Bencana Tsunami
Ada hal-hal yang perlu kamu kukan saat bencana Tsunami terjadi untuk menghindari hal yang tidak diinginkan. (Foto Imdb)

Sabigaju.com – Sejumlah wilayah di Provinsi Banten dan Lampung Selatan baru saja terkena bencana Tsunami yang menerjang pada Sabtu (22/12) malam.

Akibat bencana tsunami tersebut, tercatat ratusan korban meninggal dunia, Luka-luka dan puluhan orang masih dalam stasus hilang.

Terkait dengan hal itu ,Sabigaju merangkum sejumlah hal yang harus kamu ketahui untuk merespon cepat potensi bencana  tsunami.

BACA JUGA:

1. Jangan Panik

Hal yang harus dilakukan saat gempa pertama kali dan paling utama ialah jangan panik. Bila kamu panik, kamu tidak dapat berpikir jernih dan malah akan membuatmu terjebak dengan situasi yang membahayakan.

Supaya bisa tenang saat gempa terjadi, kamu harus fokus. Kamu bisa tarik napas terlebih dahulu sebelum bertindak. Ingat apa saja yang harus diselamatkan pertama kali. Tentu saja, hal yang harus diselamatkan pertama kali ialah orang-orang terkasih.

Selain itu, pikiran yang fokus itu akan membantumu untuk melakukan tindakan penyelamatan dengan tepat. Kamu bisa langsung bertindak tepat dengan pikiran yang fokus dan tenang.

2. Ketahui Potensi Bencana Tsunami di Tempat Tinggalmu

Ini penting untuk kamu ketahui. Hampir semua daerah pesisir tergolong rawan mengalami bencana tsunami.

Hal itu termasuk wilayah yang langsung berbatasan dengan Samudera Hindia, pantai Kalimantan sebelah barat, seluruh pantai Sulawesi, Maluku, Papua, dan pulau-pulau kecil di antaranya.

3. Pantau Informasi terkait Tsunami

Belajar dari tsunami Aceh, sistem peringatan dini BMKG terus diperbaiki dan sudah mampu menyampaikan peringatan lebih cepat kepada warga.

Namun, BMKG mengatakan warga tidak boleh hanya mengandalkan peringatan dini dan pemerintah daerah untuk melakukan evakuasi ketika tsunami datang.

Biasanya sebelum terjadi bencana tsunami bakal didahului dengan gempa besar yang memicu tsunami terjadi di dekat pesisir pantai. Nah, warga hanya punya waktu 10 hingga 30 menit untuk menyelamatkan diri dalam rentang waktu yang sempit .

Jauhi pantai. Jangan pernah menuju ke pantai untuk melihat datangnya tsunami. Apabila kamu dapat melihat gelombang, Segeralah menjauh.

4. Pantau Status Peringatan Dini

Peringatan bencana Tsunami diberikan dalam tiga kategori berbeda. Apa artinya dan bagaimana kita harus bereaksi terhadapnya?

Status Awas: Tinggi tsunami diperkirakan bisa mencapai lebih dari tiga meter. Warga diminta segera melakukan evakuasi menyeluruh ke arah tegak lurus dari pinggir pantai. Pemerintah daerah harus menyediakan informasi jelas tentang jalur dan tempat evakuasi terdekat.

Status Siaga: Tinggi tsunami berada dikisaran 0,5 meter hingga tiga meter. Pemerintah daerah diharapkan bisa mengerahkan warga untuk melakukan evakuasi.

Status Waspada: Tinggi tsunami kurang dari 0,5 meter. Walau tampak kecil, warga tetap diminta menjauhi pantai dan sungai.

5. Keluar dari Kendaraan yang Bergerak

Saat kamu sedang di dalam kendaraan yang bergerak saat terjadi Tsunami, hendaknya kamu segera keluar dari kendaraan

Alasan utama kamu harus keluar ialah di dalam kendaraan bergerak membuatmu tidak memiliki ruang untuk menyelamatkan diri. Selain itu, saat bencana terjadi, kendaraan pun ikut terombang-ambing dan berpotensi terbalik. Oleh sebab itu, berada di dalam kendaraan yang bergerak saat gempa terjadi tidak disarankan.

Setelah keluar dari kendaraan, hal yang harus kamu lakukan selanjutnya ialah berlari menuju tempat yang terbuka, jauh dari gedung-gedung tinggi. Kamu harus lari ke ruang terbuka agar kamu tidak tertimpa reruntuhan gedung tinggi yang ada.

Semoga informasi ini berguna untuk Kamu. (Sbg/Rig)

Comments