Jokowi dan KH Ma'ruf Amin saat menghadiri acara zikir kebangsaaan di Istana negara belum lama ini. (Foto Instagram jokowi)
Presiden Joko Widodo dan KH Ma’ruf Amin saat menghadiri acara zikir kebangsaaan di Istana negara belum lama ini. (Foto Instagram jokowi)

Sabigaju.com –  Joko Widodo kembali mencalonkan diri menjadi Presiden Republik Indoneia (RI) periode 2019 – 2024 dengan memilih KH Ma’ruf Amin sebagai cawapres untuk pemilihan presiden (pilpres ) yang akan berlangsung pada 17 April 2019 mendatang.

Selain pasangan Jokowi – Ma’ruf  Amin pasangan lainnya yakni Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno juga maju untuk mencalonkan diri menjadi capres-cawapres untuk maju pada Pilpres 2019 .

Hari ini Jumat (10/8) dua pasangan calon presiden dan calon wapres mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). Pasangan Jokowi – Ma’ruf terlebih dahulu mendatangi gedung KPU. Sementara pasangan Prabowo – Sandiaga akan mendaftarkan diri usai Sholat Jumat siang ini.

Jutaan warganet di Tanah Air menyorot prosess pendaftaran calon pemimpin negara ini lewat berbagai media sosial. Warganet banyak yang menyorot sosok dua pasangan tersebut lewat unggahan foto maupun pernyataan dukungan yang dituliskan lewat status di media sosial.

Jokowi Pilih Penggerak 212 Sebagai Cawapres

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma’ruf Amin dipilih Jokowi sebagai cawapres di pertarungan Pilpres 2019. Ma’ruf ternyata merupakan salah satu penggerak dan juga ketua dewan penasihat koperasi 212. Seperti apa profil lengkap Ma’ruf Amin?

KH Ma’ruf Amin lahir di Tangerang pada 11 Maret 1943. Dia besar di kalangan pondok pesantren. Dia mengenyam pendidikan di Pondok Pesantren Tebuireng. Hingga saat ini dirinya pun dekat dengan pondok pesantren. Ma’ruf merupakan pendiri Pondok Pesantren An-Nawawi di Serang, Banten. Dia adalah cicit dari Syaikh Nawawi al-Banteni.

Ma’ruf pernah duduk di DPRD DKI dalam Fraksi Golongan Islam dan Fraksi PPP. Sebagai politikus Kebon Sirih, Ma’ruf pernah menjabat sebagai pimpinan di Komisi A.

Setelah reformasi, Ma’ruf bergabung dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan menjabat Ketua Dewan Syuro yang pertama. Dia lalu jadi anggota MPR RI lewat PKB. Di DPR, Ma’ruf pernah menjabat sebagai Ketua Komisi VI.

Ma’ruf adalah tokoh Nahdlatul Ulama (NU). Jabatannya saat ini adalah Rais Aam PBNU atau jika diartikan secara harfiah dalam bahasa Indonesia berarti juga ketua umum.

Maju jadi Cawapres, Sandiaga Uno Mengundurkan Diri

Sandiaga Uno hampir dipastikan maju dalam Pilpres 2019 sebagai cawapres dari Prabowo Subianto. Sandi yang kini menjabat sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta memilih mundur karena ingin fokus pada tahapan pemilihan presiden tahun ini.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pun rupanya sudah tahu soal Sandiaga yang bakal jadi cawapres. Anies sudah berbincang dengan Sandiaga soal ini

Namun, mengingat posisi Sandiaga merupakan Wakil Gubernur DKI Jakarta, seharusnya dia meminta izin ke Presiden Jokowi.

Hal itu tertuang di UU Pemilu No 7/2017 yang dipertegas dengan PP No 32/2018, gubernur atau wakil gubernur yang akan ikut Pilpres 2019 harus meminta izin ke presiden yang saat ini dijabat oleh Joko Widodo. (Sbg/Rig)

Comments