manfaat tidur

Sabigaju.com – Dalam 24 jam, seorang manusia biasanya melakukan kegiatan antara 15-18 jam seharinya. Tentu mengambil porsi 15-18 jam untuk aktif adalah porsi yang sangat banyak bagi tubuh.

 

Konon ada penelitian dari perusahaan riset kuantitatif pasar GFK yang melibatkan 28.000 orang di 23 negara. Pada riset tersebut tercatat 85% orang Indonesia mengaku memiliki waktu tidur yang cukup, disusul India di urutan kedua dengan 77%

Sedangkan untuk negara yang paling pendek jangka waktu tidurnya adalah masyarakat yang berasal dari Polandia dan Russia.

Manfaat Medis dari Cukup Tidur

Terdapat penelitian dari University of California yang melibatkan tiga komunitas pemburu yakni San dari Namibia, Hadza dari Tanzania dan Tsimane dari Bolivia.

Tiga kelompok ini dipilih karena keseharian mereka yang masih kenal dengan gaya hidup yang jauh dari keglamoran masyarakat perkotaan.

Terdapat total partisipan 94 orang yang kemudian didata jam tidurnya setiap hari selama 1000 hari sebagaimana diterbitkan oleh Jurnal di Current Biology.

Rata-rata jam tidur mereka ternyata adalah 6 jam 25 menit. Kenyataanya mereka memiliki kesehatan yang baik, tingkat obesitas rendah, tekanan darah yang lebih baik, serta jantung yang lebih sehat. Secara umum mereka lebih sehat dibanding masyarakat kota.

Gandhi Yetish ketua tim riset secara kesimpulan mengatakan kalau ada harapan bagi kita semua untuk tidur 8-9 jam dalam sehari. Namun untuk pertama kalinya menunjukkan bahwa hal tersebut tidak benar.

Selain itu, ada riset dari Max Plank Institute menunjukkan bahwa tidur cukup dapat membuat wanita lebih cerdas. Dalam penelitian kuantitatif yang menggunakan sampel 160 orang dewasa ini, ditemukan bahwa terdapat hubungan antara tidur cukup dengan tingkat intelejensia.

Hasilnya menunjukkan bahwa tidur malam berkualitas dapat meningkatkan kekuatan otak wanita. Para wanita yang mempunyai tidur yang cukup (6-8 jam) mempunyai banyak peningkatan aktivitas otak yang baik.

Namun bagi para laki-laki, mereka mendapatkan manfaat lebih besar pada saat mereka tidur siang dalam waktu yang singkat.

Penelitian ini juga sejalan dengan riset dari Sleep Research Centre, Loughborough University. Menurut Professor Jim Horne, secara biologis wanita memang butuh tidur lebih lama sekitar 20 menit mengingat kebutuhan multiasking dan kompleks mereka.

Menurut Professor Jim Horne bagi para wanita masalah kekurangan tidur ini bisa terkait erat dengan tekanan psikologis tingkat tinggi seperti rasa permusuhan, depresi dan kemarahan yang melemahkan sistem kerja otak. Atau dengan kata lain mudah cranky.

Jadi kamu sendiri kalau tidur biasanya berapa jam sob? (Sbg/Ary)

Comments