Mengonsumsi Daging Kambing
(Foto: Pexels)

Sabigaju.com – Di saat Hari Raya Idul Adha yang kali ini jatuh pada Hari Minggu (11/8), umumnya ada begitu banyak orang yang megonsumsi daging kambing ataupun sapi.

Nah, cukup banyak orang yang hingga kini beranggapan bahwa mengonsumsi dari daging kambing ataupun bagian torpedo nya dapat memberi manfaat meningkatkan gairah seksual terutama pada pria.

Akibatnya, banyak pria yang mengonsumsi daging kambing yang diolah menjadi gulai atau sate sebelum berhubungan badan dengan pasangannya.Benarkah daging kambing bisa membangkitkan gairah seksual pada pria. Simak ulasannya berikut ini

BACA JUGA: Lima Makanan yang Bikin Kamu Tahan Lama Bercinta 

Mengonsumsi Daging Kambing  Meningkatkan Libido?

Kabar burung seputar torpedo dan konsumsi daging setengah matang sudah diyakini lama meningkatkan gairah seksual atau libido walau ilmu pengetahuan sampai saat ini masih mengatakan bahwa ini sebenarnya hanya mitos yang terus berkembang di tengah masyarakat.

Bagian torpedo alias testis kambing banyak mengandung testosteron yang dapat meningkatkan gairah seksual. Namun sebenarnya peningkatan gairah seksual terjadi karena banyak faktor lainnya dan tidak semata-mata berhubungan dengan makanan.

Namun demikian kamu harus mewanti-wanti akan bahaya kolesterol akibat mengonsumsi torpedo.

Sebab, saat di dalam tubuh, testosteron akan dipecah menjadi kolesterol. Kalau berlebihan, efeknya malah bisa menyumbat pembuluh darah. Maunya bergairah, salah-salah justru sakit jantung nantinya,

BACA JUGA: Rahasia Tentang Gairah Seksual Pria, Lima Hal Ini Sangat Menentukan Lho!

Manfaat Mengonsumsi Daging Kambing Sesungguhnya

Dilansir Sabigaju dari laman Healthline, daging kambing terdiri dari protein, tetapi juga mengandung lemak. Dalam 100 gram daging kambing panggang, mengandung 25,6 gram protein dan 16,5 gram lemak.

Daging kambing merupakan sumber protein berkualitas tinggi karena mengandung semua asam amino esensial yang diperlukan untuk pertumbuhan dan pemeliharaan tubuh.

Jumlah lemak dalam daging kambing sebenarnya beragam, tergantung pada usia, jenis kelamin, dan pakan hewan. Kandungan lemak bisa berkisar dari 17-21 persen, terdiri dari lemak jenuh dan tak jenuh tunggal dalam jumlah yang kurang lebih sama.

Selain protein dan lemak, daging kambing juga kaya vitamin dan mineral, antara lain vitamin B12 yang penting untuk pembentukan darah dan fungsi otak dan vitamin B3 atau niasin. Kekurangan niasin telah dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit jantung.

BACA JUGA: Lima Jenis Makanan Sehat yang Harus Sering Dikonsumsi Para Cowok

Untuk mineral, ada zinc yang penting untuk pertumbuhan dan pembentukan hormon, seperti insulin dan testosteron. Ada juga zat besi, fosfor, dan selenium.

Selain vitamin dan mineral, daging kambing juga mengandung sejumlah nutrisi bioaktif dan antioksidan. Ada creatine sebagai sumber energi untuk otot dan taurin untuk jantung dan otot.

Makan daging kambing bisa membantu tubuh dalam pemeliharaan massa otot, terutama pada orang tua. Ini tentunya perlu bersamaan dengan gaya hidup sehat seperti olahraga yang cukup dan mengonsumsi makanan tinggi protein.

Mengonsumsi daging kambing juga bisa jadi pilihan untuk terhindar dari anemia. Sebab, orang mengalami anemia karena kekurangan zat besi. Dan daging kambing merupakan sumber zat besi. (Sbg/Rig)

Comments