Keinginan menikah menurun dikalangan milenial
(Foto: pexels)

Sabigaju.com – Kalau kita tanya pada orangtua kita, di umur berapa mereka menikah? Jawaban mereka rata-rata di bawah 25 tahun. Jelas bagi kita para millennial, usia ini terbilang sangat muda untuk punya keinginan menikah.

Jika pernikahan awal mulanya adalah bagian dari rencana ekonomi. Tapi nampaknya keinginan menikah justru bergeser di era millennial. Mereka semakin lama usia menikahnya, atau bahkan ada yang tidak menikah sama sekali.

Pada tahun 2018, usia menikah dimulai pada 27 tahun dan 29 tahun untuk pria. Usia ini ternyata 7 tahun (rata-rata) lebih tua dari mereka yang lahir pada tahun 60-an.

Menurut laporan tersebut, para millennial bahkan ada yang tidak menikah hingga usia 40 tahun. Lebih lanjut,keinginan menikah bahkan dilaporkan telah turun 70 persen dan ini merupakan penurunan terbesar dalam sejarah!

BACA JUGA: Ide Kreatif Pernikahan di Saat Pandemi Belum Mereda

Kenapa ini bisa terjadi?

Alasan utama para millennial ini biasanya adalah ekonomi. Mereka menghadapi banyak tantangan baru di sektor ini.

Alasan kedua yang memungkinkan adalah mereka sadar akan banyaknya perceraian. Fenomena ini menyentuh kehidupan mereka. Mereka membaca banyak soal perceraian atau melihat orangtua teman mereka bercerai atau bahkan mengalami perceraian orangtua secara langsung.

Millennial juga kebanyakan menganggap bahwa mereka tak harus memiliki pasangan untuk bisa berbahagia.

BACA JUGA: Pernikahan Takkan Mengancam Kebebasanmu, Kalau… 

Ironisnya, karena penggunaan teknologi, mereka punya banyak pilihan sekarang. Seseorang yang awalnya dianggap tepat dengan mudah bisa tergantikan.

Akhirnya, mereka mungkin bisa melakukan lebih dari sekedar menikah, misalnya saja hubungan tanpa pernikahan.

Mereka menganggap dengan menjalani hubungan ini, mereka bisa menoleransi kehidupan pasangannya masing-masing. Ini juga bisa jadi test drive bagi mereka sebelum memilih.

BACA JUGA: New Normal: Selamat Tinggal Resepsi Pernikahan Ala-ala!

Haruskah ini dikhawatirkan?

Bagaimanapun, pernikahan juga bisa memberikan dampak baik bagi kehidupan seseorang. Misalnya saja pajak, menolong dari segi perekonomian, dan muncul generasi yang bisa tumbuh bahagia jika orangtua mereka mengasuhnya dengan baik.

Bahkan ada beberapa penelitian yang menyebut bahwa pria lebih diuntungkan dalam hal pernikahan!

Apapun itu, keinginan menikah ada di tangan kamu. Kamu harus bijak dalam memilih karena pernikahan bukan suatu fase yang bisa kamu jalani dengan main-main. (Sbg/Dinda)

Comments