Remang-remang
(Foto: Unsplash)

Sabigaju.com – Tampaknya kini Mode remang-remang alias temaram menjadi pilihan banyak orang terlebih saat media smartphone maupun media sosial mengadopsinya.

Menggunakan mode remang-remang alias temaram sesungguhnya bukan saja lebih nyaman bagi mata, tapi juga memiliki banyak manfaat kesehatan.

Tak hanya itu kamar dengan pencahayaan remang-remang punya manfaat bagi kehidupan seksual kamu dengan pasangan. begini ulasannya

BACA JUGA: Jarang Bersihkan Rumah? Bisa Jadi Kamu Alami Gangguan Jiwa

Baik untuk Kesehatan

Menurut pandangan seorang pembimbing meditasi, Yulia Kovaleva, banyak manfaat besar dari paparan minim cahaya di malam hari. Terutama untuk membuat tidur lebih mudah dan lebih nyenyak. “Saya sendiri merasa lebih produktif, lebih aktif, dan lebih bahagia, selama periode gelap di musim dingin,” katanya.

Ia pun mengingatkan pentingnya mengurangi paparan cahaya buatan di malam hari. Kegelapan merupakan kunci untuk produksi melatonin, si hormon tidur.

Menggunakan warna-warna gelap seperti biru tua, abu-abu, bahkan hitam, untuk kamar tidur, juga bisa menjadi cara untuk membantu kita lebih mudah tidur, terutama penderita insomnia.

BACA JUGA: Berani Ikut Tren Gaya Hidup Minimalis?

Penelitian menunjukkan, tidur dalam ruangan yang gelap juga bisa mengurangi risiko penyakit jantung, memperbaiki suasana hati, dan juga mengurangi keinginan untuk makan berlebih.

“Ruangan yang temaram dan gelap juga bisa mendukung meditasi, karena akan menenangkan sistem saraf dan membantu kita mencapai level bawah sadar,” kata Kovaleva.

Selain mengganti lampu yang terang dengan  pencahayaan remang-remang, bisa menciptakan suasana tenang dan santai sebelum tidur

Kamu bisa memakai waktu sebelum tidur ini untuk meditasi, ataupun ngobrol santai dengan pasangan.

menurut ahli gizi Rob Hobson, dalam bukunya, The Art Of Sleeping, ia menganjurkan untuk menata jenis pencahayaan yang digunakan,agar tidak menimbullkan kekacauan, karena seringkali hal itu dapat menjadi pemicu bagi seseorang menjadi tidak tidur.

Hobson menambahkan agar kita sebaiknya mematikanke laptop dan perangkat digital lain satu jam sebelum tidur juga.

“Ini bukan hanya cahaya biru yang dapat mengganggu tidur,” kata Hobson, “tetapi hal-hal yang mulai Anda pikirkan ketika Anda masuk. Jika Anda mulai melalui email, itu membuat pikiran Anda berdengung dan itu tidak akan membantu tidur,” tambahnya.

“Ini membantu orang meningkatkan suasana hati Anda dan membuatmu merasa lebih berenergi, ”tulis Hobson dalam bukunya.

BACA JUGA: Lima Video Tutorial untuk Bakar Kalori Selama 15 Menit di Kamar

Kamar Remang Remang Baik untuk Kehidupan Seksual

Kamar remang-remang uga baik bagi kehidupan seksual pasangan suami istri. Sebab, banyak pasangan mengaku, ada sensasi tersendiri ketika melakukan hubungan seks dengan suasana lampu yang temaram atau ketika dimatikan.

Menurut seorang terapis seksasal New York,  Jane Greer, meski indra penglihatan tak bisa melihat secara jelas, Namun hal itu malah membuat indra yang lain lebih sensitif.

Dengan begitu, kamu akan menjadi lebih fokus dengan setiap sesi. Mulai dari foreplay hingga penetrasi. Bahkan kemungkinan besar kamu berdua bisa mencapai orgasme bersama-sama karena saking fokusnya.

“Mematikan lampu dapat membantumu melepaskan dan menghindari terjebak dalam pikiran tentang penampilan fisikmu,” kata Greer.

Bercinta dikamar remang-remang atau  lampu dimatikan juga memiliki manfaat yang lain. Yaitu baik kedua belah pihak bisa lebih mengekspresikan dirinya. Tanpa harus merasa aneh, karena takut ekspresinya akan terlihat jelas.

Tentu, ini akan membuat sensasi bercinta di kamar remang-remang terasa lebih menggairahkan. (Sbg/Rig)

Comments