tergila-gila
Ada perbedaan yang cukup tegas untuk menggambarkan tentang beda perasaan cinta dan tergila-gila. (Foto: Pixabay)

Sabigaju.com Ketika seorang pria tengah jatuh cinta, terkadang sangat sulit sekali ditebak. Hal ini lantaran pria memang pintar sekali menyembunyikan perasaannya.

Namun demikian banyak juga nih pria yang bingung dengan perasaannya sendiri. Apakah dirinya jatuh cinta atau sekedar tergila-gila terhadap seorang wanita.

Nah, biar kamu gag bingung sabigaju mau kasih perihal tersebut kepada kamu. Cek ulasannya yah gaes!

BACA JUGA: Foodie Calls, Tren Kencan Demi Dapat Makan Gratis 

Cinta dan Tergila-gila dua Hal yang Berbeda

Ketika sedang jatuh cinta wajar bila kita terus memikirkannya dan merasa bahagia saat bersamanya.

Di sisi lain, muncul rasa cemas dan cemburu ketika gebetanmu tidak bisa dihubungi atau melihatnya tengah asyik berakrab ria dengan orang lain.

Jatuh cinta terkadang tak perlu waktu lama. Bahkan, banyak orang merasa jatuh cinta pada pandangan pertama. Sebaliknya, ada juga yang butuh waktu lama untuk memastikan yang dirasakannya memang cinta.

Namun, mereka yang jatuh cinta dalam waktu singkat biasanya bukan perasaan murni karena cinta. Hal semacam itu bisa terjadi karena tergila-gila atau dilandasi nafsu saja.

BACA JUGA: Jangan Pendam Perasaanmu Kalau Jatuh Cinta dengan Sahabat Sendiri 

Antara Sayang dan Nafsu

Dalam pandangannya, terapis seks Internasional, Ian Kerner memaparkan ada perbedaan antara perasaan tergila-gila dan cinta.

Secara harfiah, cinta adalah perasaan kasih sayang, antusiasme atau pengabdian kepada orang lain. Sebaliknya, nafsu adalah perasaan cinta tanpa akal sehat yang mengarah pada kekaguman atau ketertarikan untuk orang lain atau sesuatu.

Perasaan tergila-gila adalah perasaan cinta yang dangkal dan biasanya terjadi dalam fase “bulan madu” dalam sebuah hubungan asmara. Kerner mengatakan nafsu atau kegilaan ini terjadi pada awal hubungan.

“Ini biasanya ditandai oleh perasaan senang dan euforia, dan sering disertai dengan nafsu serta perasaan kebaruan yang cepat dengan seseorang,” katanya.

BACA JUGA: Gairah Seks, Dipicu Oleh Cinta Atau Nafsu? 

Saat merasa obsesif dan bersemangat tanpa alasan, ada kemungkian besar kita sedang tergila-gila. Menurut Kerner, meskipun perasaan tergila-gila ini membuat kita merasa hebat, kita mungkin punya perasaan tak aman karena semuanya begitu baru.

Berbeda dengan saat jatuh cinta, ada ikatan di dalam hubungan itu. Perasaan ini cenderung timbul dari sesuatu yang dipupuk dalam jangka waktu yang lama, di mana kita sungguh mengenal seseorang dan membangun keterikatan.

“Ada rasa aman secara emosional tapi juga bisa menunjukkan kerentanan dengan orang itu,” tambahnya.

BACA JUGA: Tinggal Bareng Sebelum Menikah, Bad or Good Idea?

Sisi Positif dan Negatif Tergila-Gila

Ketika kita mencintai seseorang, kita tahu detail tentang pribadinya dan ada perasaan aman untuk terbuka tentang diri sendiri. Seperti betapa sedihnya perasaan kita setelah gagal dapat promosi.

Kerner berkata, perasaan tergila-gila bisa menjadi hal positif ketika perasaan itu terbalas dan berubah negatif ketika mengalami penolakan. Pada dasarnya, jika kita dan si dia memiliki perasaan yang sama satu sama lain, ini akan menjadi hal positif.

Sebaliknya, jika bertepuk sebelah tangan, kita harus benar-benar merelakannya pergi. Perasaan tergila-gila, kata Kerner, dapat berubah menjadi hubungan yang penuh cinta dan bertahan lama. Namun, tidak ada yang bisa menjamin semua akan berakhir begitu.

“Secara umum, ketika kamu jatuh cinta dengan seseorang atau tergila-gila dengannya, kamu berhenti mencari orang lain dan fokus hanya pada orang itu,” ucap dia.

BACA JUGA: Lima Tips dalam Menghadapi Cinta Bertepuk Sebelah Tangan

Dari Tergila-gila Bisa Jatuh Cinta

Hanya waktu yang akan benar-benar tahu apakah perasaan tergila-gila ini akan berkembang menjadi keterikatan jangka panjang dan rasa cinta.

Namun, ada beberapa hal yang dapat kita lakukan untuk memperkuat hubungan dan mengalihkannya dari fase bulan madu ke ikatan nyata.

Pertama, kamu harus paham, tak semuanya bisa terjadi hanya dalam waktu singkat. Komunikasi adalah hal penting dalam sebuah hubungan dan kita juga harus mengetahui kapan harus berkompromi.

Dan komitmen terhadap hubungan adalah yang menciptakan keterikatan yang dibutuhkan untuk jatuh cinta. Sampai sini jelas dan ngerti yah gaes! (Sbg/Rig)

Comments