Kuliner Sushi
Bila kamu penggemar sajian kuliner sushi, kamu tidak boleh menyantapnya dalam porsi terlalu banyak sebab dapat menimbulkan ancaman terhadap kesehatan. (Foto: Pexels)

Sabigaju.com – Saat ini sajian kuliner sushi, yang berasal dari Jepang merupakan jajanan populer kaum urban di kota Jakarta.

Makanan yang berasal dari Jepang ini sungguh memiliki citarasa lezat. Terlebih kuliner sushi ini selalu disajikan segar bersama pelengkapnya, seperti sayuran dan rumput laut.

Kuliner sushi pun memiliki banyak manfaat sebab kandungan nutrisi dan Protein yang tinggi dalam sushi.Selain itu, pada ikan juga terdapat iodin, vitamin, dan mineral.

Belum lagi kandungan minyak omega-3 yang ada pada ikan juga punya beragam manfaat untuk kesehatan. Contohnya, minyak omega-3 berfungsi meningkatkan kerja otak dan mengatasi kondisi medis seperti stroke dan penyakit jantung.

Namun kamu harus tahu juga, ada sejumlah ancaman terhadap kesehatan yang bisa diakibatkan akibat terlalu banyak menyantap kuliner sushi. Berikut Ulasannya

BACA JUGA: Lima Resto di Jakarta Sajikan Sushi yang Bikin Ngiler

Waspadai Mikroorganisme

Salah satu hal yang harus kamu tahu, semua sumber protein hewani mengandung mikroorganisme meskipun tidak terkontaminasi penyakit.

Salah satu jenis mikroorganisme yang sering dijumpai pada daging mentah adalah bakteri salmonella.

Sebenarnya, bakteri salmonella akan mati setelah melalui proses memasak dengan temperatur sempurna. Sayangnya, kebiasaan makan sashimi (daging ikan mentah) justru meningkatkan risiko kontaminasi bakteri salmonella bagi tubuh.

Selain bakteri salmonella, jenis bakteri lainnya seperti Vibrio parahaemolyticus, Vibrio vulnificus, dan Mesophilic aeromonas juga kerap ditemukan pada daging ikan mentah.

BACA JUGA: Gaes, Rutin Menyantap Ikan Bikin Gairah Bercintamu Makin Prima 

Adanya Zat Berbahaya pada Tubuh

Tidak ada larangan untuk menikmati sajian Sushi. namun, mengonsumsi sushi berlebihan dapat meningkatkan risiko penumpukan zat berbahaya pada tubuh.

Karena ikan dan aneka hewan lainnya dari laut kerap mengandung logam berat yang berbahaya, misalnya merkuri, lantaran polusi air yang semakin parah.

Zat-zat berbahaya yang terakumulasi dalam tubuh selama bertahun-tahun akan menyebabkan gangguan saraf pusat.

Hal itu bisa menimbulkan gejala ringan berupa sakit kepala, risiko lainnya berupa gangguan otak dan kelumpuhan pun bisa terjadi. Karena tubuh memiliki batas kemampuan tersendiri untuk mengatasi dampak buruk logam berat bagi organ-organnya.

BACA JUGA: Chef Harada dan Fakta Menarik Seputar Sushi 

Kuliner Sushi dan Resiko Obesitas

Kelezatan kuliner sushi sering membuat orang jadi kalap menyantapnya. Hal ini bisa meningkatkan risiko kelebihan berat badan dan obesitas.

Sebab salah satu bahan dasar sushi adalah nasi yang merupakan sumber karbohidrat bagi tubuh.

Menyantap sushi secara berlebihan akan menyebabkan kelebihan kalori pada tubuh. Hal tersebut diperparah oleh menu fusion sushi yang biasanya terdiri dari bahan-bahan yang digoreng, mayonnaise, keju, dan bahan tinggi kalori lainnya.

Untuk itu, kamu wajib membatasi porsinya. Usahakan untuk mengonsumsi kuliner sushi otentik yang tidak mengandung bahan-bahan makanan berkalori tinggi.

Pokoknya, kamu jangan kalap hingga terlalu banyak menyantap  kuliner sushi. Santaplah dengan porsi wajar demi menjaga kesehatan dan kestabilan beratmu. (Sbg/Rig)

Comments