Teknologi NASA kini banyak digunakan di mobil
(Foto: carsguide.com.au)

Sabigaju.com – Pesatnya kemajuan teknologi yang dikembangkan badan penerbangan dan penelitian luar angkasa, National Aeronautics and Space Administration alias NASA saaat ini membuat banya produk berevolusi di berbagai bidang termasuk dunia otomotif khususnya mobil,

Kini banyk produsen mobil yang mengadopsi kecanggihan teknologi roket yang dikembangkan oleh NASA.

Apa saja sih fitur fitur canggih besutan NASA yang akan diterapkan pada mobil masa kini dan memberikan manfaat bagi kehidupan manusia. Simak ulasannya nih Gaes:

BACA JUGA: Ngebet Ke Luar Angkasa? Jajal Wisata Kosmonot Rusia Yuk

Tire Pressure Sensors 

NASA telah mengembangkan teknologi sensor tekanan ban di pesawat luar angkasa untuk memastikan kondisi tetap maksimalnya.

Meski tidak digunakan selama melayang di luar angkasa, namun kondisi ban harus tetap dijaga untuk digunakan ketika mendarat dengan sempurnadi bumi.

Teknologi itu kemudian di modifikasi kembali sehingga kondisi ban bisa dipantau dari jauh. Nah, teknologi tersebut lebih dikenal dengan nama Tyre Pressure Monitoring System (TPMS).

Teknologi ini menyelamatkan penumpang mobil dari kondisi ban kurang tekanan angin. Apabila dibiarkan dalam waktu lama, maka ban bisa saja meletus di jalanakibat tekanan rendah.

Foil Heat Insulation

Teknolog lain dari NASA yang juga di dopsi oleh podusen mobil adalah penggunaan Foil Heat Insulation pada mobil balap.

Penggunaan kertas timah (foil) penyekat panas ini sangat membantu para penmbalab agar tidak kepanasan di ruang kemudi mobil balap seperti F1 atau NASCAR. Terlebih momen balapan biasanya berlangsung pada saat cuaca yang panas.

Dengan model 2 kilogram kertas timah, kabin mobil bisa turun hingga 10 derajat celcius.

Sebelum digunakannya foil, kabin di dalam balap sangat panas. Sebagai perbandingan mobil balap F1 bisa sampai 55 derajat Celcius, sedangkan di mobil balap NASCAR sampai 71 derajat Celcius.

BACA JUGA: Mau ke Luar Angkasa? Siapkan Uang yang Banyak

Seat Ergonomics

NASA selalu memantau kondisi dan postur tubuh astronotnya saat melakukan penerbangan luar untuk dapat mengembangkan tempat duduk yang lebih nyaman untuk tahun-tahun berikutnya.

Nah, teknologi kursi yang sesuai dengan bentuk badan para astronot buatan NASA kini telah digunakan oleh para produsen mobil di berbagai penjuru dunia.

Salah satunya Nissan dengan menyematkan Fitur jok Zero Gravity pada compact SUV terbaru Nissan yakni All New Nissan Kicks e-POWER. Termasuk untuk jok Nissan Leaf yang ada sekarang ini

Teknologi kursi ini bisa membantu mengurangi beban pada tulang belakang dan otot, serta meningkatkan aliran darah pengemudi.

BACA JUGA: First Man, Film yang Nyaris Ditolak Ryan Gosling! 

Advanced Air Filtration 

NASA memiliki begitu banyak hasil penelitian tentang roket namun tidak semuanya bisa digunakan pada pesawat luar angkasa.

Salah satunya teknologi Advanced Air Filtration alias katalis udara bertekanan rendah yang awalnya dirancang untuk memperpanjang masa pakai laser karbon dioksida.

Teknologi ini tidak pernah berhasil diterapkan di pesawat luar angkasa, tetapi sukses mencapai diterapkan pada mobil balap NASCAR guna membantu para pembalap agar tidak menghirup karbon monoksida dari knalpot mesin.

Nah, Apakah mobil kesayanganmu juga telah mengadopsi fitur fitur  canggih yang dikembangkan oleh NASA? (Sbg/Rig)

Comments