Perhatian Publik dan Netizen
(Grafis :Sigit Sulistyo/Sabigaju.com)

Sabigaju.com – Sejumlah peristiwa yang terjadi pada minggu keempat Bulan Juli 2019 menjadi perhatian publik dan netizen di tanah air di berbagai lini media sosial.

Mulai dari kehebohan soal cuitan netizen lisa marlina yang dianggap melecehkan masyarakat Bali hingga peristiwa berdarah penembakan polisi di Depok, Jawa Barat.

So, simak selengkapnya lima peristiwa yang topik bahasan netizen di Minggu Keempat Bulan Juli 2019!

BACA JUGA: Heboh Pendaki Hilang, Begini Aturan Mendaki Gunung

Erupsi Gunung Tangkuban Perahu

Perhatian jutaan publik dan netizen pada akhir minggu keempat Bulan Juli 2019 tertuju pada peristiwa erupsi Gunung Tangkuban Perahu yang berlokasi di Desa Cikahuripan Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, mengeluarkan abu vulkanik dengan tinggi kolom abu teramati ± 200 m di atas puncak atau kurang lebih 2.284 meter di atas permukaan laut.

(Foto: Twitter @YuzarAS)

Saat ini kendati erupsi telah berhenti, pihaknya terus memantau perkembangan di lapangan. Tim Tagana juga tetap bersiaga dan meningkatkan komunikasi dengan berbagai pihak terkait di Posko Gabungan Gunung Tangkuban Perahu.

Hingga saat ini, tingkat aktivitas Gunung Tangkuban Parahu masih berada pada Level I (normal). Evaluasi akan terus dilakukan untuk mengantisipasi kenaikan tingkat ancamannya.

Untuk sementara kawasan wisata Tangkuban Perahu ditutup. Masyarakat diminta untuk tetap tenang dan selalu memperhatikan arahan dari pemerintah.

BACA JUGA: Presiden Duterte Perintahkan Tembak Kelamin Pemberontak

Polisi Tembak Polisi

Sebuah Peristiwa berdarah menjadi perhatian publik dan netizen terjadi di Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polsek Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Kamis (25/7/) lalu.

Sekitar pukul 20.50, Bripka Rahmat Efendy ditembak sebanyak tujuh kali oleh rekannya sesama anggota polisi, Brigadir Rangga Tianto hingga tewas. Brigadir Rangga menembak Bripka Rahmat pada bagian dada, leher, paha, dan perut menggunakan senjata api jenis HS 9.

Penembakan ini awalnya dipicu dari pengamanan seorang remaja pelaku tawuran berinisial FZ. Bripka Rahmat menahan FZ.

Namun Brigadir Rangga berusaha untuk melepasakannya. FZ merupakan keponakan Rangga. Sebelum penembakan, tawuran itu terjadi di Lapangan Sanca, Tapos, Depok. FZ diketahui membawa senjata tajam yaitu celurit. FZ dibawa Bripka Rahmat Effendy dan warga ke Polsek Cimanggis untuk membuat laporan polisi.

Orangtua FZ kemudian mendatangi Polsek Cimanggis ditemani Brigadir Rangga dan Brigadir R. Mereka meminta FZ dibebaskan agar dapat dibina orangtuanya sendiri. Namun, permintaan itu ditolak Rahmat dengan nada tinggi. Tersulut emosi, Brigadir Rangga pergi ke ruangan lain, mengambil senjata lalu terjadi peristiwa penembakan itu.

Atas perbuatanya kini Brigadir Rangga harus mendekam di tahanan. Dia terancam hukuman seumur hidup bahkan dihukum mati dan dipecat dari kepolisian.

BACA JUGA: Pro Kontra Khasiat Tanaman Ganja untuk Kepuasan Bercinta 

Jeff Nichol Tertangkap Lantaran Ganja

Perhatian publik dan netizen di minggu keempat Bulan Juli 2019 tertuju saat artis Jefri Nichol tertangkap pihak berwajib atas kasus narkoba jenis ganja.

Foto: Instagram jefrinichol

Jefri Nichol terciduk polisi pada Senin (22/7) malam. Aktor tampan itu diringkus di kawasan Kemang, Jakarta Selatan dengan barang bukti ganja seberat 6,01 gram yang disembunyikan Jefri di dalam kulkas.

Kasus yang menimpanya ini kemungkinan besar akan mempengaruhi sejumlah proyek film yang dibintanginya.

Saat ini, Jefri Nichol juga membintangi beberapa film ternama yang belum rilis yaitu Jakarta VS Everybody dan salah satu film dokumenter biografi petinju Ellyas Pical yaitu The Exocet.

BACA JUGA: Lima YouTuber Cowok yang Pendapatannnya Lampaui Rp 200 Milyar

Kimi Hime

Perhatian publik dan netizen tertuju pada sosok youtuber Kimberly Khoe, alias Kimi Hime lantaran konten channel youtube yang dinilai mengandung konten dewasa. Laporan tersebut diteruskan ke Kominfo untuk ditindaklanjuti.

(Foto: Instagram kimi.hime)

Namun, Kimi malah mengaku kalau dirinya menjadi korban akibat asumsi dari sejumlah pihak yang menganggap konten videonya berbau pornografi.

Hal itu diungkapkan Kimi melalui sebuah video berdurasi 20 menit 51 detik yang ditujukan untuk Presiden Joko Widodo berjudul “Dear Bapak Presiden Joko Widodo…” pada Rabu (24/7) lalu.

Rencananya Kimi Hime akan memenuhi panggilan dari pihak Kominfo pada Senin (29/7) mendatang.

BACA JUGA: Cuitan Fatal, Bikin Lisa Marlina Jadi Bulan-bulanan Netizen

Cuitan Lisa Marlina dilaporkan Ke Polisi

Hal lain yang menjadi perhatian publik dan netizen adalah saat cuitan seorang netizen bernama Lisa Marlina tentang pelecehan seksual di Bali yang dianggap menghina warga Pulau Dewata itu berujung panjang. Lisa diadukan ke polisi.

(Foto: Twitter)

Lisa Marlina dilaporkan oleh seniman yang juga caleg, Ni Luh Djelantik bersama rekan-rekannya ke Ditreskrimsus Polda Bali.Sebagai perempuan Bali, Ni Luh menganggap cuitan itu menghina warga Bali.

Ni Luh melaporkan pemilik akun Lisa Marlina soal menyebarkan informasi ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat melalui akun Twitter. (Sbg/Rig)

Comments