Kencan kekinian
Pilihan kencan kekinian alias kencan daring adalah cara untuk menemukan pasangan, lebih mudah dan cepat. (Sumber: behappy2day.com)

Sabigaju.com – Nah, era dimana perkembangan teknologi berkembang dengan pesat saat ini, pilihan  kencan kekinian alias kencan daring menjadi pilihan guna membuka kesempatan menemukan pasangan, lebih mudah dan cepat.

Sayangnya pilihan kencan kekinian tak selalu berujung pada hubungan yang serius atau naik ke pelaminan.

Nah, sebelum kamu memutuskan untuk mencoba cara kencan kekinian, ketahuilah beberapa fakta berikut ini, seperti dilansir Mental Floss.

BACA JUGA:

 

1. Minim Pertemuan Lantas Gimana Mau Cinta

Pepatah lama mengatakan sering bertemu bisa membuat dua insan jatuh cinta.

Nah, kencan online adalah pilihan yang populer, sayangnya orang-orang lebih sering berinteraksi di dunia maya tanpa tatap muka.

Tak hanya itu laman Mental Foss kasih info kalau sepertiga pengguna layanan kencan daring mengaku belum pernah bertemu dengan pasangan yang mereka kenal melalui aplikasi kencan atau media sosial.

2. Proses Panjang

Dahulu ada banyak pasangan yang jadian lantaran cinta pada pandangan pertama. Hal itu sangat berbeda di era kekinian. Beberapa orang harus melewati beberapa kali kencan sebelum akhirnya menemukan pasangan pilihan.

Menurut sebuah survei yang dilakukan pada 2.000 penduduk Inggris tahun 2014, sebelum menemukan cinta sejatinya, perempuan akan berkencan lima kali dan laki-laki enam kali.

Baik perempuan maupun laki-laki, akan mengalami hubungan yang buruk, hubungan jangka panjang, dan yang terakhir adalah pertemuan dengan pasangan hidup.

Menurut survei yang dibuat untuk buku The Rosie Project, rata-rata perempuan akan mengalami empat kencan buruk, jatuh cinta dua kali, dan hidup dengan satu pasangan. Sementara itu, dalam setahun pria bisa dua kali berkencan dengan perempuan dan mengalami enam kali cinta satu malam. Luar biasa bukan!

3. Soal Tagihan Buat Kencan

Survei terhadap 17.000 lajang di Amerika Serikat menemukan bahwa 75 persen pria merasa bersalah bila perempuan yang membayar kencan.

Studi lain terhadap 1.000 orang menyatakan bila 77 persen orang dalam sebuah hubungan berpikir bahwa pria harus membayar tagihan pada kencan pertama.

Menurut studi yang ditampilkan dalam pertemuan tahunan American Sociological Association, gender tak harus memainkan peran dalam hal siapa yang membayar biaya kencan.

Namun pemikiran tradisional soal keharusan pria membayar saat kencan sangat sulit dihilangkan.

4. Susah Mendapat Teman Kencan yang Sesuai dengan Kriteria

Sebelum bertemu dengan pasangan kencan daring, orang biasanya mengecek latar belakang teman kencannya.

Survei pada 2013 menemukan bahwa 41 persen orang dari usia 18 sampai 29 tahun menggunakan media sosial untuk mencari tahu banyak informasi mengenai berbagai hal.

Penelitian menemukan bahwa apa yang dipikirkan orang tentang pasangan yang romantis, tak selalu sama dengan apa yang sebenarnya mereka inginkan.

Karakteristik orang yang dinilai menarik seringkali malah tidak cocok untuk jadi pasangan.

5. Banyak Cowok Minder dengan Kencan kekinian

Jenis pendekatan kencan kekinian banyak yang tidak berhasil untuk perempuan yang sukses, karena banyak lelaki minder bahkan terintimidasi oleh mereka

Perempuan lajang yang sukses dan mandiri lebih mungkin berhasil dalam perjodohan tradisional dalam hal menemukan kecocokan dan mengarah ke hubungan yang langgeng.

Apalagi sebagian besar aplikasi kencan online diarahkan pada konsep jadian instan bukan hubungan jangka panjang.

Terlepas dari maraknya tren penggunaan aplikasi kencan kekinian, cara kencan tradisional masih terbukti menjadi cara terbaik untuk menemukan pasangan apalagi buat kamu cowok mandiri dan sukses. (Sbg/Rig)

Comments