(Sumber Foto: Via eharmony.co.uk)

Sabigaju.com – Ini udah lama jadi dilematis bagi seorang suami, istri atau ibu? Sebetulnya enggak bisa dijadiin pilihan. Tapi pasti kamu sering merasakan di mana kamu bagai di persimpangan jalan.

Ibu adalah orang yang melahirkan kita. Setumpuk uang di tabungan kita bahkan enggak bisa membayar jasanya.

Tapi, istri juga adalah wanita yang kita pinang dengan banyak komitmen, apalagi mereka adalah ibu dari anak-anak kita.

Nah kadang, hubungan istri dan ibu kita tidak selalu berjalan mulus. Ada saja kesalah-pahaman, dari hal kecil hingga yang paling rumit.

Ini adalah tanggung jawab kita sebagai seorang suami untuk menyikapinya. Salah sedikit, maka mereka akan memandang kita adalah seorang suami dan anak yang tidak adil.

So, how should we do?

BACA JUGA: Mana yang Lebih Bahagia, Menjadi Ayah atau Ibu?

Jangan Ikut Terbawa Emosi

Kadang, kita malah ikut terbawa emosi dengan konflik yang terjadi antara istri dan ibu. Akhirnya, kamu malah memperkeruh keadaan.

Ingat bahwa dalam keadaan marah, kamu tidak bisa memutuskan sesuatu. Ini artinya kamu juga tidak bisa membantu mereka.

So stay calm and relax. Ada baiknya kamu diam dan menjauh sejenak.

Tutur Kata yang Lembut

Sebagai seorang suami, cobalah untuk bertutur kata yang lembut pada istri ketika ia berkeluh kesah soal ibumu. Jangan pernah gunakan kata kasar!

Mintalah mereka sedikit tenang agar bisa meredakan emosinya. Ketika kamu memintanya dengan lembut, istri pasti akan luluh.

Minta istri bersabar dan beri pengertian bahwa orangtua adalah orang yang harus kita hargai dan maklumi.

Jangan lupa, kamu juga harus berempati dengan perasaan istri. Kamu bisa bilang, “iya, pasti rasanya sebel ya dimarahin ibu terus”.

BACA JUGA: Hal Terlarang yang Tidak Boleh Dilakukan Pria Sejati kepada Pasangannya

Hormati ibu

Ibu adalah orang yang wajib kita hormati. Jika memang bisa menghindari perdebatan, lebih baik hindarilah.

Jika kamu memang bisa berkomunikasi dengan baik, maka itu yang harus kamu lakukan. Mintalah agar ia juga bisa tenang dan memahami keadaan.

Kalau memang kondisinya sang ibu terlalu turun tangan dengan rumah tanggamu, kamu bisa bilang bahwa kamu sudah cukup dewasa untuk menanganinya sendiri.

Kamu bisa bilang, “ibu sudah membesarkan saya dengan baik sehingga saya bisa menyelesaikan masalah saya sendiri”.

Hindari Tinggal Seatap

Usahakan untuk tidak membiarkan keluargamu tinggal seatap dengan orangtua. Ini karena masalah rumah tanggamu bisa tercium oleh mereka.

Bagaimanapun, orangtuamu pasti akan membelamu dan menyalahkan sang istri. Kalau kamu bijak, kamu enggak akan membiarkan hal ini terjadi.

Jadi, upayakan agar orangtua tak pernah tahu problem yang ada dalam keluarga. Tunjukkan bahwa kalian adalah pasangan dewasa yang mampu menyelesaikan masalah sendiri.

BACA JUGA: Lima Hal Simpel Ini, Bikin Kamu Makin Lengket dengan Pasangan 

Sering Rekreasi Bersama

Sesekali, kamu harus mengajak keluarga dan orangtua berekreasi bersama. Ini agar kalian bisa membagi kebahagiaan.

Misalnya saja kamu bisa nih, mengajak mereka ke restoran favoritnya setelah gajian tiba.

Adil Secara Finansial

Istri dan anak adalah kewajibanmu sebagai seorang suami. Jangan sampai kamu tidak menafkahi mereka dengan baik atau bahkan kekurangan.

Tapi kamu juga jangan melupakan ibumu. Beri sedikit rezeki yang sudah kamu dapat. Usahakan untuk membicarakan ini pada istri ya.

Dilematis semacam ini memang akan terus ada selama kalian berumah-tangga. Tapi lagi lagi, kamu harus bijak memandang ibu dan istrimu.

Mereka adalah orang terpenting dalam hidup. Kalau enggak ada mereka, kamu enggak akan bisa sesukses ini kan? (Sbg/Dinda)

Comments