Sepeda Brompton
(Foto: Instagram/bromptonbicycle)

Sabigaju.com – Memasuki era new normal masyarakat Eropa mulai banyak yang beralih memakai sepeda untuk akomodasi transportasi sehari-hari.

Memakai sepeda  dianggap dapat menghindarkan mereka dari ramainya transportasi publik selama pandemi ini belum berakhir.

Kini masyarakat di Eropa yang belum memiliki sepeda pun banyak yang berbondong-bondong ke toko sepeda untuk membelinya.

Salah satu pemilik toko sepeda mengaku permintaan sepeda saat ini setiap minggunya bisa mencapai 15 unit per minggunya, padahal sebelum Covid-19 merebak rata-rata penjualan hanya 5 unit sepeda per minggu.

BACA JUGA: PSBB di Jakarta Diperpanjang, Bulan Juni Jadi Masa Transisi 

Sepeda memang dikenal sebagai moda transportasi yang ramah lingkungan, sehingga bisa dikatakan tidak ada satu pun kota yang melarang keberadaan sepeda ini.

Misalnya Pemerintah Perancis yang memberikan imbalan sebesar 50 Euro atau hampir Rp 800.000 pada orang-orang yang memperbaiki sepedanya, kemudian menggunakan dan mempromosikan sepeda sebagai transportasi publik.

Pemerintah Perancis  mencoba untuk menggiring masyarakat beralih ke sepeda demi menghindari kemacetan yang mungkin terjadi dan juga kerumunan di dalam kendaraan umum.

Sementara itu,  kota London di Inggris  mempromosikan untuk memakai sepeda sebagai rencana transportasi masyarakat setelah masa lockdown diakhiri.

Nah, Jika Kamu ingin memakai sepeda sebagai kendaraan dimasa new normal nanti  baiknya mematuhi protokol kesehatan juga gaes. untuk mencegah penularan Covid-19

Protokol kesehatan bersepedaa ini terbagi empat, dimulai dari persiapan, saat bersepeda, saat istirahat, dan saat finis di rumah.

BACA JUGA: Perhatikan Kebersihan Sneakers di Masa New Normal 

Persiapan

1. Perhatikan imbauan pemerintah dan daerah yang aman dari Covid-19.

2. Jaga kebersihan sepeda, terutama bagi yang bersentuhan dengan tangan.

3. Bersihkan diri dan cuci tangan dengan sabun.

4. Hindari droplet (percikan) dengan berlengan panjang, sarung tangan, masker, kacamata, penutup kepala (bandana/cycling cap), membawa sanitizer dan handuk kecil.

5. Pilih masker berbahan kain yang tidak terlalu rapat dan menggangu pernapasan.

6. Membawa botol minum yang tertutup plastik dan alat makan sendiri.

Saat Bersepeda:

1. Utamakan gowes solo (sendiri). Jika berkelompok, atur dalam rombongan kecil 2-5 pesepeda.

2. Saat memakai sepeda pilih jalur yang menghindari keramaian dan daerah zona merah Covid-19.

3. Jaga jarak kiri-kanan antarpesepeda dan kendaraan lainnya minimal 2 meter.

4. Jaga jarak depan-belakang antar pesepeda minimal 4 meter. Semakin tinggi kecepatan bersepeda, jarak harus semakin jauh (>20 meter).

5. Jaga jarak dan waspada terhadap pengendara kendaraan lainnya.

6. Selalu patuhi rambu rambu lalu lintas saat bersepeda.

Saat istirahat:

1. Cuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer.

2. Bersihkan tangan dan wajah dengan tisu atau handuk kecil.

3. Utamakan jaga jarak atau physical distancing.

4. Selalu menggunakan masker, kecuali saat makan dan minum.

5. Hindari berbagi bekal pribadi dengan orang lain (botol minum, makanan).

6. Istirahat secukupnya, tidak perlu nongkrong terlalu lama.

BACA JUGA: Naik Sepeda dan Upaya Memerangi Pandemi Corona

Saat Tiba di Rumah

1. Sebelum masuk rumah, lepaskan semua perlengkapan yang digunakan.

2. Hindari kontak fisik dengan penghuni rumah dan menyentuh perabotan.

3. Semprot helm, sepatu, kacamatan dengan cairan disinfektan.

4. Segera lepaskan pakaian, kaos kaki, sarung tangan, masker, penutup kepala, dan cuci dengan deterjen.

5. Segera bersihkan diri, mandi, dan keramas.

6. Istirahat dan pulihkan cairan yang hilang dari tubuh.

Nah perhatikan hal-hal diatas tadi yah gaes,  saat memakai sepeda sebagai pilihan kendaraan di fase new normal ini. (Sbg/Rig)

Comments