makan siang nggak sehat bisa membahayakan kesehatan
(Foto: Freepik.com)

Sabigaju.com – Bagi pekerja kantoran yang tidak membawa bekal makan siang, jajan atau makan siang di kantor menjadi keniscayaan. Pilihan pun jatuh pada makan siang di kantin, jajan ke warung, restoran, atau membeli makanan dari jasa layanan pesan-antar.

Nah, apakah pilihan makan  di luar kantor yang kamu santap cuma sekedar lezat dan mengenyangkan semata atau benar benar sehat?

Sebab jika kamu membeli makan siang di luar selama waktu kerja di kantor selama lima hari seminggu itu tentunya bukan pilihan yang sehat. Hal ini bisa berkontribusi pada obesitas dan faktor risiko terkait obesitas seperti hipertensi, diabetes, dan hiperlipidemia.

BACA JUGA: Dilanda Kecemasan Saat Pandemi, Redakan dengan Kuliner Ini

Resiko Diabetes  dan Hiperlipidemia

Makan siang di luar bisa  menicumu mengonsumsi terlalu banyak karbohidrat kurangnya asupan nutrisi lain, seperti sayuran dan protein tanpa lemak, dapat menyebabkan kadar gula darah meningkat.

Orang sering memiliki pandangan yang sangat sempit tentang apa yang dianggap sehat, dimana mereka pikir salad dan sayuran adalah satu-satunya pilihan ‘sehat’ – yang membuat mereka kecewa ketika pilihan kehidupan nyata mereka tidak sesuai dengan harapan itu

Hal ini bisa berkontribusi pada obesitas dan faktor risiko terkait obesitas seperti hipertensi, diabetes, dan hiperlipidemia.

Pada dasarnya, jangan meremehkan sesuatu yang sederhana seperti memilih antara salad atau burger di ruang makan siang bisa memiliki dampak multi-segi pada kesehatanmu secara keseluruhan.

Lantaran itulah, rencanakan kapan kamu akan makan atau tempat kamu mendapatkannya adalah penting. sebab pilihan makanan tidak sehat yang kamu buat saat makan siang bisa meningkat seiring waktu.

BACA JUGA: Pola Makan Intuitif, Yuk Kita Terapkan Siang Ini 

Bisa Bikin Pikun

Mengonsumsi menu kurang sehat di jam makan siang berpotensi mengganggu daya ingat. Temuan ilmiah tersebut terungkap dalam studi yang digagas tim peneliti dari Ohio State University di Amerika Serikat.

Hasil studi mengungkap, fungsi otak cenderung menurun beberapa jam setelah mengonsumsi junk food. Sebaliknya, para partisipan menunjukkan rentang perhatian penuh setelah menyantap makan siang yang lebih sehat.

Pada laporan studi sebelumnya, periset menemukan bahwa lima hari berturut-turut menyantap makanan tidak sehat bisa memicu penurunan kemampuan kognitif. Partisipan yang makan siang dengan makanan tinggi lemak menunjukkan kerja memori rendah.

Sebaliknya, mengonsumsi buah alpukat dan ikan dengan lemak sehat membuat tingkat konsentrasi mereka tetap terjaga. Sementara, riset terbaru ini menunjukkan satu kali makan tidak sehat saja berdampak instan pada fungsi otak.

“Penelitian kami menunjukkan, satu kali makan dengan menu tinggi lemak jenuh dapat menghambat perhatian dan berpotensi mengurangi produktivitas di tempat kerja,” tulis peneliti. (Sbg/Rig)

Comments