Berpikir Positif
Berpikir positif membantu kamu dalam mengatasi mengatasi situasi stres dan dapat mengubah hidup kamu jauh lebih baik. (Foto: Pexels)

Sabigaju.com – Sebagai pria, berpikir positif membuat perbedaan besar dalam hidup kita. Sikap yang baik dimulai dengan berpikir positif.

Berpikir positif memiliki peran penting dalam pembentukkan setiap individu. Kekuatan berpikir positif merupakan unsur yang terpenting dalam menciptakan jenis kehidupan kamu.

Berpikir positif membantu kamu dalam mengatasi masalah kehidupan sehari-hari. Sebuah pandangan yang positif dapat membantumu untuk mengatasi situasi stres dan dapat mengubah hidup kamu jauh lebih baik.

Tapi kenapa banyak orang yang lebih memikirkan kekuatiran ataupun hal negatif lainnya dalam kehidupan ini.

BACA JUGA: Bersyukur Saat Bekerja Bikin Kamu Bahagia

Sederhana Bikin Bahagia

Jika kamu memikirkan hal-hal baik tentang diri sendiri dan orang lain, hal sesederhana itu saja terbukti bermanfaat bagi kesejahteraan.

Ini bukan omong kosong. Sebab hal itu adalah kesimpulan penelitian di University of Oxford dan University of Exeter di Inggris yang meriset hubungan antara pikiran positif dan kondisi psikologis seseorang.

Penelitian ini melibatkan 135 orang yang dibagi dalam lima kelompok. Selama penelitian berlangsung, tiap kelompok diberikan instruksi lewat audio berbeda dengan durasi 11 menit.

BACA JUGA: Bersikap Positif Terhadap Bos di Kantor

Beberapa di antaranya mendorong peserta untuk berpikir positif tentang diri mereka sendiri dan orang lain.

Peserta dalam kelompok lain mendengarkan audio yang mengajak mereka untuk berpikir secara kritis terhadap diri sendiri.

Usai mendengarkan audio, tim peneliti mengajukan serangkaian pertanyaan, seperti apakah mereka merasa aman, seberapa besar kemungkinan mereka menunjukkan kebaikan pada diri mereka sendiri, dan seberapa terhubung mereka dengan orang lain.

Tak hanya itu, peneliti pun mencatat respons detak jantung dan keringat kelompok setelah mereka mendengarkan audio tersebut.

BACA JUGA: Langkah Jitu Mengantisipasi Bad Mood Usai Pulang Kerja 

Hasilnya, peserta dalam kelompok yang yang diperintahkan berpikir positif tentang diri sendiri cenderung menunjukkan respons tubuh santai dan merasa aman.

Kecepatan detak jantung mereka juga berkurang. Kata peneliti, ini adalah tanda jantung sehat yang dapat merespons situasi dengan fleksibel.

Rekaman yang mendorong welas asih pada diri sendiri membuat orang lebih tenang, fokus pada diri sendiri, dan mengarahkan kebaikan dan pikiran yang menenangkan kepada orang yang dicintai dan diri sendiri.

Terlalu Kritis Membuat Kondisi Tertekan

Sementara itu, kelompok yang mendengarkan audio kritis terhadap diri sendiri tercatat memiliki detak jantung dan respons keringat lebih tinggi setelah itu. Keduanya menunjukkan perasaan terancam dan tertekan.

BACA JUGA: Liburan di Pantai Pilihan Tepat untuk Sehatkan Fisik dan Mental

Menurut peneliti, punya kemampuan mematikan respons ancaman alami tubuh dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh seseorang dan memberi kemungkinan lebih besar untuk pulih dari penyakit dengan cepat.

“Temuan ini menunjukkan bersikap positif pada diri sendiri mematikan respons ancaman dan membuat tubuh dalam keadaan aman dan santai yang penting untuk regenerasi dan penyembuhan,” kata penulis utama studi ini, Hans Kirschner dari University of Exeter.

Untuk praktik di rumah, Anda bisa menonton video yang membuat tersenyum, mendengarkan musik, mengirim pesan sebagai bentuk perhatian pada orang lain, serta bersenang-senang lah. (Sbg/Rig)

Comments