Walaupun banyak diminati berbagai kalangan saat ini namun tak sedikit yang bertanya mengapa tato sulit dihapus dari kulit. (Foto: Pexels)
Walaupun banyak diminati berbagai kalangan saat ini namun tak sedikit yang bertanya mengapa tato sulit dihapus dari kulit. (Foto: Pexels)

Sabigaju.com – Saat ini tato merupakan sebuah gaya yang banyak diminati oleh kaum muda.terlebih di zaman now saat ini tato sudah jadi pilihan yang tidak lagi dilihat dari sisi negatif.

Kini tato tidak lagi dianggap berkorelasi dengan sifat buruk manusia. Terlebih, secara historis, tato mempunyai makna spiritual yang mendalam.

Bahkan, ada juga yang menganggap bahwa tato adalah identitas diri. Di mana mereka dapat menuangkan filosofi hidup mereka pada tubuh dengan tinta permanen yang menyatu dengan diri. Mengukir tiap kenangan yang terbawa sampai mati.

Jejak Tato dalam Peradaban Manusia

Tato punya rekam jejak yang begitu panjang dalam sejarah peradaban manusia. (Foto: Pixabay)
Tato punya rekam jejak yang begitu panjang dalam sejarah peradaban manusia. (Foto: Pixabay)

Yup! Sesungguhnya tato punya akar budaya yang panjang, dan tak ada kaitannya dengan kriminalitas. Jejak tato tertua dalam peradaban manusia ditemukan pada September 1991, dirajahkan di kulit mumi yang ditemukan di wilayah Otztal, dekat Hauslabjoch, di perbatasan Austria dan Italia. Mumi itu diperkirakan berusia 5.300 tahun.

Di sekujur tubuh mumi yang kerap disebut “Otzi the Iceman” itu ditemukan 61 buah tato berupa titik-titik dan garis-garis di bagian bawah tulang belakang, lutut kiri, dan pergelangan kaki kanannya. Diperkirakan semasa hidupnya si mumi menderita radang sendi, dan ada kemungkinan tato-tato itu merupakan metode pengobatan.

Temuan ini menimbulkan pertanyaan bagaimana tato bisa bertahan hingga ribuan tahun  serata mengapa tato sulit dihapus dari kulit?

Alasan Mengapa Tato Sulit Dihapus

untuk menghapus tato yang sudah menyatu dikulit tidak semudah saat pertama kali membuatnya (Foto: Pexels)
untuk menghapus tato yang sudah menyatu dikulit tidak semudah saat pertama kali membuatnya (Foto: Pexels)

Tato permanen begitu sulit dihilangkan dari kulit. Salah satunya karena pembuatan tato harus menyuntikkan tinta ke dalam lapisan kulit dalam yang disebut dermis, yaitu lapisan kulit bawah setelah epidermis.

Bila masih di lapisan epidermis tato bisa saja dihilangkan, tapi pembuatan tato adalah menyuntikkan ke dalam lapisan kulit yang paling dalam.

Jika dilihat dari lapisannya, lapisan atas kulit disebut dengan epidermis. Pada lapisan ini terdiri dari lima lapisan, yaitu stratum basale, stratum spinosum, stratum granulosum, stratum lucidum dan stratum corneum.

Dua lapisan atas, yaitu stratum lucidum dan stratum corneum, merupakan sel kulit datar dan kering, tahan air dan berfungsi melindungi kulit. Sel-sel kulit akan berganti dan mengelupas dimulai pada stratum basale hingga permukaan kulit dalam satu bulan.

Nah, karena bertujuan membuat gambar yang awet, akhirnya gambar tato harus disuntikkan lebih dalam yang menembus lapisan epidermis. Tak selesai hanya disitu, ada efek lain jika lapisan kulit dalam ‘dikoyak-koyak’.

Penyuntikkan tinta tato di dalam lapisan kulit ini akan memicu reaksi sistem kekebalan (imun) tubuh, yang ironisnya akan membuat tato tertahan di kulit lebih lama.

Sel-sel pada kulit yang menyerang benda asing disebut fagosit atau phagocytes (sel pemakan). Sel pemakan ini akan menelan dan mengonsumsi partikel tinta.

Kemudian, fibroblas (sel-sel yang memproduksi kolagen) akan mengunci fagosit bersama jaringan di bawah kulit, tepat di bawah epidermis yang memenuhi dermis, sekitar 1 milimeter dari permukaan kulit. Hal ini memungkinkan tinta tinggal di lapisan kulit tersebut selama bertahun-tahun.

Oleh karena itu, sebelum mentato bagian tubuh, ini yang harus kamu ingat: biaya menghapus tato jauh lebih mahal ketimbang saat kamu membuatnya.

Comments