You Tube bakal menerapkan aturan menghapus video yang memuat konten tentang senjata api pada bulan April 2018 mendatang. (Foto: Pixabay)
You Tube bakal menerapkan aturan menghapus video yang memuat konten tentang penggunaan senjata api pada bulan April 2018 mendatang. (Foto: Pixabay)

Sabigaju.com – Laman berbagi video terbesar sejagat You Tube belum lama ini menetapkan aturan yang melarang unggahan video tentang cara membuat atau memodifikasi senjata serta aksesorisnya

Banyak penggemar senjata api kemudian menyadari bahwa sejumlah video mereka telah dihapus, dan sejumlah saluran khusus mereka diblokir sementara di situs berbagi video itu.

Aturan dan ketentuan baru itu disambut dengan kemarahan. Menurut para video blogger (vlogger) senjata terkenal mengatakan langkah itu merupakan erosi terhadap hak-hak warga negara AS.

Sejumlah vlogger yang memiliki hobi memodifikasi dan memamerkan senjata ciptaan mereka pun mulai beralih ke situs cabul Pornhub.

Aturan Ketat You Tube Soal  Konten Video Tentang Senjata Api

YouTube memberlakukan larangan konten senjata api mulai April 2018 mendatang. Aturan pemblokiran konten  video tentang senjata dirancang oleh YouTube selama empat bulan terakhir dengan berkonsultasi kepada para ahli senjata api .

Kebijakan ini diambil oleh You Tube menyusul insiden penembakan yang menewaskan sedikitnya 58 orang di Las Vegas pada 1 Oktober 2017.

Adapun kebijakan baru YouTube itu melarang unggahan video yang memuat:

1. Menunjukkan cara membuat senjata api, amunisi, magasin berkapasitas tinggi, atau peredam suara buatan.
2. Anjuran membeli senjata atau aksesori khusus termasuk magasin berkapasitas tinggi dan alat yang mengubah senjata biasa menjadi senjata otomatis.
3. Menunjukkan cara mengubah senjata biasa menjadi senjata otomatis atau senjata simulasi otomatis
4. Menunjukkan cara memasang aksesori atau modifikasi Sednjata Api.

Keluhan Para Vlogger Senjata

Dua pengelola situs ulasan senapan InRangeTV, Karl Kasarda dan Ian McCollum mengatakan mereka telah mulai mengunggah video mereka di Facebook dan situs pornografi PornHub.

“Kami tidak akan mencari pemasukan uang apa pun dari PornHub … kami hanya mencari pelabuhan yang aman untuk konten kami dan untuk pemirsa kami,” kata mereka dalam sebuah pernyataan.

Sementara itu, pabrikan senjata api Spike’s Tactical mengatakan perubahan ketentuan di Youtube itu mencerminkan upaya untuk “secara perlahan melucuti kebebasan kita dan mengikis hak-hak kita”.

“Kami tidak akan mencari pemasukan uang apa pun dari PornHub … kami hanya mencari pelabuhan yang aman untuk konten kami dan untuk pemirsa kami,” kata mereka dalam sebuah pernyataan.

Adapun pembuat video Joerg Sprave mengaku menghargai YouTube. Namun, dia menyesalkan bahwa perubahan itu diberlakukan tanpa periode transisi bagi kebanyakan vlogger senjata api.

Dilansir situs berita Motherboard Sprave mengatakan

“Para vlogger senjata itu setidaknya harus diberikan waktu yang cukup untuk membersihkan video mereka sampai peraturan baru diterapkan.”

Namun Pihak You tube sendiri telah menegaskan bahwa pihaknya telah memberikan pemberitahuan lebih awal 30 hari kepada para vlogger senjata untuk menghapus atau mengedit video mereka yang telah diunggah ke You Tube.

You Tube Fokus Pada Konten Aman Untuk Anak

Pada Selasa (20/3) lalu, YouTube mendapat kecaman keras setelah surat kabar Sun menemukan unggahan petunjuk langkah demi langkah tentang cara membuat senapan angin di YouTube Kids, yang merupakan aplikasi saluran itu yang diperuntukkan bagi anak-anak.

Sebelumnya di bulan Februari lalu, program Newsround BBC menemukan pula unggahan video petunjuk mempertajam pisau di YouTube Kids itu.

YouTube mengatakan bakal menerapkan berbagai proses untuk mencoba mencegah dan memperketat materi yang tidak pantas muncul di laman video berbagi ini kedepan. (Sbg/Rig)

Comments