jenis-jenis virus

Sabigaju.com – Datangnya penyakit bisa disebabkan oleh berbagai sumber, salah satunya; virus. Virus merupakan parasit mikroskopik yang menginfeksi sel organisme biologis. Dalam bahasa latin, virus disebut virion yang berarti racun. Namun sejak 1728, virus didefinisikan sebagai “agen yang menyebabkan infeksi penyakit”.

Ya, agen. Virus dikatakan sebagai agen karena memang tidak ‘bekerja’ sendirian saat menyerang tubuh makhluk hidup. Virus bersifat obligat dan hanya dapat berkembang biak dalam sel makhluk hidup yang diinvasinya. Sabigaju akan mengulas apa saja jenis-jenis virus yang patut diwaspadai saat ini.

Virus Difetri

Indonesia sendiri berperang melawan serangan virus difteri sepanjang 2017 kemarin. Tercatat lebih dari 600 orang terinfeksi virus difteri di seluruh Indonesia, hingga Kemenkes menetapkan ini sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB).

Sebenarnya difteri merupakan penyakit lama yang telah memiliki vaksin khusus untuk mencegahnya, yakni vaksin DPT. Sayangnya, kemunculan golongan antivaksin menyebabkan adanya generasi baru yang tidak terlindungi dari penyakit yang semestinya sudah punah ini.

Bukan hanya difteri yang mengancam kesehatan, ada sejumlah virus lain yang patut diwaspadai. Di antaranya virus zika, Influeza A atau (H3N2), dan influenza jenis H7N9 yang merupakan jenis flu burung baru.

Selain Difteri, Virus Ini Juga Patut Diwaspadai

Virus Influenza A sempat merebak di Hong Kong pada pertengahan 2017 lalu, untuk itu Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI dengan sigap melakukan upaya pencegahan sampainya virus tersebut ke Indonesia.

Salah satu caranya adalah dengan mengeluarkan surat edaran resmi tentang himbauan kewaspadaan terhadap kejadian peningkatan kasus influenza A di Hong Kong kepada seluruh Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan di Indonesia. Mereka diminta untuk terus memantau dan mengikuti setiap perkembangan kasus wabah influenza A di Hong Kong dan melakukan penyuluhan terkait.

Virus jenis H7N9 sendiri telah mewabah di Cina dan berpotensi mencapai Indonesia. Berdasar data yang dilansir dari Viva, September 2017 kemarin kasus flu burung H7N9 di Cina telah mencapai 1557 kasus dengan 605 kematian.

Virus zika juga sempat “menggerayangi” kesehatan masyarakat Indonesia. Pada awal 2016 silam, Lembaga Molekuler Eijkman mendeteksi satu kasus zika di pulau Sumatera. Syukurnya virus yang berasal dari gigitan nyamuk ini tidak sampai mewabah ke berbagai wilayah.

Virus zika dikatakan hampir mirip dengan demam berdarah. Melalui proses diagnosis, para peneliti menemukan bahwa antibodi dalam tubuh seseorang dalam melawan virus zika terbangun saling silang dengan virus denue yang menyebabkan demam berdarah. Dapat dikatakan, orang yang kebal terhadap virus dengue juga akan kebal terhadap virus zika dan sebaliknya.

Virus Influenza

Untuk virus ringan seperti flu, Anda bisa membantu tubuh Anda memulihkan diri dengan cara beristirahat cukup, minum banyak cairan, meminimalisir kontak dengan orang lain selama beberapa hari, dan perbanyak makan makanan bernutrisi.

Untuk jangka panjang dan penanggulangan virus-virus tertentu, disarankan agar Anda melakukan vaksinasi demi mencegah infeksi dari jenis-jenis virus tertentu dalam tubuh.

Comments