Tom Morello saat turut dalam demo buruh Mayday di New York
(Sumber: rollingstone.com)

Sabigaju.com – Hari ini, Jumat, 1 Mei 2020 diperingati sebagai Hari Buruh Internasional. Nah, kamu harus tahu nih kalau sejumlah musisi dari dalam negeri maupun manca negara pernah membuat lagu keren bertema kaum buruh.

Lewat lagu para musisi memotret  berbagai sisi kehidupan seperti tingkat kesejahteraan para buruh yang tak sebanding dengan waktu kerja dan tenaga yang dikeluarkan.

Berikut sederet lagu keren tentang kehidupan kaum buruh  yang bisa kamu dengarkan.

BACA JUGA: Kelam dan Suramnya Peringatan Mayday Tahun Ini

Iwan Fals – Sapuku Sapumu

Virgiawan Listanto atau Iwan Fals, lagu-lagunya nyaris tak pernah absen dalam setiap aksi unjukrasa buruh Mulai dari Bongkar, PHK Sapuku Sapumu hingga kuli jalanan.

Lagu-lagu iwan Iwan Fals membuat para buruh , kaum guru hingga petani bersemangat dan menginspirasi mereka menghadapi tantangan kehidupan meski kesejahteraan jauh panggang dari api.

Dirty Edge –  Kontrak

Pentolan Hardcore asal Kota Jakarta Ini menuliskan betapa kerasnya hidup para pekerja maupun buruh kontrak outsourcing di Tanah Air.

Lewat raung distorsi, dentum bass dan hentakan drum berpadu gemuruh pedas  sang  vokalis,  tembang Kontrak  mengibaratkan kehidupan para pekerja outsourcing yang diperas sampai tidak ada sisa lagi meski tidak sampai mati.

Lagu Kontrak sendiri merupakan gambaran kekinian dari kenyataan perih tak berujung dalam kehidupan para kuli kontrak di perkebunan Tanah Deli di masa lampau .

Kala itu para Kuli Kontrak  kerap ditindas dan disiksa  oleh tuan tanah yang mengontrak mereka.

Selain itu mereka kerap kena tipu tuan tanah soal upah serta tidak diberi kebebasan membelanjakan upahnya yang sudah rendah itu.

BACA JUGA: Andil Kaum Buruh Mempengaruhi Gaya Fashion Dunia

Lagu Kaum Buruh – Tony Q Rastafara

Meski lagu ini dilantunkan dengan dengan alunan nada yang santai. Namun, itu tidak berarti genre ini tidak vokal menyuarakan kritik sosial.

Dedengkot reggae lokal, Tony Q, lewat Lagu Kaum Buruh mengajak para buruh tani dan rakyat miskin bersatu merebut demokrasi.

Swami – Robot Bernyawa

Salah satu supergrup yang pernah ada di Indonesia, Swami, pada awal 1990-an lalu melemparkan lagu Robot Bernyawa.

Dalam liriknya, buruh diibaratkan robot bernyawa yang harus patuh dan tunduk pada perintah atasan. Kalau tidak, ancaman PHK setia menanti.

John Lennon – Working Class Hero 

John Lennon, pentolan The Beatles dari Liverpool, Inggris ini menulis lagu ‘Working Class Hero’ seraya mengingatkan bahwa semua pihak yang bekerja dengan ikatan jam kerja tertentu masuk kelas pekerja. Tak peduli dia punya titel akademis mentereng.

Lagu ‘Working Class Hero’ lahir di tengah ledakan gerakan politik kiri di tahun 1960-an dan 1970-an, dari gerakan hak-hak sipil, anti perang Vietnam.

Lagu bernuasa heroik dan revolusioner ini seakan menjadi penyemangat sendiri bagi para pekerja dan buruh yang terus abadi hingga kini.

Woody Guthrie – Union Burying Ground

Lagu ‘Union Burying Ground’ diciptakan oleh penyanyi balada Amerika, Woody Guthrie.  di album Struggle yang mulai direkam tahun 1940-an.

Lagu ini diciptakan oleh Guthrie sebagai bentuk penghormatan kepada perjuangan kelas buruh Amerika yang telah menyetorkan nyawa demi tegaknya kemanusiaan.

Guthrie sendiri dikenal sebagai orang kiri, yang kerap  tampil dengan gitar bertuliskan: This machine kills fascist.

BACA JUGA: Awas! Maut Berpotensi Mengintai Para Pria Berdasi

 Ramones  – It’s Not My Place

Sementara The Ramones lmenggambarkan kehidupan buruh ewat lagu ‘It’s Not My Place‘ atau ‘In the 9 to 5 World

Lagu ini mengingatkan, kita memang harus bekerja dan berpenghasilan. Meski begitu Ramones  mengingatkan kita kalau hal itu tak semestinya menjadikan kita seperti robot yang dikungkung oleh aturan korporasi dan pemilik modal.(Sbg/Rig)

Comments