Penyakit Diabetes
(Foto: Airvisual .com)

Sabigaju.com – Kota Jakarta masih berada di urutan lima besar untuk masalah polusi udara. Sayangnya, keadaan ini makin memburuk dalam beberapa hari terakhir.

Data AirVisual Pada Kamis (1/8) siang menunjukkan udara Jakarta menempati peringkat pertama kota terpolusi dengan skor AQI 135 yang berarti kualitas udara di Ibu Kota tidak sehat (unhealthy).

Ancaman polusi udara terhadap kesehatan tidak main-main. Polusi udara penyumbang risiko penyakit kardiovaskular terbesar karena dapat menyebabkan radang paru-paru, membuat pembuluh darah radang, memicu pembekuan darah, dan megganggu jantung.

Nah kali ini Sabigaju mau kasih informasi bahwa polusi udara ternyata dapat memicu munculnya penyakit diabetes. Makin Ngeri!

BACA JUGA: Polusi Udara Bikin Manfaat Olahraga Jadi Sia-sia

Penelitian Polusi dan Penyakit Diabetes

Jika sebelumnya, pola makan tidak sehat, obesitas, dan gaya hidup yang tidak aktif adalah risiko utama penyakit diabetes.

Lewat studi yang dilakukan para ilmuwan di Washington University School of Medicine terungkap bahwa polusi udara luar secara langsung berhubungan dengan peningkatan risiko penyakit diabetes.

Korelasi yang ditemukan peneliti begitu kuat, bahkan di daerah yang tingkat polusinya tergolong masih aman. Demikian tertulis dalam rilis para peneliti.

BACA JUGA: Parah, Polusi Udara Ternyata Bisa Bikin Menurunnya Libido

Polusi diyakini dapat mengurangi produksi insulin dan memicu peradangan. Akibatnya tubuh mengalami kesulitan mengubah glukosa darah menjadi energi yang dibutuhkan tubuh.

“Penelitian kami menunjukkan hubungan yang signifikan antara polusi udara dan penyakit diabetes secara global,” kata penulis senior penelitian Dr. Ziyad Al-Aly.

Peningkatan risiko ini, bahkan terjadi pada tingkat rendah polusi udara yang saat ini dianggap aman oleh Badan Perlindungan Lingkungan AS (EPA) dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Penelitian ini merupakan studi awal  yang mencoba mengkuantifikasi hubungan antara polusi udara dan diabetes. Selama dua dekade terakhir, ada banyak penelitian tentang diabetes dan polusi.

“Kami ingin menyatukan potongan-potongan untuk pemahaman yang lebih luas dan lebih kuat,” kata Dr. Al-Aly.

Data dari studi Global Burden of Disease, para peneliti dapat memperkirakan kasus diabetes tahunan dan tahun-tahun kehidupan sehat yang hilang karena polusi.

BACA JUGA: Dampak Polusi Udara, Bikin Kecerdasan Menurun

Sadar Polusi Penyakit Diabetes

Sementara itu menurut analisis penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Lancet Planetary Health, polusi berkontribusi pada 3,2 juta kasus diabetes pada tahun 2016 lalu.

Angka ini sekitar 14 persen dari semua kasus diabetes baru yang didokumentasikan di seluruh dunia. Pada 2016, total 8,2 juta tahun hidup sehat hilang karena diabetes yang terkait polusi.

Temuan penelitian menunjukkan bahwa tingkat pencemaran yang lebih rendah dapat menyebabkan penurunan yang signifikan dalam jumlah kasus diabetes di seluruh dunia.

Sudah waktunya warga Jakarta sadar kalau udara yang mereka hirup sangat kotor, bahkan di malam hari. dan itu bisa membuat  meningkatnya penyakit diabetes. (Sbg/Rig)

Comments