Kebiasaan Belanja Online
(Sumber Foto: www.anceru.com)

Sabigaju.com – Di zaman serba ketat seperti saat ini kebiasaan belanja online memang sangat praktis menjadi pilihan yang cerdas untuk dilakukan.

Lewat belanja online kamu bisa menghemat biaya dalam arti mengurangi ongkos naik taksi, ongkos bensin, atau ongkos parkir ketika Anda berangkat ke mal.

Kamu tinggal memainkan mouse untuk berpindah toko. untuk membandingkan harga dan modelnya. Jadi kamu tak perlu berkeliling dari toko yang satu ke toko yang lain.

Namun demikian kamu sebaiknya tidak melakukan belanja online saat malam hari yah, karena hal itu bisa membuat gangguan mental.

BACA JUGA: Lindungilah Kami dari Godaan Nafsu Berbelanja 

Kebiasaan Belanja Online  Malam Hari Bikin Orang Jadi Konsumtif

Banyak orang beranggapan kalau malam hari bisa dijadikan pilihan waktu yang tepat  untuk melakukan kebiasaan belanja online. Salah satu alasannya adalah karena saat itu kita  tidak disibukkan berbagai aktivitas.

Namun ternyata,  pembeli yang berbelanja online di malam hari berisiko ditargetkan oleh pengecer. Lembaga Kebijakan Uang dan Kesehatan Mental yang didirikan pakar keuangan pribadi, Martin Lewis, mengkritik para pelaku bisnis, setelah menemukan perusahaan sering menargetkan orang yang rentan godaan melalui email promosi larut malam.

Menurut laporan itu, seperti yang dilansir Sabigaju dari situs The Independent, pelaku bisnis termasuk Amazon, Easyjet, Quidco, Lastminute.com telah mengirim email promosi antara jam tengah malam dan pukul 05.00 pagi untuk menggoda pelanggan.

BACA JUGA: Cowok Kekinian Makin Doyan Belanja Fesyen Demi Jati Diri 

Menurut  juru kampanye kesehatan mental dapat menargetkan orang-orang yang rentan dan mengarahkan mereka ke dalam hutang.

Klaim itu muncul setelah Lewis mengumumkan kenaikan 23 persen dalam jumlah pembelian malam hari oleh pembeli yang menggunakan Mastercardnya tahun lalu dibandingkan dengan 2017.

Ini merupakan satu dalam 15 dari semua barang yang dibeli dengan kartu pada tengah malam dan pukul 06.00 WIB.

BACA JUGA: Jangan Tertipu, Begini Tips Cerdas Online Shopping Buat Para Cowok

Pengeluaran Bisa Tidak Terkendali

Dalam laporan juga menunjukkan bahwa dua pertiga dari penjualan malam hari adalah untuk wanita. Menurut Lembaga Kebijakan Uang dan Kesehatan Mental, ada korelasi yang jelas antara kesehatan mental dan pengeluaran yang tidak terkendali.

Sebelumnya, sebuah survei menemukan 93 persen orang mengatakan mereka membelanjakan lebih banyak uang ketika mereka tidak sehat.

Sebanyak 40 persen responden menyatakan mereka kemungkinan akan pergi berbelanja online di malam hari.

Menanggapi korelasi tersebut, badan amal telah meminta pengecer untuk menerapkan sistem baru di situs mereka yang memungkinkan orang tidak melakukan kebiasaan belanja online pada malam hari.

“Ketika kamu berjuang dengan kesehatan mental, kamu juga bisa lebih sulit untuk tidur di malam hari dan Anda bisa lebih rentan terhadap pengeluaran impulsif,” kata Katie Alpin, kepala penelitian dan kebijakan intitusi tersebut.

BACA JUGA: Serunya Belanja Online di Lima E-commerce Ini! 

Ia ingin melihat penjual daring memberi banyak alat pengelolaan pengeluaran pembeli larut malam.

“Itu bisa termasuk menawarkan pada pelanggan sarana untuk membatasi ketersediaan toko daring malam hari melalui pengaturan akun mereka atau opsi pembatalan pembelian malam hari keesokan paginya jika mereka membeli barang yang nantinya akan disesali,” ujarnya.

Untuk membantu orang yang rentan godaan belanja daring pada malam hari, badan amal merekomendasikan penggunaan aplikasi seperti shopperstopper.

Aplikasi tersebut dirancang memungkinkan orang untuk memblokir toko daring tertentu atau membatasi pengeluaran ataupun kebiasaan belanja online  pada waktu tertentu. (Sbg/Rig)

Comments