Sabigaju.com – Tidak semua model itu manusia. Setidaknya pendapat tersebut berdasarkan fakta bahwa di zaman digital seperti saat ini, sosok virtual bisa diciptakan menyerupai manusia.

Uniknya, sosok virtual ini justru mencuri perhatian warganet hingga brand-brand fashion dunia untuk mengajaknya bekerja sama.

Baca juga: Prediksi Tren Model Rambut Pria dan Wanita di Tahun 2018

Lil Miquela adalah sosok virtual yang terkenal sejak beberapa tahun terakhir. Selain memiliki pengikut hingga 1 juta, dia juga sudah mendapatkan tanda verified account dari Instagram yang ditandai dengan centang biru pada akunnya. Dilansir dari tirto.id, Lil Miquela pertama kali muncul di Instagram pada pertengahan tahun 2016. Hanya perlu waktu tiga bulan untuknya mendapatkan followers hingga 65 ribu. Di akun Instagramnya, Miquela tampil sebagai wanita berumur 19 tahun asal Brazil dan Spanyol yang tinggal di New York.

Menjadi Model untuk Brand-Brand Fashion Ternama

Kehadiran Miquela menghadirkan rasa penasaran warganet. Sosoknya yang unik membuat Miquela tampak seolah bukan manusia, tetapi terlalu mirip manusia bila disebut robot. Beberapa warganet mencoba percaya bahwa Miquela adalah sosok manusia sebenarnya. Apalagi dia menjelaskan dirinya sebagai seorang pecinta musik bahkan musisi. Pada beberapa foto pun Miquela tampak berpose dengan manusia lain yang membuatnya semakin tidak terlihat sebagai sosok virtual semata. Namun faktanya, Miquela memang sosok virtual yang hingga kini belum diketahui siapa orang di balik sosoknya.

Melalui Instagram, Lil Miquela kerap berbagi foto outfit of the day yang fashionable. Gaya fashionnya tampak berkelas dengan bidikan kamera apik yang menghadirkan kesan artistik. Tak heran bila kemudian banyak brand di dunia yang tertarik mengajaknya bekerja sama. Dilansir dari businessoffashion.com, Miquela terlihat pernah berfoto dengan outfit brand-brand fashion high end seperti Chanel, Proenza Schouler, Vatements, Supreme, dan Vans. Bila diamati dari akun Instagramnya, Miquela juga baru saja bekerja sama dengan brand Prada.

Selain beberapa brand tersebut, Miquela juga sering tampil dengan brand dunia lainnya yang tak kalah bergengsi. Sosok model virtual ini sesungguhnya bukan yang pertama kali. Pasalnya pada tahun 2013, Louis Vuitton pernah merancang busana untuk sosok virtual asal Jepang yang diberi nama Hatsune Miku. Marc Jacob menjadi direktur kreatif untuk lini ini. Baju karyanya pun tampil di video music sang penyanyi hologram. Hatsune Miku merupakan karakter humanoid yang suaranya berasal dari aplikasi synth yang dikembangkan dari Crypton Future Media. Baik Hatsune Miku maupun Lil Miquela adalah sosok virtual yang menandakan bahwa perkembangan dunia digital dan robot meningkat dari waktu ke waktu.

Lil Miquela merupakan Perpaduan Figur Tiga Dimensi dan Manusia

Seorang managing director TIGERX, studio animasi dan visualisasi, Dougie Cross meyakini bahwa Miquela adalah sosok virtual. Dia meyakini kalau sosok Miquela merupakan perpaduan antara fitur tiga dimensi dan manusia. Hal ini bisa dilihat dari sosoknya yang sangat realistis bahkan membuat sebagian orang penasaran. Pernyataan Cross banyak benarnya karena Lil Miquela memang tampil dengan visualisasi yang sangat bagus, terutama detil wajahnya.

Ketertarikan orang pada Lil Miquela membuat The Independent pernah mengajukan rencana wawancara. Namun tawaran tersebut tidak digubris oleh akun Miquela. Baru pada Agustus 2017, Lil Miquela akhirnya bersedia diwawancarai oleh Vogue dan mengungkapkan sedikit tentang dirinya.

“Saya terinspirasi dari Instagram, Los Angeles, teman-teman. Tetapi saya rasa inspirasi mode, makeup, dan hidup saya adalah Rihanna, “ kata Miquela dalam Vogue.

Terlepas dari fakta bahwa Lil Miquela adalah sosok virtual, namun kehadirannya sudah cukup berhasil mencuri perhatian dunia. Buktinya brand-brand bergengsi seperti Chanel pun tak ragu mengajaknya bekerja sama.  (Sbg/Erny)

Comments