Manchild
Jika seorang pria masih sering dianggap seperti anak kecil padahal kenyataannya, sudah berkumis dan berumur lebih dari 17 tahun? Itu tandanya kamu masih dalam fase man child.(Foto: Sabigaju/Sigit Sulistyo)

Sabigaju.com – Apakah kalian masih sering dianggap seperti anak kecil padahal kenyataannya, sudah berkumis dan berumur lebih dari 17 tahun? Nah, itu tandanya kamu masih dalam fase man child.

Dan tak dipungkiri sama sekali bahwa gak enak banget apabila kita masih dianggap dalam fase man child ini.

Makin gak enak lagi apabila kita sudah berusaha semaksimal mungkin untuk menampilkan perubahan sikap namun tetap saja dipandang banyak orang sebagai sosok yang demikian.

Biasanya kalau demikian kasusnya, berarti masih ada salah satu sikap  sifat kanak-kanak yang masih belum hilang hingga detik ini.

ONah buat kamu yang mau menghilangkan sifat or sikap man child  tersebut, nih beberapa dari Sabigaju yang  bisa kamu coba berikut ini.

BACA JUGA:

1. Bersyukur

Pada esensinya, setiap manusia memang diciptakan berbeda-beda oleh Tuhan. Semua orang sudah diciptakan dengan tampilan dan jalan hidupnya masing-masing. Kita memang bisa dan diperbolehkan oleh Tuhan untuk merubah nasib menjadi lebih baik.

Jangan malah mengeluh terus setiap hari dan meluapkan seluruh ledakan emosi yang ada di dalam diri.

Boleh banget memang untuk mengeluh atau merasa emosional. Tapi kalau setiap saat seperti ini, justru malah membuat kita seperti anak kecil atau remaja 13 tahun yang masih labil.

2. Bertanggung Jawab

Bertanggung jawab disini bukan hanya sekedar mulai menanggung seluruh tagihan dan kebutuhan rumah lainnya saja.

Lebih dari itu, kita juga harus bisa menanggung konsekuensi yang didapatkan setiap kali setelah melakukan sebuah perbuatan terlepas baik atau buruknya implikasi yang akan didapatkan dari perbuatan tersebut.

Kalau kalian masih suka lepas tangan atau masa bodoh dengan perbuatan yang sudah dilakukan, maka maaf guys. Tandanya kalian memang masih cilik pitik alias man child.

3. Tepat Waktu

Dari semenjak kecil, kita kerap dididik untuk selalu menyelesaikan pekerjaan atau sampai di tempat kerja tepat waktu. Nah faktanya, didikan ini bukan hanya sekedar untuk tidak dimarahi guru atau bos.

Tendesi sikap untuk selalu tepat waktu, nyatanya juga merupakan salah satu proses pendewasaan diri. Karena pada esensinya, hanya anak bocah saja yang cuek dan tidak menghargai waktu.

4. Kontrol Emosi

Merasa emosional memang lumrah banget. Toh namanya juga manusia normal bukan? Tapi yang tidak normal dan terlihat childish adalah ketika luapan emosi tersebut gampang tersulut dan tidak terkontrol.

Karena faktanya, hanya anak / remaja labil saja yang memiliki emosi yang kerap meledak / meluap-luap tidak karuan. Dan ingat juga bedanya tipis banget antara man child dan

5. Konsisten

Ketika sudah memiliki prinsip atau sudah membuat janji, tepatilah dan konsisten. Jangan plin-plan! atau seperti “air”.

Kalaupun memang janji atau prinsip tersebut harus dirubah, pastikan kita memiliki dasar yang kuat dan bisa dimengerti.

Sering ingkar janji atau tidak bisa komitmen, adalah hal yang biasa dilakukan oleh seorang man child.

6. Punya Rencana Hidup

Semakin bertambahnya usia, semakin bertambah pula hal-hal yang harus dilakukan di dalam hidup dan juga, masalah-masalah yang harus dihadapi.

Oleh karenanya, mulailah untuk membuat catatan perencanaan hidup sehari-harinya (termasuk tentunya perencanaan budget), agar kehidupan kita ke depannya bisa semakin lancar dan teratur.

7. Tidak Egois

Dan inilah puncak standar ukuran kedewasaan seseorang. Ya, ukuran ego yang kita miliki faktanya memang sangat menentukan apakah kita sudah dewasa atau belum.

Kalau kita masih lebih sering mementingkan diri kita atau lebih mengutamakan apa yang terbaik untuk kita daripada yang baik untuk bersama, maka maaf-maaf guys. Kalian memanglah masih anak-anak.

Makanya ikuti langkah-langkah diatas dan tentunya berkomitmen tinggi dalam menerapkannya, dijamin deh kalian tidak akan dicibir lagi seperti man child. (Sbg/Mrv)

Comments