki di kelas 7-12 dilaporkan memiliki kekhawatiran soal berat badan mereka.

Dari usia yang masih sangat belia, kita sudah mengalami tekanan dari lingkungan sekitar mengenai apa yang kita rasakan perihal badan kita sendiri serta badan orang lain. Pesan ini rupanya juga masih sering kita terima ketika beranjak dewasa. Padahal, penting bagi kita untuk menerima bentuk tubuh kita apa adanya. Pola makan yang sehat dan olahraga yang cukup jelas jauh lebih baik daripada menyiksa tubuh dengan diet berbahaya yang berlebihan. (Sbg/Van)

Comments