Rasa Takut pada hantu
(Foto: Pixabay)

Sabigaju.com – Saat kamu berada seorang diri di rumah, entah bagaimana kita berpikir ada orang lain yang sedang mengamati kita. Kita pun langsung dihinggapi rasa takut pada hantu.

Munculnya rasa takut pada hantu yang secara umum ditenggarai merujuk kepada roh atau arwah yang meninggalkan badan karena kematian

Lantas mengapa begitu banyak manusia takut pada hantu?

BACA JUGA: Foto Pocong Antara Mistis, Phasmophobia Hingga Pareidolia

Takut Pada Hantu dalam Kajian Psikologis

Jika kamu memiliki rasa takut pada hantu kamu tidak sendirian. Menurut Ricardo de Oliveira-Souza, seorang psikiater dari Institut Penelitian dan Pendidikan D’Or (IDOR) di Rio de Janeiro, ketakutan terhadap hantu sangat umum.

“Takut pada hantu mungkin sama seperti fobia pada umumnya, misalnya takut pada ketinggian atau serangga tertentu,” ungkap Oliveira-Souza.

Menurut Oliveira-Souza, rasa malu karena  takut  hantu justru menghalangi orang untuk berkonsultasi dengan profesional medis seperti dirinya.

Oliveira-Souza sendiri baru dapat menganalisis lebih jauh tentang rasa takut hantu setelah merawat seorang pasien yang depresi karena takut pada hantu hingga tak berani tidur sendirian.

BACA JUGA: Dibalik Viralnya Cerita Mistis KKN di Desa Penari 

Menurut Oliveira-Souza, apa yang dialami oleh pasiennya termasuk dalam fobia sendiri atau karena terlalu memikirkan film horor dan hal-hal supranatural lain.

Beda Rasa Takut dan Fobia

Dia mulai bertanya-tanya dan setelah itu menemukan bahwa ada banyak orang yang mengaku takut pada hantu.

Fobia adalah istilah dalam psikologi yang digunakan untuk menggambarkan ketakutan luar biasa yang dipicu suatu hal tertentu.

Dalam makalah yang terbit di Journal Frontiers in Psychiatry, November 2018, dipaparkan beberapa kasus fobia sendiri atau takut pada hantu.

Sebuah kasus mengisahkan tentang pelayan hotel wanita berusia 46 tahun yang semasa hidup tinggal bersama orangtua, hingga akhirnya ayahnya meninggal dan sang ibu memutuskan pindah rumah.

BACA JUGA: Ramalan Kartu Tarot Antara Mitos Mistis dan Ilmu Pengetahuan

Sehari sebelum ibunya pindah, wanita itu memutuskan pergi ke klub malam dan berjalan-jalan di lingkungannya, dibanding pergi tidur.

Wanita itu mengaku selalu ingat pemakaman ayahnya ketika mencoba tidur. Dalam kasus lain, seorang pengacara berusia 54 tahun mengaku tidak yakin bercerai karena takut hidup sendiri.

Pasalnya, pria itu selalu tidur dengan kakak laki-lakinya sebelum akhirnya menikah. Pengacara itu berkata, ketika berada di kantor sendirian, ia merasa ada orang yang mengawasinya.

Oliveira-Souza menjelaskan, perasaan diawasi disebut juga Anwesenheit, berasal dari bahasa Jerman artinya kehadiran.

Takut sendiri, terutama di malam hari, menurut Oliveira-Souza memicu ketakutan bagi semua pasiennya. hal itu juga yang kerap membuat seorang  memiliki rasa takut pada hantu.

BACA JUGA: Misteri Pulau Berisi Hantu Gentayangan

Penanganan Fobia Supranatural

Untuk mengobati fobia sendirian atau supranatural, Oliveira-Souza biasanya memberi obat antidepresan atau benzodiazepin. Kedua jenis obat itu menurut Souza paling umum diresepkan untuk mengobati fobia spesifik.

“Terlepas dari kandungan gejala fobia dalam setiap kasus, obat itu dapat menghilangan kecemasan, inti dari rasa takut,” jelas Souza.

Selain pemberian obat, beberapa pasien juga melakukan terapi perilaku kognitif, metode terapi bicara dengan mengurai ketakutan spesifik dari pengalaman fisik dan emosional

So, kamu mungkin sekarang tak perlu lagi punya rasa takut pada hantu(Sbg/Rig)

Comments