Menjalin Hubungan Baru.
Ada beberapa hal yang harus di miliki oleh seseorang sebelum menjalin hubungan baru agar berjalan langgeng seperti yang diharapkan. (Foto: Unsplash)

Sabigaju.com – Setiap orang yang menyandang status single termasuk kamu tentu ingin menjalin hubungan baru alias pacaran dengan kekasih yang sesuai untukmu.

Pada dasarnya, menjalin hubungan baru  pacaran itu tidaklah mudah. Hal ini karena setiap orang tentu memiliki masalah dengan tingkatan yang berbeda-beda pula.

Bagi kamu para pria single barangkali sering berpikir bahwa akan lebih baik jika memiliki pasangan. Padahal, masa-masa single adalah masa terbaik untuk memantaskan diri sebelum membina hubungan pacaran serta menikah.

Jangan selalu menghabiskan waktu untuk galau dan mengeluh karena terlalu lama menyandang status single. Berikut ini adalah beberapa kualitas diri yang dapat kamu kantongi sebelum menjalin hubungan baru.

BACA JUGA:

 

Mengetahui Seperti Apa Hubungan yang Sehat

Hubungan yang tidak berjalan dengan baik di masa lalu dapat menjadi pembelajaran yang berharga untukmu.

Kamu yang masih single perlu membekali diri dengan wawasan serta pemahaman mengenai cara menjalin hubungan baru alias pacaran yang sehat serta bagaimana menemukan pasangan yang memang sepadan untukmu.

Kamu sebaiknya perlu tahu apa saja batasan untuk membangun hubungan pacaran. Salah satu cara yang cukup efektif adalah dengan mempelajari referensi terpercaya dengan tema relationship.

Jika kamu tidak begitu suka membaca buku, kamu dapat bertanya pada orang yang dianggap lebih dewasa dan bijaksana mengenai saran dan motivasi dalam menjalin hubungan dengan pasangan.

Miliki Karakter yang Kuat Sebelum Menjalin Hubungan Baru

Kamu sebaiknya memiliki karakter yang kuat. Emotional Quotient (EQ) adalah suatu hal yang mempunyai peranan penting dalam menjalin hubungan baru.

Menurut Howard Gardner, ada 5 pokok utama kecerdasan emosional seseorang yaitu kemampuan mengelola emosi diri sendiri, peka terhadap emosi orang lain, kemampuan merespon orang lain secara emosional dan kemampuan menggunakan emosi sebagai alat untuk memotivasi diri sendiri.

Agar dapat cerdas secara emosional dan memiliki karakter yang kuat, kamu perlu melatih diri secara berulang-ulang.

Kedewasaan Berada di Tahap yang Matang

Kedewasaan tidak dapat diukur dari usia karena menjadi tua itu pasti tapi menjadi dewasa adalah pilihan.

Cara terbaik untuk mengetahui seberapa dewasa kamu adalah dengan bertanya pada diri sendiri, “Sudah siapkah kamu menjadi imam dan pemimpin bagi keluargamu kelak?”

Sebagai seseorang yang sudah cukup dewasa, kamu perlu paham bahwa dewasa tidak melulu soal kenyamanan, romantisme dan rasa. Hubungan yang baik perlu didasari fondasi yang kuat seperti karakter, komitmen serta kecocokan. (Sbg/Vania)

Comments