Meyantap Kuliner serangga
(Foto: Instagram.comm/manon_mrn30)

Sabigaju.com – Jika saat ini Manusia begitu menggemari lauk pauk berupa daging sapi, Ayam hinga ikan maka kuliner serangga sepertinya bakal jadi hidangan utama masyarakat dunia.

Yup cukup banyak pakar pengetahuan yang memprediksi ketersediaan hewan di masa depan yang berbanding terbalik dengan meningkatnya jumah populasi manusia di masa depan nanti.

Makanan berbasis hewani seperti daging sapi, ayam dan ikan sepertinya akan menjadi barang langka yang mahal harganya untuk dikonsumsi.

Dalam studi yang dilakukan oleh MacKenzie Wade dan Jeffrey Hoelle dari University of California, berjudul “A review of edible insect industrialization: Scales of production and implications for sustainability,” keduanya memaparkan asumsi tentang serangga yang dapat dimakan dan potensinya untuk memerangi perubahan iklim

Wade, selaku penulis utama penelitian itu , mengatakan hampir setiap makalah didasarkan pada keberlanjutan pertanian serangga, terutama dibandingkan dengan produksi hewan industri. pertanian serangga yang dapat dimakan menawarkan berbagai manfaat sosial dan lingkungan.

Serangga yang dapat dimakan memiliki potensi luar biasa untuk memberi makan populasi yang semakin meningkat di dunia yang semakin rusak.

Di Indonesia sendiri menyantap serangga bukanlah kebiasaan baru. Sebab kebiasaan ini tumbuh dan hidup di kalangan masyarakat yang tinggal di beberpa daerah.

Yuk kita tengok beberapa kuliner serangga yang ada di Indonesia:

BACA JUGA: Makan Siang Sehat Bikin Kita Merdeka dari Penyakit

1. Sate Ulat Bulu

Sebagian warga di Purworejo, Jawa Tengah. Warga sering menyajikan hidangan ulat bulu sebagai santapan bersama nasi putih. Ulat bulu menjadi makanan yang biasa dikonsumsi dan dipercaya menyembuhkan sakit gigi.

(Foto: Instagram.comm/letstravelpromoa.012)

Nah, ulat bulu yang dimakan ini bukan yang biasa kita lihat. Ulat itu berjenis Family Lymantriidae atau ulat pohon turi. Ada dua cara penyajian, pertama bisa digoreng atau juga di sate.

Ulat Sagu mengandung banyak protein dan tidak beracun sehingga aman untuk dikonsumsi. Rasanya gurih dan kenyal,

2. Ulat Sagu

Kuliner serangga lain dyang hidup di masyarakat Indonesia adalazh Sate ulat sagu. Sate Ulat sagu atau masyarakat setempat biasa menyebutnya “Koo”.

(Foto: wowokeren.com)

Kuliner iniadalah makanan berupa ulat sagu yang ada di dalam pohon sagu yang telah tua. Mereka lalu menusuk sate ini dengan kayu lalu membakarnya dengan matang.

Tak hanya di Papua, kuliner serangga ini juga kerap dijadikan santapan bagi masyarakat Jailolo di Maluku yang dikenal dengan sebutan Sabeta Bakar Bambu yang rasanya mirip sekali dengan pepes udang.

(Foto: oomph.co.id)

Ulat sagu ini sebenarnya adalah larva kumbang penggerek Rhynchophorus ferrugineus. Ulat sagu memiliki kandungan protein tetapi sebagian besar adalah lemak.

BACA JUGA: Makan Ikan Masih Minim di Negeri Maritim

3. Belalang Goreng

Kuliner serangga ini bisa kamu dapatkan bila mengunjungi kawasan Gunungkidul, Yogyakarta. Belalang goreng ini dulunya dijadikan lauk untuk pengganti daging ayam yang masih mahal harganya.

Belalang goreng yang digunakan didapat dari belalang kayu yang ukurannya lebih besar dari belalang di sawah.

(Foto: Instagram.comm/destinasijajan)

Cara pengolahannya juga cukup teliti, bagian organ dalam belalang dibersihkan kemudian digoreng dan ditambahkan bumbu.

Belalang adalah pengganti protein yang sangat bermanfaat. Bahkan kandungan gizinya nyaris menyerupai daging ayam.

4. Botok Tawon

Kuliner serangga ini banyak dijumpai di Jawa Timur terutama di kota-kota seperti Banyuwangi, Kediri, dan juga Blitar.

(Foto: Instagram.comm/eatographer)

Botok Tawon terbuat dari sarang lebah atau dalam Bahasa Jawa disebut tawon yang telah dipotong menjadi ukuran kecil kemudian dibungkus dalam daun pisang dan diberi bumbu botok dari kelapa parut yang diberi bumbu. dengan cabai.

BACA JUGA: Jaga Imun Tubuh, Hindar Kebiasaan Mengonsumsi Kuliner Ini 

5. Rempeyek Laron

Foto: Instagram.comm/dolandewewani)

Rempeyek adalah Kuliner kriuk mirip kerupuk yang biasanya berisi kacang-kacangan, sayuran ikan teri hingga udang. Kini mulaiberkembang dengan isi Laron

Laron sendiri adalah hasil metamorfosis terakhir dari rayap kayu. Biasanya mereka keluar saat musim hujan dan bergerombol di lampu-lampu., serangga ini juga nikmat saat digoreng jadi rempeyek.

So, kuliner serangga apa yang bakal kamu jajal dalam waktu dekat ini? (Sbg/Rig)

Comments