Umumnya dibutuhkan waktu cukup lama untuk melakukan isi ulang daya pada sebuah mobil listrik. (Foto: Pixabay)
Umumnya dibutuhkan waktu cukup lama untuk melakukan isi ulang daya pada sebuah mobil listrik. (Foto: Pixabay)

Sabigaju.com – Tren penggunaan mobil listrik nampaknya bakal makin menggila, lantaran keunggulan mobil berbasis energi listrik ini terletak pada efisiensi bahan bakar hingga emisi yang aman.

Namun masih banyak yang salah paham dengan mobil listrik. terlebih banyak yang berpikir pengisian ulang listrik sebagai energi yang di butuhkan mobil listrik itu membutuhkan waktu yang cukup lama.

Kini sebuah pengembangan tengah dilakukan mencoba upaya teknologi untuk melakukan pengisian daya saat mobil listrik sedang melaju.

Hasil percobaan ini nantinya agar tidak perlu berhenti di satu lokasi khusus untuk melakukan pengisian daya.

Teknologi Terbaru Pengisian Daya Mobil Listrik

Swedia tengah menunjukkan keseriusannya untuk mengembangkan teknologi kendaraan listrik di negaranya.

Badan Administrasi Transportasi Swedia sedang berencana untuk menanamkan semacam rel berbahan logam yang dapat mengalirkan daya listrik ke mobil di jalanan raya.

Lewat teknologi tersebut nantinya mobil listrik tidak perlu berhenti di satu lokasi khusus untuk melakukan pengisian daya.

Namun sistem pengisian daya tidak seperti trem alias kereta dalam kota. Nantinya mobil-mobil listrik di Swedia akan dilengkapi semacam lengan otomatis yang dapat mendeteksi keberadaan rel ini dan akan mengisi dayanya saat mobil berjalan.

Perusahaaan pengembang teknologi asal Swedia eroadarlanda tengah mengembangkan teknologi pengisian daya untuk mobil listrik yang dilakukan dengan sambil berjalan. (Foto eroadarlanda.com)
Perusahaaan pengembang teknologi asal Swedia eroadarlanda tengah mengembangkan teknologi pengisian daya untuk mobil listrik yang dilakukan dengan sambil berjalan. (Foto eroadarlanda.com)

Sampai sejauh ini Eroad Arlanda, perusahaan lokal Swedia telah mengujicobakan sistem ini pada ruas jalan sepanjang 2 km dengan beberapa unit truk yang jadi armada yang terintegrasi.

Jika sistem ini beroperasi, maka bobot kendaraan listrik di sana menjadi lebih ringan mengingat bobot baterai yang digunakan lebih kecil.

Dengan sistem ini bakal  mengirit waktu lantaran tidak perlunya alokasi waktu khusus untuk melakukan pengisian daya kendaraan.

Keseriusan Menghapus kendaraan berbahan Bakar BBM

Sistem yang digunakan menjanjikan kemudahan pengaplikasian pada ragam kendaraan dan harga yang lebih murah dibanding teknlogi serupa pada kereta listrik misalnya.

Pengujian sistem juga telah dilakukan saat cuaca buruk dan menunjukkan hasil positif. Hal ini tentu menjadi kabar baik bagi negara yang punya mimpi besar untuk meminimalisir emisi gas dari kendaraan seperti Swedia.

Pengembangan teknologi ini adalah bagian dari rencana negara untuk menghapuskan kendaraan yang masih menggunakan bahan bakar fossil pada tahun 2030. (Sbg/Rig)

Comments