Presiden AS Donald Trump dan pemimpin Korea Utara kim Jong Un masih saling melontarkan ancaman satu sama lain (Image by Ring of Fire Radio)

Sabigaju.com – Perseturuan panas dan saling mengancam masih diperlihatkan oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dengan Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un.

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un mengatakan bahwa dia memiliki sebuah tombol untuk meluncurkan nuklir yang selalu ada di mejanya sehingga AS “tidak akan dapat memulai sebuah perang”.

Dalam pidato tahun baru yang disiarkan televisi, Kim Jong Un menyatakan bahwa seluruh wilayah AS berada dalam jangkauan senjata nuklir Korea Utara, “Ini merupakan kenyataan, bukan sebuah ancaman”. Ujar Kim dalam pidatonya.

Donald Trump Jawab Ancaman Kim Jong Un

Presiden AS Donald Trump belum lama ini membalas ancaman yang dilontarkan oleh pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un (Foto Instagram realdonaldtrump)

Presiden Donald Trump pun lantas menanggapi ancaman yang dilontarkan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un saat pidato Tahun Baru lalu.

Pemimpin AS itu rupanya benar-benar tersinggung dengan pidato Kim di hari pertama Tahun Baru 201 yang mengingatkan bahwa seluruh wilayah AS berada dalam jangkauan senjata nuklir Pyongyang.

Lewat akun Twitternya, Trump balik mengancam dan memamerkan kekuatan Amerika Serikat. Trump bahkan sampai menyebut bahwa tombol nuklirnya lebih besar dan lebih kuat dari pada yang dimiliki Pyongyang.

“Pemimpin Korut Kim Jong Un mengatakan bahwa tombol nuklirnya selalu berada di atas meja setiap waktu. Adakah seseorang dari rezimnya yang kelaparan itu bisa memberitahu dia bahwa saya juga memiliki tombol nuklir yang lebih besar dan lebih kuat dari miliknya, dan tombol saya bekerja dengan baik!” kicau Trump di akun Twitternya.

Kim Jong Un Berani sebut Donald Trump sebagai Orang Sinting

Kim Jon g Un saat meninjaukesiapan pasukan perang Korea Utara (Foto Instagram marshalkimjongun)
Kim Jon g Un saat meninjau kesiapan pasukan perang Korea Utara (Foto Instagram marshalkimjongun)

Sebelumnnya Kim dengan berani mengecam Presiden Trump, ‘sebagai orang sinting’ karena telah mendukung Israel terkait Yerusalem.

“Trump telah membuktikan bahwa dirinya secara mental memang sinting,” kata Kim.

Kim pun kini oleh dunia internasional diakui sebagai sosok yang berani secara terang-terangan melawan AS. Hal itu pun membuatnya menjadi disukai oleh warga Timur Tengah.

Bahkan, Kim saat ini bahkan menjadi idola bagi rakyat Palestina di Jalur Gaza dan pamornya di dunia internasional pun naik daun. Sebaliknya Presiden Trump hingga kini terus mendapat kecaman dari seluruh penjuru dunia, pamornya jelas makin melorot. (Sbg/Rig)

Comments