Pencemaran Lingkungan
(Foto: Unsplash)

Sabigaju.com – Kita mungkin saja hanya mendengar soal sampah, plastik atau penebangan liar jika berkaitan dengan pencemaran lingkungan. Tapi tahukah kamu bahwa gaya hidup kita selama ini juga menyebabkan pencemaran?

Fashion, skin care, bath tools, kosmetik dan masih banyak lagi. Nah, kali ini kita akan bahas soal kosmetik dan skin care yang menimbulkan pencemaran lingkungan hingga merusak lingkungan.

Bukan hanya soal kemasannya, nyatanya zat yang ada di dalamnya pun bisa merusak .

BACA JUGA : Tren Kekinian Peduli Lingkungan yang Oke untuk Kamu Ikuti

Penghamburan Sumber Daya

Sayangnya, 70 persen kandungan yang ada pada rata-rata kosmetik adalah minyak kelapa sawit. Pembangunan kelapa sawit menghancurkan hutan hujan dan menimbulkan pencemaran lingkungan.

Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa deforestasi  akan melepaskan jutaan karbon dioksida lebih banyak dari jutaan truk atau mobil di bumi.

Tak hanya itu, limbah air kotor usai proses produksi juga telah mencemari hingga pada tahun 2050, telah diramalkan persediaan air minum bersih akan jauh menyusut.

Mulailah dengan penghematan sumber daya yang ada di dalam rumah, seperti air. Kamu harus mulai mematikan air ketika sedang bercukur.

Cari beberapa produk yang menggunakan sumber daya yang terbarukan dan tak merusak ataupun menimbulkan pencemaran lingkungan.

BACA JUGA : Mengenal Gaya Hidup Zero Waste Demi Selamatkan Bumi 

Emisi dan Polusi

Emisi karbon dioksida yang berhubungan dengan bahan bakar fosil menghasilkan rekor tertinggi yakni 37,1 miliar metrik ton pada tahun 2018. Itulah yang membuat bumi kita semakin panas dan berasap.

Untuk itu kamu harus mengaudit sendiri produk apa saja yang sudah mulai membangun awarness soal emisi dan polusi ini.

Misalnya beberapa brand yang mulai menggunakan kemasan yang bisa di daur ulang atau bahkan kemasan zero-waste. Misalnya saja sampo cair yang bisa diganti dengan sampo batang.

BACA JUGA : Jangan Cuma Berkoar Soal Asap Kebakaran Hutan Yuk Kita Beraksi 

Limbah

Delapan juta metrik ton sampah telah memenuhi lautan setiap tahunnya. Sampah ini ternyata banyak berasal dari sedotan dan kemasan produk kecantikan.

Jika ini terus berlanjut, maka pada tahun 2050, lautan kita akan dipenuhi sampah sebanyak 12 miliar metrik ton, yang artinya ini jumlah yang lebih banyak dari ikan di lautan.

Pencemaran lingkungan ini sudah benar-benar merusak habitat laut

Sama dengan poin sebelumnya, kamu harus mulai mendaur ulang semua bentuk limbah yang ada di rumah.

Kamar mandi adalah sumber limbah terbesar. Misalnya saja, botol kemasan sabun, sampo atau pasta gigi.

Sekarang ini, banyak kok produk yang menyediakan alternatif zero waste, misalnya sikat gigi berbahan dasar kayu atau alat pencukur berbahan dasat stainless atau kayu.

BACA JUGA : Anggapan Menjaga Lingkungan Tidak Maskulin yang Bikin Jengkel

Pengujian Hewan

Praktik ini memang tak berhubungan langsung dengan pencemaran lingkungan, tapi berkaitan dengan kepedulian kita terhadap sesama makhluk hidup.

Sebetulnya, pengujian pada hewan sudah banyak dihentikan di beberapa negara seperti Amerika Serikat. Namun masih saja banyak negara yang melakukan praktik tersebut.

Nah, kamu bisa temukan daftar produk atau brand yang telah memiliki sertifikat bahwa dalam proses pembuatannnya, tak ada satupun hewan yang terlibat dalam pengujian.

Sangat mengerikan ketika mengetahui bahwa kegiatan kecil yang kita lakukan sehari-hari ini bahkan bisa berbahaya bagi lingkungan.

Walau memang merupakan dilema terbesar, setidaknya kita bisa tahu apa saja yang harus dilakukan agar planet ini bisa berumur lebih panjang. (Sbg/Dinda)

Comments