Sabigaju.com – Beberapa hari belakangan ini netizen heboh di media sosial membicarakan postingan sebuah buku anak-anak dengan judul ‘Aku Berani Tidur Sendiri’. Netizen menilai bahwa isi buku yang ditulis oleh Fita Chakra tersebut tidak baik untuk dibaca anak-anak sebab mengandung unsur seksual dan pornografi. Salah satu petikan cerita dalam buku ini misalnya: "Aku menemukan permainan baru yang mengasyikkan. Sesekali, aku memasukkan tanganku ke dalam celana. Aku mengulang. Lagi dan lagi,"ujar sosok seorang anak kecil dalam buku itu.

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), meminta penerbit PT Tiga Serangkai untuk menarik buku cerita anak yang berjudul "Aku Berani Tidur Sendiri" tersebut. KPAI menilai buku tersebut memuat konten tidak ramah anak yang dapat dimaknai mendorong penyimpangan seksual. Ketua KPAI Asrorun Niam, dalam Siaran Persnya mengatakan KPAI minta buku itu harus ditarik, penerbit dan penulis harus meminta maaf ke publik dan mengakui kesalahannya. Konten buku itu sangat tidak layak untuk anak-anak, mengajarkan tentang seksualitas yg tidak tepat dan dapat mendorong permisiftas terhadap seks menyimpang," tulis Ketua KPAI, Asrorun Niam, melalui siaran pers.

Ditambahkan pula oleh ketua KPAI dalam siaran persnya, bahwa KPAI meminta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengambil langkah serius untuk mencegah hal serupa terus terjadi.
Senada dengan KPAI, Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani juga telah meminta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk melakukan investigasi terhadap beredarnya buku "Aku Berani Tidur Sendiri" yang diduga memuat konten tidak ramah anak. Menurut Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan tersebut investigasi ditujukan untuk menghindari terjadinya hal-hal negatif imbas beredarnya buku itu. Dilansir dari kantor berita Antara pada Selasa, (21/2) Puan mengatakan, "Saya sudah minta kepada Kemdikbud untuk proaktif menginvestigasi dan kemudian mengantisipasi hal-hal yang terjadi seperti itu," kata Puan di Kantor Wakil Presiden.

Pihak Tiga Serangkai lewat akun facebook fan pagenya menjelaskan bahwa buku "Aku Berani Tidur Sendiri" diterbitkan dengan harapan bisa mengajarkan anak melindungi diri dari orang-orang yang jahat, kejahatan seksual, penyakit serta memberikan pengetahuan dasar seksual. Tiga Serangkai menyatakan bahwa bagi para pembeli yang merasa dirugikan bisa mengembalikan buku tersebut. Penerbit akan menggantinya dengan produk lain atau mengembalikan uang pembelian.

Dalam situs resmi penerbit Tiga serangkai, pihak Tiga Ananda selaku, Creative Imprint of Tiga Serangkai pada Selasa (21/2), menyampaikan permohonan maaf dan mengakui ada kekhilafan dalam penerbitan buku tersebut. Sebagai bentuk pertanggungjawaban, Tiga Ananda telah menarik buku tersebut dari peredaran sejak bulan Desember 2016. (Sbg/rig)

Comments