Kram saat bercinta
Terkadang aktifitas bercinta tak selalu berakhir dengan menyenangkan melainkan menyakitkan lantaran rasa sakit karena kram saat bercinta . Hmm, siapa yang tidak malu saat melakukan penetrasi lalu berteriak kesakitan karena kram otot. (Foto: Pixabay)

Sabigaju.com – Aktivitas bercinta umumnya bertujuan untuk memberikan kita dan pasangan kenikmatan puncak seperti yang diharapkan. Namun faktanya, tak sedikit pasangan yang melakukan aktivitas bercinta malah berakhir dengan rasa sakit.

Yup, tak sedikit para pria yang kadang harus terganggu bahkan harus menanggung malu lantaran secara tiba-tiba mengalami kram saat bercinta dengan pasangan.

Kram bisa saja timbul di beberapa anggota tubuh ketika sedang bercinta. Betis, paha, perut atau bahkan organ intim harus merasa nyeri kaku kram yang sangat menyiksa. Kondisi ini tentunya membuat malu kita saat bercinta.

Lantas, apa penyebab kram saat bercinta dan apakah hal tersebut berbahaya?

Penyebab Kram Saat Bercinta

Situs healthcentral.com mendefinisikan kram atau kram otot sebagai keadaan akibat penggunaan otot secara berlebih. Maksudnya, karena daya yang terlalu besar yang harus dilakukan otot, maka tekstur otot mengencang. Itulah kram.

Selain daya atau usaha yang dilakukan otot, kram juga dapat timbul karena beberapa sebab antara lain, yaitu

1. Kekurangan mineral dan vitamin B Salah satu fungsi vitamin B adalah menyediakan energi untuk pergerakan otot. Kalau kita kekurangan vitamin B, maka energi bagi otot pun ikut berkurang. Akibatnya terjadilah kram otot. Penyebab lainnya adalah kekurangan mineral, seperti zinc, kalsium, kalium, dan potasium.

2. Gangguan elektrolit dalam otot Ini akibat kurangnya pemanasan sebelum olahraga. Akibatnya, sirkulasi darah di otot kurang lancar. Selain itu, hal tersebut bisa juga muncul karena penimbunan zat-zat sisa metabolisme dan kepanasan. Alhasil, terjadi tegangan atau kerutan otot yang hebat.

3. Kerja otot berlebihan Misalnya, mengetik sambil tengkurap atau duduk sambil melipat kaki dalam waktu lama. Kram juga terjadi jika kita berolahraga terlalu berlebihan sehingga otot menjadi kaku dan tegang. Sementara itu, kram di daerah leher bisa terjadi karena kita terlalu lama menunduk.

Nah, kram biasanya terjadi di beberapa bagian tubuh tertentu. Banyak pasangan sering mengalami kram otot, baik di jari kaki, betis, maupun sekitar pangkal paha sehingga membuat gairah lenyap seketika.

Menurut para ahli, kram otot ini bisa berhubungan dengan posisi tertentu. Misalnya, posisi menyamping sehingga otot-otot tertentu “menolak” atau bekerja lebih keras.

Jika itu penyebabnya, maka coba ganti posisi. Kram juga bisa terjadi jika otot terlalu tegang. Cobalah bercinta lebih rileks dan mulailah selalu dengan foreplay sebagai pemanasan.

Seringlah Berganti Posisi Agar Tidak Kram Saat Bercinta

Bercinta adalah salah satu aktivitas fisik yang menguras energi. Paha dan betis adalah bagian tubuh yang paling sering alami kram saat bercinta. Namun jika disepelekan, kram ini akan menyebabkan rasa sakit yang serius.

Untuk menghindari terjadinya kram saat bercinta, kamu harus sering berpindah posisi sehingga tubuh Anda tak berada dalam satu posisi yang sama terlalu lama dan tak kram.

Selain itu untuk mengatasi kram yang mengganggu aktifitas bercinta, pastikan kamu menjalani pola hidup sehat dengan menghindari rokok dan serta membiasakan olahraga adalah solusinya. (Sbg/Rig)

Comments