Tren Sneakers
Seperti apa gambaran dan prediksi tren sneakers yang bakal hype di tahun 2019?

Sabigaju.com – Tren sneakers sepertinya masih akan terus berlanjut di tahun 2019 ini

Banyak sekali sneakers yang menjadi bintang di mata publik pada 2018. Lantaran itulah, prediksi tren untuk tahun 2019 ini menjadi sangat menarik.

Nah, bagi kamu pecinta sneakers, sudah siap menyambut kejutan-kejutan baru di 2019? Berikut prediksi dan gambaran kejutan tren sneakers tahun 2019 ini yang dihimpun Sabigaju dari berbagai sumber. Simak yuk.

BACA JUGA :

1. Jadi Tahun Kejayaan Sneakers

Banyak pengamat yang memprediksi tahun 2019 bakal jadi tahun kejayaan sneakers . Hal ini tentunya berkaca dengan inovasi dan kebaruan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, baik dari sisi teknologi maupun desain.

Selain itu tren sneakers di tahun ini bakal ditandai berbagai koleksi sneakers yang keluar dari tampilan minimal dan kembali bereksperimen dengan warna.

Prediksi tren sneakers lain adalah hadirnya teknologi yang dipadukan dengan desain yang manis membuat sneakers sebagai sesuatu yang wajib dimiliki.

2. Berakhirnya Era Dad Shoes?

Tahun 2018 lalu bisa dibilang sebagai momen kebangkitan dad shoes, di mana konsumen mulai membuang sepatu tipis dan mengganti sepatu bersol tebal yang biasa digunakan para ayah.

Tren dad shoes dimulai dengan orang-orang yang memakai New Balance 990, kemudian turun ke Nike Monarch yang menjadi sangat populer di kalangan anak muda, dan naik ke atas lewat Triple S Balenciaga.

Dad shoes pun menjadi marak, bahkan menjadi tak ‘terkendali’. Apalagi untuk sepasang dad shoes yang dibanderol 1.000 dollar AS atau Rp 142 juta. Rasanya tahun ini sudah waktunya untuk mencari hal lain daripada dad shoes, bukan? Tren sneakers dad shoes sepertinya  bakal berlalu dan lagi-lagi tinggal kenangan

3. Tren Snekers Auto Lacing

Beberapa waktu lalu,  Nike berjanji akan membuat versi lain yang mengadopsi teknologi auto-lacing dalam sneakersnya. Ini lah yang kemudian menjadi menarik ditunggu.

Jika Nike berhasil mengembangkan hal tersebut maka. Nike menjadi terdepan dalam mengembangkan tren sneakers auto lacing.

Bisa dipastikan, jutaan pasang sneakers auto lacing besutan Nike  bakal laku terjual.

4. Kolaborasi Abloh dan Nike kembali Lanjut

Kolaborasi “The Ten” Virgil Abloh dengan Nike sejak 2017 hingga 2018 merupakan salah satu yang paling sukses.

Namun pada 2019, Virgil menyebut The Ten tamat. Kabar baiknya, Virgil belakangan menyinggung soal proyek baru bersama Nike. Kolaborasi ini lah yang kemudian ditunggu-tunggu pada 2019 ini.

5. Gebrakan Adidas

Pada 2014, desainer Nike–Denis Dekovic, Marc Dolce, dan Mark Miner–meninggalkan brand tersebut dan bergabung bersama Adidas. Kepergian trio tersebut membuat Swoosh melayangkan gugatan 10 juta dollar AS dengan tudingan mencuri rahasia dagang Nike.

Karena gugatan tersebut, mereka harus menunda pekerjaan mereka di Three Stripes hingga Maret 2016, ketika mereka mulai bekerja di Adidas Brooklyn Creator Farm.

Tahun 2018 memang bukan tahun Adidas, dan salah satu yang paling menarik dari kreasi trio tersebut adalah sepatu basket N3xt L3v3l yang baru-baru ini dirilis. Tahun ini rasanya tak sabar untuk menunggu sneakers lain yang akan digarap trio tersebut bersama Adidas.

Comments