Sabigaju.com – Setelah 65 tahun gencatan senjata pasca Perang Korea, Presiden Korea Utara, Kim Jong Un bertemu dengan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in pada Jumat (27/4) kemarin. Pertemuan ini menjadi sorotan dunia. Pasalnya, Kim Jong Un merupakan pemimpin pertama Korea Utara yang pertama menginjakkan kakinya di Korea Selatan setelah Perang Korea berakhir pada 65 tahun silam. Tak heran bila momen pertemuan tersebut menjadi sorotan publik di dunia. Terlebih lagi kedua pimpinan negara ini juga tampak berjabat tangan seraya tersenyum satu sama lain. Pertemuan tersebut menjadi angin segar bagi perdamaian kedua negara tersebut. Banyak yang menganggap pertemuan antara orang tertinggi di negara semenanjung Korea ini sebagai tanda bahwa Korea Utara dan Korea Selatan damai.

Sebelum pertemuan antarkepala negara Korea ini diselenggarakan, beberapa waktu terakhir langkah-langkah diplomasi keduanya untuk mencapai Korea Utara dan Korea Selatan damai memang sudah terlihat. Salah satunya adalah langkah diplomasi yang dilakukan oleh Korea Selatan dengan Kpop-nya. Awal April lalu girlband asal Korea Selatan, Red Velvet tampil untuk menghibur masyarakat Korea Utara. Presiden Kim Jong Un pun menonton konser tersebut bersama sang istri. Selain girlband tersebut, ada banyak musisi Korea Selatan yang juga manggung di Korea Utara. Sejak kehadiran artis Korea Selatan di Korea Utara tersebut diberitakan oleh banyak media, sudah banyak yang menerka bahwa hal itu bisa disebut angin segar untuk perdamaian kedua negara itu.

Kim Jon g Un saat meninjaukesiapan pasukan perang Korea Utara (Foto Instagram marshalkimjongun)
Kim Jon g Un saat meninjau kesiapan pasukan perang Korea Utara (Foto Instagram marshalkimjongun)

Setidaknya sejak 10 tahun terakhir, kehadiran artis-artis Kpop ke Korea Utara yang mencapai ratusan itu merupakan yang terbanyak. Lebih dari itu, banyak yang penasaran dengan sikap Kim Jong Un yang melunak dan justru ikut menikmati konser artis-atis Kpop tersebut. Pasalnya, pada masa-masa sebelumnya Kim Jong Un melarang keras rakyatnya menonton video artis Kpop. Larangan tersebut bahkan disertai dengan ancaman hukuman penjara.

Rupanya, kedatangan bintang-bintang Kpop tersebut ada hubungannya dengan Olimpiade yang diikuti oleh Korea Utara pada bulan Februari lalu. Februari disebut-sebut menjadi momen awal bersejarah karena Korea Utara yang notabene negara tertutup akhirnya mengikuti pagelaran Olimpiade Musim Dingin di Pyeongchang, Korea Selatan. Hal yang lebih mengejutkan, atlit yang menjadi delegasi Korea Utara juga ada yang bergabung satu kontingen dengan atlit Korea Selatan pada beberapa cabang olahraga. Ternyata langkah Korea Utara mengikuti olimpiade ini memberi angin sejuk bagi hubungan antarnegara. Hal itu berujung pada konser artis-artis Korea Selatan di Pyongyang berhasil diselenggarakan selama tiga hari sejak tanggal 1 hingga 3 April 2018 dengan  menghadirkan sebanyak 11 grup musik yang terdiri dari ratusan musisi.

Baca juga: Gaya Hidup Super Mewah Kim Jong Un Padahal Rakyat Korea Utara Hidup Miskin

Di balik image-nya yang otoriter, konser yang diisi dengan ratusan artis Kpop tersebut disebut sebagai hadiah dari Kim untuk masyarakat Korea Utara, terutama Pyongyang. Memang tak ada berita resmi dari Korea Utara terkait hal ini karena sikap negara tersebut yang masih tertutup. Akan tetapi, dilansir dari The New York Times, Kim berterima kasih kepada Moon Jae-in karena telah mengirimkan musisi ke Korea Utara dan menjadikan konser itu sebagai hadiah untuk masyarakat Pyongyang.

Setelah momen olimpiade dan juga konser Kpop tersebut ternyata hubungan kedua negara ini semakin membaik. Sampai saat ini memang belum ada penandatanganan perdamaian secara resmi antarkedua negara di semenanjung Korea ini. Namun, langkah Kim Jong Un untuk memenuhi undangan Moon kemarin adalah bukti bahwa kedua negara Korea ini sama-sama terlihat beritikad untuk mewujudkan Korea Utara dan Korea Selatan damai. (sbg/Erny)

Comments