kejahatan

Sabigaju.com – Modus kejahatan yang menjadikan wanita sebagai korbannya kian marak terjadi. Bukan hanya di kota-kota besar tapi juga di kota kecil. Modus yang dilakukan pun kian beragam. Tak jarang, pelakunya merupakan orang-orang terdekat mereka sendiri. Seperti misal, beberapa bulan lalu seorang wanita bernama Catharina tewas dibunuh oleh calon suaminya sendiri, Asworo.

Asworo kalap membunuh karena Catharina menuntut kesiapan biaya pernikahan. Percekcokan pun terjadi hingga diakhiri pukulan mematikan dengan kunci setir. Mayat Catharina kemudian ditemukan di Kecamatan Sukarami, Kota Palembang.

Jenis-jenis Kejahatan Pada Wanita

1. Eksibisionisme

Dalam dunia psikologi, eksibisionisme merupakan dorongan seksual yang terus menerus dan mendesak untuk mempertontonkan bagian genitalnya kepada orang lain, dengan tujuan untuk membuat orang terkejut, takut, atau kagum. Pada praktiknya, eksibisionisme ini kerap terjadi di tempat umum seperti dalam angkutan.

2. Pelecehan seksual

Modus kejahatan ini bisa terlihat dari pendekatan pelaku yang selalu mengarah pada seks. Pelecehan seksual bisa berupa verbal maupun nonverbal. Bentuknya beragam, mulai dari lelucon, sentuhan berulang, mengirimkan gambar seksual, juga memberikan hadiah-hadiah seperti itu.

Ledekkan dari orang asing terhadap tubuh atau pakaian wanita yang ditemuinya di jalan juga bisa dikategorikan pelecehan, Anda bisa mengetahuinya dari intonasi yang dia pakai saat berbicara dengan Anda.

3. Perkosaan

Di perkampungan yang masih sepi penduduk dan banyak lahan kosong mungkin terlihat banyak sekali celah untuk tindak kejahatan perkosaan, namun rupanya faktor tersebut tidak memberi pengaruh berarti. Di kota besar yang notabene lebih ramai pun kasus perkosaan masih banyak terjadi. Kunci untuk menghindari kasus seperti ini memang perlindungan dari diri sendiri dan juga orang-orang sekitar.

4. Bully

Meski banyak tindak kejahatan pada wanita yang dilakukan oleh pria, bukan berarti para wanita sendiri tidak melakukan tindak kejahatan terhadap sesamanya. Salah satu kejahatan yang kerap dilakukan para wanita terhadap sesama wanita adalah bully. Di media sosial sekarang ini mudah sekali menemukan contoh kasus bully oleh wanita terhadap sesama wanita. Terlihatnya sepele, namun efek bully sangat besar terhadap hidup korban, lho!

5. Penjambretan

Hal ini kerap terjadi pada wanita yang sendirian di tempat umum nan sepi. Terlebih jika wanita tampak tidak dipersenjatai apapun untuk melawan dan membela diri. Jalan kaki maupun naik kendaraan, wanita seringkali terlihat sebagai ‘sasaran empuk’ bagi para penjahat.

Banyaknya wanita yang jadi korban kejahatan ini tak terlepas dari adanya paradigma gender yang melekat di masyarakat tentang pria dan wanita. Wanita dianggap sebagai makhluk lemah sehingga mudah dijadikan korban kejahatan.

Bagi para wanita, usahakan untuk tidak diam dan berteriaklah sekeras mungkin jika menjadi korban kejahatan di jalan. Anda juga bisa mencegahnya dengan mewaspadai kondisi sekitar. Dengarkan insting Anda, jika Anda merasa ada gelagat jahat dari orang sekitar dan mengarah pada Anda, pergilah dari tempat itu secepat mungkin.

Tidak ada salahnya juga jika Anda belajar bela diri seperti Muay Thai dan Brazillian Jiu-jitsu (BJJ). Dengan kedua ilmu itu, setidaknya Anda bisa memperbesr kesempatan untuk melarikan diri jika Anda berada di tengah bahaya. (Sbg/Ftr)

Comments