Nama John Kei menjadi perbincaangan masyarakat
(Foto: Instagrm.com/JPPN)

Sabigaju.com – Nama John Kei Ramai menjadi perbincangan oleh publik lantaran di sebut sebut oleh pihak kepolisisan terlibat dalam aksi penyerangan dan penembakan di sebuah rumah yang terletak di komplek Perumahan Green Lake City, Kota Tangerang, Banten dan penganiayaan di Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat, pada waktu yang hampir bersamaan, Minggu (21/6) lalu.

Aksi penyerangan dan penganiayaan yang dilakukan John kei bersama anak buahnya itu dipicu masalah pribadi antara John Kei dengan pamannya sendiri, Nus Kei terkait sengketa lahan di Ambon, Maluku. John Kei disebut kecewa dengan uang bagi hasil penjualan lahan tersebut.

Penyerangan ini bukan kasus pertama yang menyeret John Keia tersebut.Nama John Kei sendiri tak asing di ibu kota.

Dia dan kelompoknya beberapa kali terlibat kasus hukum. Pada 2013 misalnya, John Kei dan beberapa anak buahnya dinyatakan bersalah atas pembunuhan berencana terhadap bos PT Sanex Steel Indonesia, Tan Harry Tantono.

Dia divonis 16 tahun penjara dan baru saja mendapatkan bebas bersyarat pada Desember 2019 lalu.

BACA JUGA: Cara Pria Perangi Toxic Masculinity 

Premanisme atau Organisasi Kriminal?

Berbagai aksi kriminal yang dilakukan kelompok preman selama ini seharusnya digolongkan sebagai organisasi kejahatan yang melakukan aksi kriminal secara terorganisir bukan sebatas aksi premanisme.

Sebab preman berbeda dengan organisasi kejahatan. Sayangnya penanganan kelompok preman kelas kakap di Indonesia masih sebatas level penanganan premanisme.

Seharusnya kepolisian dapat bertindak secara lebih tegas seperti menangani pelaku tingkat kejahatan terorganisir.

BACA JUGA: Detoks Maskulinitas: Kekerasan Bukan Gambaran Pria Sejati 

Organisasi Kriminal Peaky Blinders

Cuplikan Serial Peaky Blinders
(Foto: IMDB)

Fenomena aksi organisasi kriminal terlihat jelas dalam sebuah serial TV Peaky Blinders, dari Inggris.

Serial ini bercerita tentang geng kriminal jalanan yang bernama Peaky Blinders pada tahun 1919.  Berbagai aksi kriminal  yang dilakukan Thomas Shelby dan anggota keluarganya mulai dari  penyerangan, pembakaran, pembunuhan, penyanderaan hingga perjudian di kotanya.

Meski terkenal bengis dan kejam Peaky Blinders kerap melakukan hal-hal baik bagi masyarakat mereka memberikan bantuan kepada orang-orang miskin ataupun berdonasi dalam jumlah besar ke panti asuhan ataupun rumah ibadah.

BACA JUGA: Detoks Maskulinitas Buat Sikap Cuek Cowok

Serial Peaky Blinders
(Foto: IMDB)

Geng Kriminal Peaky Blinders diotaki  Thomas Shelby, sementara saudara-saudaranya Arthur Shelby dan John Shelby lebih berperan sebagai pendukung dari Thomas Shelby.

Ada juga tante mereka yang bernama Polly Gray yang berperan sebagai staf keuangan dan administrasi.

Peaky Blinders pun mulai menarik perhatian pemerintah Inggris, sehingga sering diminta untuk “membersihkan” kota dari gangguan yang tidak diinginkan.

Pemerintah dan aparat hukum harus melakukan pengawasan ketat agar jangan sampai ada organisasi kriminal terselubung seperti Peaky Blinders beroperasi di negeri ini. (Sbg/Rig)

Comments