Nama putri Bung Karno, Sukmawati Soekarnoputri kini tengah ramai di perbincangkan warganet lantaran baru-baru ini  membacakan sebuah puisi yang penuh kontroversi . (Foto Facebook)
Nama putri Bung Karno, Sukmawati Soekarnoputri kini tengah ramai di perbincangkan warganet lantaran membacakan sebuah puisi yang penuh kontroversi di acara 29 Tahun Anne Avantie Berkarya di ajang Indonesia Fashion Week 2018. . (Foto Facebook)

Sabigaju.com – Nama putri Bung Karno, Sukmawati Soekarnoputri kini tengah ramai di perbincangkan warganet lantaran baru-baru ini  membacakan sebuah puisi yang penuh kontroversi di acara 29 Tahun Anne Avantie Berkarya di ajang Indonesia Fashion Week 2018.

Puisi Sukmawati tersebut dinilai mengandung unsur penistaan agama karena membandingkan azan dengan kidung.

Tak hanya itu, puisi Sukmawati Soekarnoputri di dalamnya menyinggung tentang azan dan cadar menjadi kontroversi. Meski disebut sebagai opini, puisi berjudul ‘Ibu Indonesia’ itu tetap menuai polemik.

Pro dan Kontra Seputar Puisi Sukmawati

Tak sedikit politisi yang angkat bicara perihal puisi yang di bacakan oleh Sukmawati tersebut mereka menyesalkan tulisan dalam puisi Sukmawati yang membandingkan azan dengan kidung Pancasila . Bahkan sejumlah ulama juga menyayangkan dibacakannya puisi itu.

Namun tak sedikit pula yang membela Sukmawati atas puisi yang ditulisnya tersebut. Saking ramainya pembahasan sxxoal puisi itu. Nama Sukmawati pun menjadi trending topik di Jagat Twitter Tanah Air.

Selengkapnya Isi Puisi Sukmawati Soekanoputri

Ada pun puisi Sukmawati yang menjadi kontroversi adalah sebagai berikut:

Ibu Indonesia

Aku tak tahu Syariat Islam
Yang kutahu sari konde ibu Indonesia sangatlah indah
Lebih cantik dari cadar dirimu
Gerai tekukan rambutnya suci
Sesuci kain pembungkus ujudmu
Rasa ciptanya sangatlah beraneka
Menyatu dengan kodrat alam sekitar
Jari jemarinya berbau getah hutan
Peluh tersentuh angin laut

Lihatlah ibu Indonesia
Saat penglihatanmu semakin asing
Supaya kau dapat mengingat
Kecantikan asli dari bangsamu
Jika kau ingin menjadi cantik, sehat, berbudi, dan kreatif
Selamat datang di duniaku, bumi Ibu Indonesia

Aku tak tahu syariat Islam
Yang kutahu suara kidung Ibu Indonesia, sangatlah elok
Lebih merdu dari alunan azan mu
Gemulai gerak tarinya adalah ibadah
Semurni irama puja kepada Illahi
Nafas doanya berpadu cipta
Helai demi helai benang tertenun
Lelehan demi lelehan damar mengalun
Canting menggores ayat ayat alam surgawi

Pandanglah Ibu Indonesia
Saat pandanganmu semakin pudar
Supaya kau dapat mengetahui kemolekan sejati dari bangsamu
Sudah sejak dahulu kala riwayat bangsa beradab ini cinta dan hormat kepada ibu Indonesia dan kaumnya. (Sbg/Rig)

Comments