Sabigaju.com – Indonesia merupakan negara dengan luas yang menakjubkan. Hal itulah kemudian menuntut adanya transportasi yang dapat diandalkan, salah satunya adalah kereta api.

Kini, pengembangan teknologi pada moda transportasi kereta api menjadi begitu maju. Bahkan kekurangan transportasi kereta seperti batas kecepatan maupun kenyamanan saat menggunakan kereta untuk menempuh jarak yang jauh kereta sehingga penumpang kerap merasa kelelahan telah diminimalisir.

Salah satunya yang akan kembali diterapkan oleh PT Kereta Api Indonesia dengan menerapkan konsep kereta dengan tempat tidur atau yang dikenal dengan Sleeper Train.

Sleeper Train ini nantinya diperuntukan untuk perjalan jarak jauh seperti rute Jakarta -Yogyakarta ataupun Jakarta Surabaya.

BACA JUGA:[tooltip gravity=”nw” txtcolor=”#1e73be”] Yuk! Naik Kereta Bandara Nan Mewah Mumpung Cuma Rp 30 Ribu[/tooltip][tooltip gravity=”nw” txtcolor=”#1e73be”][/tooltip]

Beroperasi Mulai Lebaran Tahun Ini

Pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) memastikan gerbong kereta sleeper sudah bisa melayani penumpang pada Lebaran bulan Juni mendatang. Gerbong sleeper ini merupakan jenis kereta mewah yang layanannya akan mirip dengan first class di pesawat terbang.

Disebut sleeper karena penumpangnya bisa mengatur tempat duduknya sampai ke posisi tidur.

View this post on Instagram

Penampakan kereta jenis Sleeper Train PT KAI akan mendatangkan sejumlah sleeper train dari INKA, dan diperkirakan akan ada empat kereta yang menjadi kereta baru KAI, yang mudah-mudahan dapat dioperasikan pada angkutan lebaran tahun 2018 Dirut KAI Bpk. Edi menjelaskan kereta ini nantinya akan dirangkaikan di kereta reguler dengan rute perjalanan jauh seperti Surabaya dan Malang Fasilitas di kereta sleeper ini akan berada pada level lebih tinggi dari kereta kelas mewah "priority" yang memiliki kapasitas 28 seat per kereta, di kereta sleeper ini hanya memiliki kapasitas 18 seat per kereta PT KAI juga berencana melakukan uji coba kereta kelas jetset sleeper sebelum memasuki masa angkutan lebaran 2018 Dirut KAI Bpk.Edi Sukmoro menyebut, tiket kereta jenis sleeper ini akan dijual diatas 900ribu per seat, yang pastinya sebanding dengan fasilitas yang diberikan Foto: penampakan ilustri sleeper jetset yang akan diluncurkan PT INKA dalam waktu dekat Info: liputan6.com #keretaapi#keretaapiindonesia#keretaapikita#kaigreetings#kai121#kai121_#ayonaikkereta#indonesianrailway#indonesianrailways#keretaapiinside#stasiun#keretasleeper#sleepertrain#ptinka

A post shared by Exotisme Kereta Api Indonesia (@keretaapiinside) on

Hal ini sama dengan seat penumpang di pesawat first class Selain itu nantinya Sleeper Train yang memiliki kapasitas 28 kursi ini akan memanjakan penumpang selama perjalanan dengan fasilitas mumpuni seperti televisi, sajian makanan, dan sebagainya.

Mengenai harga tiketnya, perkiraan sementara bisa di atas Rp 900.000, lebih mahal dari harga tiket kereta priority. Nantinya, kelas sleeper ini akan melebihi kelas priority selaku layanan kereta paling mewah di Indonesia sampai hari ini.

Untuk tahap awal, PT KAI akan mengoperasikan empat unit kereta sleeper di mana masing-masing kereta disertakan di rangkaian kereta yang sudah ada. Jika peminat kereta sleeper banyak, KAI akan mempertimbangkan untuk memperbanyak kereta sleeper ke depannya.

BACA JUGA: [tooltip gravity=”nw” txtcolor=”#1e73be”]Presiden Jokowi Resmikan Beroperasinya Kereta Bandara Soetta [/tooltip]

Sejarah Awal Sleeper Train di Indonesia

Menilik kebelakang layanan sleeper train di Indonesia bukanlah perkara baru. Kereta tidur sudah pernah dioperasikan per tanggal 1 Juni 1967 silam, yang terdiri dari dua rangkaian, yaitu Bima 1 dan Bima 2.

Bima sendiri merupakan singkatan dari Biru Malam, karena, pada awal peluncurannya, rangkaian kereta api ini bercat biru dan beroperasi pada malam hari.

Sebagai pionir sleeper train, KA Bima juga dikenal sebagai kereta pertama yang menggunakan gerbong pembangkit untuk sumber tenaga listrik dan kereta pertama yang menggunakan sistem AC berfreon yang umum dipakai sekarang.

Kereta yang menghubungkan Jakarta – Malang ini bisa dibilang memiliki kelengkapan yang setara dengan sebuah hotel. Masing-masing kamar terdiri dari 2 tempat tidur yang posisinya bertingkat.

Pada saat awal perjalanan, tempat tidurnya dalam posisi terlipat, dan sebagai gantinya penumpang duduk di kursi secara berhadapan.

Di sebelahnya terdapat wastafel cuci tangan yang bisa dilipat, serta tempat untuk menyimpan botol air minum mineral untuk penumpang. Selain juga terdapat lemari untuk menyimpan pakaian.

Sayangnya, kereta ini terpaksa mengakhiri layanannya pada awal tahun 1990 karena isu sosial yang berkembang, seperti penggunaan bilik kamar sebagai ajang mesum. Tentu ini merupakan tantangan besar bagi PT KAI untuk menghapuskan image tersebut. Akankah sleeper train dapat kembali mengular di Indonesia?

Kehadiran Sleeper Train ini seakan menjawab kebutuhan masyarakat Indonesia memiliki angkutan umum mewah yang tak kalah dengan yang ada di luar negeri. (Sbg/Rig)

Comments