Sabigaju.com – Sebuah fakta mengejutkan datang dari kasus dugaan penipuan jemaah umroh oleh Abu Tours.

Jika sebelumnya diberitakan sebelumnya bahwa jumlah korban dari kasus Abu Tours mencapai 86 ribu.

Kini jumlah total jemaah yang menjadi korban Abu Tours mencapai 96.601 orang, hal itu diungkapkan Kabid Humas Poda Sulsel, Kombes Dicky Sondani kepada awak media saat menggelar rilis penetapan tersangka baru Abu Tours, Jumat (20/4)

Kabid Humas Poda Sulawesi Selatan, Kombes Pol Dicky Sondani. 
Kabid Humas Poda Sulawesi Selatan, Kombes Pol Dicky Sondani.

“Jadi total jemaah itu sesuai manifest 96.601 orang. Kerugiannya tetap Rp 1,4 triliun,” kata Kombes Dicky Sondani.

Penyidik Dirreskrimsus Polda Sulsel menetapkan Muhammad Kasim (40) sebagai tersangka baru dalam dugaan penipuan jemaah umrah Abu Tours.

Kasim yang menjabat sebagai Manajer keuangan PT Abu Tours and Travel, diduga telah ikut menggelapkan dana jemaah dari rekening penampungan.

BACA JUGA: [tooltip gravity=”nw” txtcolor=”#1e73be”]Foya-Foya di Atas Derita Jamaah[/tooltip]

Trending Topic

Begitu banyak Warganet yang mentweet perkembangan kasus Abu Tours ini di media sosial Twitter.

Umumnya warganet begitu pihatin terhadap apa yang menimpa puluhan ribu  jemaah yang gagal menuaikan ibadah umroh lntaran menggunakan jasa travel tersebut.

Tak sedikit pula warganet yang melontarkan kekesalannya terhadap travel Abu Tours. ASaking banyaknya warga net yang bersuara, nama abu tours pun kembali masuk dalam jejeran Trending topic di Twitter.

BACA JUGA:[tooltip gravity=”nw” txtcolor=”#1e73be”]Tak Cuma First Travel, Syahrini Juga Sempat Terseret Kasus Ini[/tooltip]

Sita Aset Rumah Mewah Bos Abu Tours di Depok

Kombes Pol Dicky Sondani  juga mengungkapkan bahwa Penyidik Subdit II Fiskal, Moneter dan Devisa (Fismondev) Ditreskrimsus Polda Sulawesi Selatan kembali menyita aset milik CEO Abu Tours, Hamzah Mamba (35). Penyitaan di wilayah Depok, Jawa Barat.

Adapaun aset yang disita itu berupa dua unit rumah mewah perumahan Kartika Residence Nomor 8B dan 7B Kelurahan Cinere, Kecamatan Cinere, Depok, Jawa Barat.

“Hasil penelusuran, penyidik kembali menemukan data aset milik tersangka dan itu ada di daerah Depok,” ujar Kabid Humas Polda Sulsel di Makassar.

Beberapa waktu lalu telah menyita beberapa rumah mewah milik bos Abu Tour, Hamzah Mamba di Makasar Sulawesi Selatan. (Foto: Instagram daenginfo)
Beberapa waktu lalu telah menyita beberapa rumah mewah milik bos Abu Tour, Hamzah Mamba di Makasar Sulawesi Selatan. (Foto: Instagram daenginfo)

Ia mengatakan, penyitaan yang dilakukan ini adalah lanjutan dari penyitaan sebelumnya yang dilakukan di dua daerah yakni Depok, Jawa Barat dan Jakarta Selatan.

Saat ini, total aset yang telah disita Polisi baru mencapai Rp 150 miliar. Terdiri dari, 29 aset tidak bergerak, 30 mobil, 4 motor, 33 unit elektronik dan sejumlah barang berharga lainnya, termasuk mata uang dari beberapa negara.

BACA JUGA: [tooltip gravity=”nw” txtcolor=”#1e73be”]Dianggap Bergaya berlebihan di Tanah Suci Mekah Sederet Artis Tuai Cibiran Netizen[/tooltip]

Ancaman Hukuman 20 Tahun dan Denda 10 Milyar

Sebelumnya, Jumat (23/3) lalu penyidik menetapkan Hamzah Mamba sebagai tersangka karena perusahaannya yang bergerak di bidang travel umrah itu tidak mampu memberangkatkan puluhan ribu jamaahnya ke Arab Saudi.

Total kerugian para jamaah umrah diperkirakan lebih dari Rp1,8 triliun sesuai dengan besaran dana yang masuk dari setiap jamaah.

Hamzah Mamba bos yang juga CEO dari ABU Tour.
Hamzah Mamba bos yang juga CEO dari Abu Tour.

Akibatnya Hamzah Hamka dijerat dengan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah jo Pasal 372 dan 378 KUHP tentang penipuan dan penggelapan serta Pasal 45 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Adapun ancaman hukuman yang disangkakan kepada tersangka adalah pidana penjara maksimal 20 tahun dan denda Rp10 miliar. (Sbg/Rig)

Comments