Lagu Favorit
(Foto: Unsplash)

Sabigaju.com – Setiap individu pecinta musik tentunyam memiliki lagu favorit, album kesayangan, serta artis kebanggaan.

Dan biasanya lagu favorit lagu favorit yang kita sukai adalah lagu yang kita dengarkan sejak masa muda dan akan terus kita ingat.

Dan uniknya, mendengarkan sebuah lagu yang sedang populer selama berhari-hari rasanya menyenangkan. Tapi hal itu justru jadi membosankan da orang lebih memilih untuk mendengarkan lagu favorit mereka.

BACA JUGA: Segudang Manfaat Mendengarkan Musik untuk Kesehatan

Lagu Favorit Lebih Mengasyikan Ketimbang Lagu Kekinian

Hmm, ternyata ada alasan mengapa kamu begitu mencintai lagu favorit yang kamu dengarkan sejak dahulu dan sulit untuk melupakannya. Pecinta musik yuk simak ulasannya berikut ini

Dalam sebuah ulasan studi yang ditulis  oleh Seth Stephens-Davidowitz yang dimuat di situs di The New York Times, penulis buku Everybody Lies: Big Data, New Data, And What The Internet Can Tell Us About Who We Really Are tersebut mengungkapkan mengapa kita beralih ke musik favorit yang kita dengarkan sejak dahulu dan memilih mengabaikan karya musik kreasi industri kekinian ataupun rilian musik baru.

Dia mengevaluasi setiap lagu top di tangga lagu Billboard yang dirilis antara tahun 1960 dan 2000, menggunakan data dari Spotify, bersama dengan usia penggemar terbesar lagu-lagu itu.

Davidowitz menemukan bahwa selera musik rata-rata wanita terbentuk antara usia 11 dan 14, sementara untuk selera musik rata-rata pria hampir dibentuk antara usia 13 dan 16.

Lagu Favorit
(Foto: pexels)

Dan barulah pada usia awal 20 tahun selera musik seseorang sudah terbentuk dengan jelas. Davidowitz pun mengibaratkan lagu creep milk Radiohead sebagai contohnya.

“Perhatikan lagu ‘Creep,’ milik Radiohead, adalah lagu paling populer ke-164 di kalangan pria yang kini berusia 38 tahun.Tetapi itu bukan lagu favorit untuk kelompok yang lahir 10 tahun sebelumnya atau 10 tahun kemudian. Faktanya, ini adalah pola yang konsisten,” tegasnya.

Ulasan lain mengapa kita lebih menyukai musik favorit  yang kita sukai sejak dulu ketimbang musik kekinian adalah juga datang dari psikolog kenamaan Frank McAndrew,  dalam tulisannya di The Conversation.

Menurutnya hal itu terjadi karena kita tak punya banyak waktu untuk menikmatinya. Semakin tua usia kita, semakin sedikit waktu kita untuk mendengarkan musik baru.

“Bagi banyak orang di atas usia 30 tahun, tanggung jawab pada pekerjaan dan keluarga adalah yang utama. Jadi hanya ada sedikit waktu untuk menemukan musik baru yang sesuai selera,” Frank menyimpulkan.

BACA JUGA: Pria yang Memiliki Hobi Musik dan Olahraga Lebih Disukai oleh Wanita

Lagu Favorit Bikin Bahagia dan Tidak Membosankan

Lantas, mengapa kita seakan tidak bosan mendengar lagu favorit dengan musik yang sama?

Dalam sebuah survei yang dilakukan terhadap 204 pria dan wanita berusia 30-an tahun, terungkap bahwa kebiasaan mendengar lagu favorit disebabkan karena kenangan atau emosi tertentu dari lagu tersebut.

Penelitian survey yang diterbitkan dalam Journal Psychology of Music ini menanyakan pada responden tentang lagu-lagu yang paling sering mereka dengarkan dan seberapa sering mereka mendengarkannya.

Lagu Favorit
(Foto: Pexels)

Hasil riset membuktikan bahwa 86 persen peserta mendengarkan lagu favorit mereka seminggu sekali. Uniknya lagi, hampir setengah peserta riset mendengarkan setiap hari.

Ditanyakan pula tentang pengalaman mereka saat mendengarkan lagu, seperti kedalaman koneksi terhadap lagu tersebut. Termasuk aspek-aspek lagu yang menarik mereka kembali pada kenangan tertentu.

BACA JUGA: Lima Genre Musik yang Biasa Didengar Para pekerja untuk Mengusir Stres

Selain itu, peneliti juga menanyakan berapa banyak lagu yang bisa mereka ingat dan bagaimana lirik lagu itu membuat mereka merasa senang atau sedih.

Mereka yang memiliki lagu favorit yang dapat digolongkan sebagai lagu “bahagia”, tertarik mendengarkan lagu tersebut karena tempo dan iramanya.

Sementara mereka yang memfavoritkan lagu bernuansa “kesedihan”, tertarik mendengarkannya karena lagu tersebut memiliki kaitan mendalam dengan hidup mereka.

Hal ini juga dikaitkan dengan kemampuan yang lebih besar untuk membangun “struktur mental” dari lagu tersebut selalu teringat.

So, gimana kalau di akhir pekan ini, kita  dengar sambil dendangkan lagu favorit kita? Setuju! (Sbg/Rig)

Comments