Rasa Malas
Sebuah penelitian mengatakan rasa malas yang kamu alami justru bisa menguntungkan. Ketika kamu berkhayal atau beristirahat ternyata bisa meningkatkan produktivitas dan kreativitas. (Foto: Virily)

Sabigaju.com – Meskipun sepele, rasa malas atau istilah kekiniannya mager atau malas gerak dapat menghambat aktivitas ataupun motivasi seseorang melakukan sesuatu.

Umumnya, rasa malas memang bisa menyerang siapa saja dan saat kambuh bawaannya ingin menunda suatu hal atau pekerjaan padahal kemalasan hanya akan menghambat kesuksesan dirimu.

Namun, belakangan sebuah peneliti mengatakan rasa malas yang kamu alami justru bisa menguntungkan. Ketika kamu berkhayal atau beristirahat ternyata bisa meningkatkan produktivitas dan kreativitas.

Nah, apa saja manfaat menjadi orang malas yang sudah terbukti secara penelitian dan ilmu pengetahuan?

BACA JUGA:

 

1. Jarang Mengalami Kelelahan

Saat seseorang menganggap kamu sebagai pemalas, mereka sebenarnya tidak tahu kalau kamu hanya butuh istirahat.

Saat kamu menikmati bermalas-malasan, kamu sebenarnya tengah mencegah pemborosan energi ataupun memforsir fokus diri.

Rasa Malas
(Foto: Powerdms)

Hal itu jelas membuat kamu tidak mengalami kelelahan kerja parah yang berdampak serius.

Coba bayangkan kalau hidup kamu terlalu tegang atau penuh tekanan, kamu bisa mengalami kelelahan kronis, insomnia, hingga kurangnya nafsu makan.

2. Cukup Istirahat

Rasa malas juga bisa membuatmu memiliki waktu untuk cukup beristirahat dibandingkan dengan mereka yang menyandang predikat pekerja keras.

Rasa Malas
(Foto: Pexels)

Mereka yang memiliki waktu cukup beristirahat tentunya akan memiliki ingatan yang lebih kuat, rentang perhatian yang lebih besar, stres yang menurun, dan bahkan lebih jarang sakit serta awet muda.

Ini semua justru lebih baik bagi produktivitas secara jangka panjang. So, sebaiknya cuekin aja orang-orang yang menyebut kamu pemalas.

3. Punya Fokus Rencana Jangka Panjang

Rasa Malas
(Foto: Unsplash)

Biasanya saat kita diserang rasa malas, pikiran kita jadi berkeliaran ke mana-mana. Tidak jarang kamu memikirkan mengenai masa depan dan rencana-rencana jangka panjang dibandingkan ketika kamu memaksa diri untuk fokus.

Ini adalah hasil dari penelitian yang diterbitkan di journal Consciousness and Cognition. Karenanya, bila kamu memberikan diri waktu istirahat maka bisa berujung pada perencanaan gol yang lebih baik.

4. Memiliki Efisiensi Lebih Tinggi

Biasanya orang malas akan bekerja lebih keras untuk bisa memaksimalkan efisiensi.

Rasa Malas
(Foto: Pexels)

Nah, ini yang jarang kamu tahu. Mereka yang memiliki ketakutan besar harus mengerjakan ulang tugas yang tidak sesuai ekspektasi atau standar, maka mereka memastikan diri tidak terburu-buru dan melakukan kesalahan. Hal ini membutuhkan level efisiensi yang tinggi.

5. Kecerdasan Emosional Lebih Baik

Rasa Malas yang dilakukan lewat menonton tayangan televisi tertentu selama berjam-jam ternyata bisa meningkatkan kecerdasan emosionalmu.

Rasa Malas
(Foto: npr.org)

Menurut studi University of Oklahoma, menonton tayangan drama (semisal Lost, The West Wing, dan Mad Men) mampu meningkatkan kemampuan mendeteksi orang lain. Menonton dan mengamati emosi karakter-karakter televisi ini sepanjang waktu bisa membuatmu lebih mudah berempati, namun akan terasa sulit apabila kita menonton sinetron ya sob.

Walau punya nilai positif, namun bukan berarti kamu bisa larut dalam kemalasan yah sob. Karena ada pepatah dari anak anak tongkrongan sekitar bahwasanya lebih baik bego daripada malas, bener ga?(Sbg/Rig)

Comments