Tidak Aman Bagi Wanita
ilulstrasi pixabay

Sabigaju.com – Bagi para wanita yang senang bepergian ke luar negeri, ada kalanya perlu bersikap lebih waspada, karena ada beberapa tempat di luar negeri yang tidak aman bagi wanita, jika bepergian sendiri.

Hal ini dilandaskan bahwa ada survey dari Yayasan Thomson Reuters yang dibuat pada tahun 2017. Riset ini mengungkap daftar 10 kota besar di dunia, yang paling tidak aman untuk perempuan.

Penyusunan peringkat riset kuantitatif ini didasarkan pada beberapa indikator, seperti kasus kekerasan seksual, akses layanan kesehatan, praktik budaya, dan peluang ekonomi untuk kaum perempuan.

Berikut ulasan lima kota di dunia yang tidak aman bagi wanita, berdasarkan survey Yayasan Thomson Reuters.

Kota Besar di Dunia yang Tidak Aman Bagi Wanita

1. Kairo, Mesir

source : islamicity.org





Kairo merupakan salah satu tempat yang paling tidak aman bagi wanita. Di negara ini diskriminasi gender terhadap wanita sudah menjadi tradisi yang berlangsung berabad-abad.

Keadaan di kota ini juga tidak nyaman bagi kaum wanita. Para wanita di negara ini masih struggle di banyak aspek. Semua hal terkait kota ini sulit bagi wanita. Bahkan berjalan kaki yang sederhana saja, mereka menjadi sasaran pelecehan, baik lisan maupun fisik.

2. Karachi, Pakistan

https://www.mangobaaz.com

Negara ini menempati posisi ke-2 negara yang tidak aman bagi wanita. Di negara ini masih mengalami bayak praktek kekerasan seksual, praktek mengancam gender wanita, hingga diskriminasi akses wanita terhadap ekonomi yang terbatas.

Situs media online pakistan tribune.com.pk mengatakan kalau 55 persen wanita di Karachi ini menghadapi banyak pelecehan seksual di transportasi umum. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Professor Syeda Hoorul Ain dari Departemen Administrasi Publik, University of Karachi.
Sang Professor menambahkan bahwa di negara ini kaum wanita juga diperlakukan tidak adil dengan sistem hukum di negaranya. Menurut Professor Syeda Hoorul Ain kaum wanita tidak diperbolehkan membuat laporan di kantor polisi terhadap insiden pelecehan yang dialaminya.

3. Kinshasa, Republik Demokratik Kongo

Source : http://africanarguments.org/category/country/central/congo-kinshasa/page/2/

Negara Kongo adalah tempat ketiga paling tidak aman bagi wanita. Para wanita di negara ini banyak bekerja di sektor pertanian atau informal. Mayoritas dari mereka tinggal di daerah pinggir kota tanpa akses jalan yang baik dan listrik.

Scolastique Mahindo, perwakilan PBB di Kongo mengatakan bahwa bisnis kecil dan pertanian mengambil jatah 80% dengan risiko ekonomi yang cukup tinggi.

Para perempuan di negara ini  banyak yang dipaksa menikah muda dan meninggalkan sekolah. UNICEF mencatat, hanya 6 dari 10 perempuan di Kongo menyelesaikan sekolah dasarnya.

4. New Delhi, India

source : nypost.com

Belum lama ini kita mendengar ada beberapa kasus wisatawan yang mengalami kasus pemerkosaan berat di negara ini. Di New Delhi ini sendiri pun mempunyai predikat sebagai “rape capital“.

Laporan peristiwa kejahatan seksual di India terindikasi terus meningkat. Pada 2016, tercatat 2.155 kasus pemerkosaan terjadi di New Delhi. Angka ini naik hingga 67 persen jika dibandingkan laporan tahun 2012 sesuai laporan kepolisian setempat.

Namun kondisi predikat rape capital pada negara ini cenderung menurun karena era digital keterbukaan media pers yang semakin global.

5. Lima, Peru

source : http://www.touropia.com/how-to-spend-2-weeks-in-peru/
Para masyarakat Peru, kaum wanita mempunyai beberapa aspek masalah yang cukup serius. Akses terhadap fasilitas kesehatan menjadi persoalan bagi kaum wanita di Peru. Ketidaksetaraan akses kesehatan akibat kesenjangan sosial masih terhitung dominan.
Kesehatan reproduksi dan kematian ibu melahirkan juga tergolong tinggi di negara ini.  Berdasar penelitian, satu dari lima wanita di usia 19 tahun hamil, lebih dari setengah kehamilan tersebut terjadi karena pemerkosaan.
Belum lagi dari kehamilan karena pemerkosaan tersebut telah berkontribusi pada tingkat kematian ibu ketika melahirkan. Problem sosial lain bahwa para korban pemerkosaan banyak memilih aborsi dengan proses yang tidak aman.

Sedangkan negara Indonesia juga masuk dalam list ini namun berada di posisi 9 sesuai data riset kuantitatif tahun 2017 dari Thomson Reuters. Jadi untuk wanita yang berencana berpergian ke tempat-tempat itu, pastikan untuk didampingi orang terdekat ya, sob. (Sbg/Ary)

Comments