kebiasaan makan ikan masih minim dilakukan orang Indonesia
(Foto: Unsplash.com)

Sabigaju.com – Hari ini Senin 17 Agustus 2020 negara Maritim ini genap berusia 75 tahun. Secara geografis Indonesia sebuah negara kepulauan dengan dua pertiga luas lautan lebih besar daripada daratan.

Sebagai negara maritim, jumlah ikan yang ada di laut indonesia tentunya melimpah dan  beragam jenisnya. Kita bisa dengan mudah mendapatkan berbagai jenis ikan untuk di konsumsi sehari-hari.

Sayangnya hal itu belum terjadi, hal ini adalah sebuah ironi menyantap ikan masih jadi kebiasaan yang minim di negeri maritim.

Masyarakat Indonesia masih kurang menyadari pentingnya mengonsumsi ikan yang dapat mencegah timbulnya sejumlah penyakit.Padahal konsumsi ikan sangat baik bagi pertumbuhan anak-anak, disamping sangat dibutuhkan orang dewasa. Apalagi dengan semakin tingginya harga daging dan protein hewani lainnya.

Nah ada sedjumlah alasan penting mengapa kamu kini harus lebih sering untuk menyantap ikan berikut ulasannya:

BACA JUGA: Sulitnya Manusia Berhenti Menyantap Makanan Sampah

Manfaat Luar Biasa Bagi Tubuh

Ikan adalah sumber protein tanpa kandungan lemak jenuh yang tinggi. Sebaknya kamu makan dua porsi ikan per minggu, terutama jenis yang memiliki kandungan asam lemak omega-3 lebih tinggi.

Ketika mengonsumsi ikan, kamu akan mendapatkan energi tambahan, mengatur kadar kolesterol, meningkatkan kesehatan kardiovaskular, mengurangi risiko strok, pernapasan lebih baik, mengobati insomnia, serta meningkatkan kesehatan kulit.

Kuliner Ikan
(Foto: Instagram nurdinusahaharapan)

Kemudian, manfaat lain termasuk mempromosikan otot lebih kuat, mengatur cairan tubuh, mengobati kekurangan zat besi, dan mendukung tulang lebih kuat.

Makan ikan secara teratur dapat membantu meningkatkan kesehatan organ mata. Kandungan asam omega-3 dalam ikan dapat mencegah kemungkinan degenerasi makula, yang menyebabkan kehilangan penglihatan.

Kalsium dan vitamin D dalam ikan juga dibutuhkan untuk menjaga kesehatan tulang. Sebaliknya, kekurangan kalsium atau vitamin D dapat menempatknmua pada risiko penyakit tulang seperti osteoporosis, rakitis, dan patah tulang.

Kuliner Ikan Kembung
(Foto: Instagram)

Bila memiliki masalah pernapasan, mengonsumsi ikan kaya kalium dan vitamin B akan mencegah sistem pernapasa dari berbagai penyakit kronis. Rutin makan ikan pun bisa mengurangi risiko asma pada anak-anak.

Mengonsumsi ikan juga bisa membantu  menurunkan berat badan. Kamu bisa coba makan ikan tuna, makarel, dan salmon karena memiliki banyak vitamin dan mineral. Ikan termasuk makanan rendah kalori. Kamu bisa mengolah ikan dengan cara dikukus atau panggang.

BACA JUGA: Makan Siang Terbaik untuk Bakar Perut Buncit

Menjaga Kesehatan Otak

Seiring bertambahnya usia, fungsi otak juga akan menurun. Banyak penelitian menunjukkan bahwa orang yang lebih banyak makan ikan, memiliki tingkat penurunan mental yang lebih lambat.

Seseorang sering makan ikan, daya ingatnya juga akan meningkat dan baik untuk kesehatan otak.

Kuliner Ikan
(Foto: Pexels.com)

Bahkan, menurut studi dalam Journal of American Medical Association, konsumsiikan dan  makanan laut lainnya  dikaitkan dengan risiko lebih rendah untuk alzheimer.

Selain itu, dengan mengonsumsi ikan dapat meredakan gejala demensia, serta baik untuk menjaga kesehatan otak.

Mencegah dan mengatasi depresi

Di masa pandemi saat ini banyak orang mengalami deperesi. Kondisi ini ditandai dengan suasana hati yang tidak baik, merasa sedih, tidak bersemangat, dan tidak bergairah untuk melakukan aktivitas.

(Foto: Unsplash)

Penelitian telah menemukan bahwa orang yang makan ikan secara teratur jauh lebih kecil kemungkinannya untuk mengalami depresi. Asam lemak omega-3 dapat melawan gejala depresi dan secara signifikan mampu meningkatkan efektivitas obat antidepresan.

BACA JUGA: Nasi Putih Nggak Perlu Dimakan Tiap Hari!

Meningkatkan kualitas tidur

Kalau kamu termasuk dalam orang yang sulit tidur dimasa pandemi ini, coba deh mulai sering makan ikan.

Kuliner Ikan
(Foto: pixabay.com)

Bisa jadi kaamu kekurangan vitamin D yang dapat menyebabkan sulit tidur dan membuat durasi tidur menjadi lebih singkat. Beberapa penelitian menunjukan bahwa kekurangan vitamin D juga dapat meningkatkan risiko sleep apnea.

Jika kamu ingin meningkatkan kualitas tidur, cobalah rutin makan ikan karena ikan kaya akan vitamin D.

Kita harus bersyukur hidup di negeri maritim yang kaya akan ikan. Jadi yuk kita rutin makan ikan dan bukan menyia-nyiakannya. (Sbg/Rig)

Comments