Ilustrasi Kesabaran
(Foto: Freepik.com)

Sabigaju.com – Selain  diharuskan menahan makan  minum, berpuasa juga sangat berguna dalam melatih kesabaran manusia.

Namun, sering orang  berkata kalau kesabaran ada batasnya. Ini adalah perkataan yang tidak patut dan keliru.

Pemahaman bahwa sabar itu ada batasnya akan membuat kita lemah dan sulit untuk tegar menerima segala permasalahan

Kata-kata sabar di dalam Alquran sangat banyak. Artinya, persoalan kesabaran dalam hidup  sangatlah penting dan kesabaran itu tidak ada batasnya

Nah, senada dengan itu sejumlah penelitian  berikut ini mengungkapkan kalau kesabaran punya manfaat yang tak terhingga  bagi manusia. Berikut ulasannya:

BACA JUGA: Lakukan Kebaikan! Bukan Pamer Kebaikan

Baik Untuk Kesehatan Mental

Sebuah penelitian  yang dilakukan profesor psikologi UC  Davis Robert Emmons, orang yang sabar cenderung mengalami lebih sedikit depresi dan emosi negatif.

Hal ini karena mereka dapat mengatasi dengan lebih baik dengan situasi yang mengecewakan atau penuh tekanan.

Mereka juga menilai diri mereka lebih sadar dan merasa lebih bersyukur, lebih banyak koneksi dengan umat manusia dan alam semesta, dan rasa kelimpahan yang lebih besar.

Menghindari Penyakit

Sikap dan perilaku tidak sabaran dapat menyebabkan kegelisahan, kebencian, dan permusuhan.

Jika kamu memupuk rasa sabar, maka kamu akan merasakan hidup lebih damai karena bersabar bisa mencegah tubuh dari serangan penyakit

Dari hasil studi yang dirilis oleh Journal of American Medical Association ditemukan fakta bahwasanya orang-orang yang memiliki kesabaran tinggi dalam kehidupannya memiliki risiko  yang sangat kecil terkena darah tinggi (hipertensi) dan bahkan penyakit jantung yang lebih kecil ketimbang mereka yang tidak.

Orang yang tidak sabaran memang cenderung memiliki emosi yang tinggi, yang mana hal tersebut dapat memicu peningkatan tekanan darah di dalam tubuh, pun peningkatan denyut jantung sehingga bisa terkena serangan jantung mendadak.

BACA JUGA: Bersedekah itu Menguntungkan Tubuh dan Jiwamu

Membantu kita mencapai Tujuan

Dalam studi yang dilakukan Sarah A. Schnitker  terungkap bahwa kesabaran membantu upaya seseorang untuk mencapai tujuan mereka daripada yang dilakukan orang lain.

Mereka yang memiliki kesabaran antarpribadi khususnya membuat lebih banyak kemajuan menuju tujuan mereka dan lebih puas ketika mereka mencapainya (terutama jika tujuan itu sulit) dibandingkan dengan orang yang kurang sabar.

Menurut analisis Schnitker, kepuasan yang lebih besar dengan pencapaian tujuan mereka menjelaskan mengapa pasien yang berprestasi ini lebih puas dengan kehidupan mereka secara keseluruhan.

Menjadikanmu Lebih Baik

Penelitian yang dilakukan Debra R. Comer dan Leslie E. Sekerka menunjukkan bahwa orang yang sabar cenderung lebih kooperatif, lebih empatik, lebih adil, dan lebih pemaaf.

“Kesabaran melibatkan dengan tegas mengasumsikan beberapa ketidaknyamanan pribadi untuk meringankan penderitaan orang-orang di sekitar kita,” tulis E. Sekerka dalam penelitian tersebut.

Kesabaran Bikin Panjang Umur

Dalam penelitian yang dipimpin Profesor Richard Ebstein dari National University of Singapore menemukan bahwa orang-orang yang senantiasa bersabar, santai dan cenderung berpikir positif akan memiliki usia yang lebih panjang dari mereka yang mudah emosi dan mudah marah.

Hal ini lantaran kesabaran ternyata bisa mencegah kerusakan DNA di dalam tubuh manusia. Ada korelasi antara sifat sabar dengan kesehatan DNA, dalam hal ini ialah struktur DNA terkecil yang berfungsi memproteksi DNA dari kerusakan, bernama telomere.

BACA JUGA: Membaca Al Quran di Bulan Ramadhan Itu Penting Gaes!

Dikatakan dalam penelitian tersebut bahwa orang yang tidak sabaran memiliki sturktur telomere yang lebih pendek ketimbang orang yang penyabar.

Padahal, struktur telomere yang pendek tersebut menyebabkan seseorang rentan terhadap kerusakan DNA yang pada perkembangannya, dapat menyebabkan kematian dini.

Kesabaran merupakan senjata terbaik bagi manusia yang mendapat ujian. (Sbg/Rig)

Comments