Hubungan Asmara
Ada beberapa hal penting hal penting yang tidak boleh kamu toleransi saat menjalani hubungan asmara.(Foto: IMDB)

Sabigaju.com – Hubungan asmara bisa menjadi perjalanan yang menyenangkan; pengalaman seumur hidup untuk dihargai; sesuatu yang dinanti-nantikan setiap hari.

Namun demikian, sebuah hubungan asmara bisa juga berakhir mengecewakan. Yup! Hubungan asmara yang tidak praktis dapat menyiksa bahkan bisa sampai membuatmu menjadi makhluk hidup yang paling muram di dunia ini.

Nah kali ini Sabigaju mau kasih info perihal lima hal penting yang tidak boleh kamu toleransi saat menjalani hubungan asmara.

BACA JUGA: Begini Cara Menghadapi Pasangan yang Too Controlling 

Terlalu Mendominasi

Sangat normal jika pasanganmu terkadang menjadi orang yang membuat keputusan penting. Tetapi jika itu menjadi keteraturan bahkan keharusan dalam sebuah hubungan asmara maka kamu perlu mempertimbangkan sebuah perubahan.

Perubahan disini dimaksudkan untuk perbaikan dan membuat seseorang merasa lebih baik.

Sikap terlalu mendominasi seringkali menyebabkan keputusan yang salah dan menyakitkan. Mengontrol pasangan secara berlebihan dengan tuntutan mujtlak juga dapat mengganggu karirmu dalam jangka panjang.

Jika ini hal ini terjadi pada kamu, cobalah untuk memberikan solusi logis Kamu dapat melakukan percakapan yang sehat sambil minum teh bersama dengan pasangan.

BACA JUGA: Empat Pikiran Negatif yang Harus Disingkirkan Agar Hidup Lebih Bahagia 

Sikap Negatif

Sebuah sikap negatif bisa mengarahkanmu untuk menjalani hari yang buruk. Pasanganmu seharusnya menjadi penghibur, bukan membuatmu mengalami hari yang buruk.

Jika pasanganmu mengabaikan masalah yang kamu hadapi dengan solusi yang tidak realistis, tidak memberimu cukup ruang, tidak peduli dengannmu dan mengabaikan keputusanmu terkait karier pastikan bahwa energi negatif tengah mengintai bahkan bisa jadi bercengkrama dalam hubungan asmara kalian

Kamu harus fokus pada kebahagiaan dan bekerja untuk kesejahteraanmu. Tidak ada kata terlambat untuk memprioritaskan cinta diri dan perawatan diri.

BACA JUGA: Menyikapi Kekerasan Terhadap Pria dalam Sebuah Hubungan

Kekerasan

Kekerasan dalam suatu hubungan asmara yang terjalin bisa bersifat fisik dan mental. Namun, kadang-kadang orang lupa menganggap kekerasan sebagai masalah dengan mengatakan ‘segalanya akan berubah seiring waktu.’

Ya, itu bukan solusi untuk jangka panjang. Tidak ada pelecehan fisik yang dapat ditoleransi dalam hubungan apa pun. Dan jika pasangan Anda melakukan pelecehan mental, maka sudah saatnya kamu mempertimbangkan perubahan.

Jangan pernah menyerah pada argumen yang berpikir bahwa sikap mudah tersinggung pasanganmu akan berubah perlahan.

Kamu hanya memperburuk kebiasaan itu dengan tidak segera membahas penyelesaian akan masalah ini . Berikan kesimpulan logis untuk argumen apa pun dan beri tahu pasanganmu bahwa itu hanya akan berhasil jika dia memperbaiki kebiasaan itu.

BACA JUGA: Goodbye Cantik! Cewek Classy Kini Jadi Pilihan Banyak Cowok 

Ketidakpedulian

Dibutuhkan banyak upaya untuk mempertahankan hubungan asmara agar tetap sehat. Salah satu tugas terpenting dalam suatu hubungan adalah membantu yang lain melalui kesulitan.

Kamu membutuhkan seseorang untuk setiap masalah dihadapi. Seseorang harus menjadi orang yang paling dekat dengan hati kita yang lebih memahami kita daripada orang lain.

Tapi terkadang pasangan kita, tidak peduli tentang kebahagiaan kita. Jika pasanganmu mengabaikan percakapan hanya dengan alasan seperti “Aku sibuk dengan pekerjaan” atau “Aku tidak punya waktu”, pastikan bahwa ia adalah pasangan yang tidak tahu apa-apa.

Ada sesuatu yang salah dalam hubungan mu dengan dia pada tahap ini dan kamu perlu mengambil inisiatif untuk mengubahnya. Kamu juga perlu memikirkan kebahagiaan Anda sendiri. Ingat satu hal – Tidak ada yang terlalu sibuk untuk peduli.

BACA JUGA: Guys! Jangan Pernah Lakukan 7 Hal Ini Saat Kencan Pertama 

Bahasa yang Tidak Sopan

Argumen adalah bagian tak terhindarkan dari hubungan apa pun. Kadang-kadang, orang selip lidah dan mengucapkan makian yang tidak seharusnya mereka lakukan.

Jika pasanganmu menganggap kata-kata tidak sopan yang dilontarkan kepdamu sebagai hal yang normal, maka kamu tidak boleh menoleransi kata-kata itu.

Kata-kata yang tidak sopan dapat memberikan dampak yang kuat pada otak kita dan mengubah kemampuan berpikir kita.

Tidak ada yang menginginkan pemikiran negatif dan juga perilaku negatif. Jadi kamu harus tegas meminta pasanganmu untuk mengubah kata-katanya demi kemajuan dirimu.(Sbg/Rig)

Comments