(Foto: Pexels)

Sabigaju.com – Dibanding wanita, Kenapa pria sering mengira bahwa perempuan terlalu gampang terbawa perasaan alias baper? Sebentar-bentar nangis. Lalu galau. Apa benar mereka enggak bisa sedikitpun berpikir logis?

Well, ini pertanyaan yang sudah banyak dilontarkan oleh banyak pria, bahkan wanita.

Dani faktanya, tubuh wanita dan pria memang dirancang sedemikian rupa untuk merasakan hal yang berbeda.

Tak hanya itu, bahkan   hasrat seks seksual pria juga berbeda dibanding wanita. So,  Check this out!

BACA JUGA: Pria Sapioseksual Cuma Tertarik Sama Wanita Pintar

Beda Hasrat Seks Pria dan Wanita

Pada saat melakukan hubungan seks, wanita akan mengeluarkan hormon oksitosin, yakni hormon empati yang akan membuat wanita jatuh cinta pada pria tersebut.

Itu sebabnya, mereka akan mudah merasa kehilangan dan galau ketika menjalani hubungan singkat dengan seorang pria yang memikat hatinya.

Ketika itu, ada setidaknya 30 bagian otak wanita yang bekerja aktif. Bagian otak ini mengatur emosi, sensitivitas terhadap sentuhan, bagian yang mengatur rasa bahagia juga yang mengatur kepuasan dan rasa kebal terhadap sakit.

BACA JUGA: Menurunnya Gairah Seksual Bisa Mengancam Stabilitas Negara 

Nah jika dibanding wanita  pria. akan mengeluarkan hormon dopamin. Hormon ini adalah hormon yang membuat ketagihan.

Jadi, itu sebabnya yang ada pada pikiran pria hanya bagaimana caranya bisa melakukan hubungan seks lagi dengan wanita tersebut.

Dengan kata lain, pria tak memiliki keterikatan emosional dan rasa cinta ketika berhubungan seksual. Yang muncul hanya adalah rasa puas dan keingin untuk kembali mencari kepuasan serupa.

Penelitian tersebut juga didukung dengan adanya riset dari sisi psikologis. Menurut pada peneliti, kepuasan perempuan soal seks biasanya ada pada pendekatan emosioal. Berbeda dengan pria yang pendekatannya hanya dari sisi fisikal.

BACA JUGA: Lima Hal Terlarang Saat Bercinta dengan Pasangan

Bagaimana Soal Kepuasan Seksual?

Namun soal kepuasan seks, menurut Polly Young dalam bukunya Women and Desire Beyond Wanting to be Wanted, kurangnya kemampuan seorang perempuan mengeksplorasi seksnya bukan semata-mata karena nasib biologis saja. Namun semua muncul karena adanya kondisi yang menekan mereka.

Pada abad ke 19, wanita diminta untuk bersikap pasif selama melakukan hubungan seks, bahkan tetap menggunakan pakaian.

Mereka dipaksa mengerti bahwa seks adalah demi kepuasan pria saja. Pada akhirnya, wanita hanya menjadi objek kepuasan pria dan takut untuk mengeksplorasi kepuasannya sendiri.

So, sudah jelas ya kenapa pria lebih tergila-gila dengan seks dibanding wanita. Tapi, bukan berarti kamu tak bisa menjaliN hubungan serius dengan wanita dan tak memberinya kesempatan untuk mengeksplorasi kebutuhan seksnya ya. (Sbg/Dinda)

Comments