investasi

Sabigaju.com – Momen-momen awal mendapatkan penghasilan sendiri memang sangat menyenangkan. Perasaan lega karena akhirnya tidak terlalu bergantung pada orang tua pun hadir seiring dengan perasaan bebas untuk menggunakan penghasilan tersebut untuk apa.

Mungkin karena itulah banyak first jobber yang terlena dan memilih menghabiskan penghasilannya untuk hal-hal yang bersifat sekunder bahkan tersier. Sebut saja seperti membeli gadget, padahal gadget lama masih oke dan dari segi fitur pun masih mumpuni. Atau, membeli item fashion branded yang sebenarnya masih di atas kemampuan kita. Itu hanya sedikit contoh cara menghabiskan penghasilan yang kurang bijaksana.

Bila Anda seorang first jobber dan ingin berpikiran ke depan secara finansial, inilah waktu yang tepat. First jobber umumnya di dominasi oleh usia di bawah 25 tahun. Semakin muda Anda memperbaiki kondisi finansial, semakin baik juga untuk kesehatan finansial jangka panjang. Salah satu cara untuk menghabiskan penghasilan sebagai first jobber yang elegan adalah dengan berinvestasi.

Beberapa Jenis Investasi yang Bisa Dipertimbangkan First Jobber

1. Tabungan Berjangka atau Deposito

Kita mulai dari yang paling mudah yaitu, menabung. Bila Anda tipe orang yang kesulitan menabung secara mandiri, maka mengandalkan jasa bank adalah pilihan yang tepat. Saat ini hampir setiap bank memiliki layanan tabungan berjangka, baik dalam bentuk tabungan biasa yang baru bisa ditarik tunai setelah waktu tertentu atau dalam bentuk deposito.

Untuk pemula, memilih layanan tabungan berjangka ini sangat membantu. Anda bisa memulainya dengan memilih nominal dengan angka kecil dan dana bisa diambil minimal dalam jangka satu tahun. Pilihan yang memudahkan ya karena menabung akan lebih mudah saat kita sudah terbiasa. Bila Anda tipe yang berani menahan keinginan dengan lebih keras lagi, maka memilih jenis tabungan deposito akan lebih menguntungkan.

2. Asuransi Kesehatan

Faktor usia yang masih muda seringkali membuat kita terlena. Misalnya, merasa tidak perlu asuransi kesehatan. Padahal instrumen yang satu ini juga termasuk penting lho. Asuransi memang bukan investasi, tetapi fungsinya lebih untuk proteksi. Karena itulah, sebenarnya setiap dari kita membutuhkannya.

Nah, untuk Anda yang baru saja memulai karir, ada baiknya pastikan terlebih dulu apakah kantor tempatmu bekerja mengcover asuransi kesehatan atau tidak. Salah satu produk asuransi kesehatan di Indonesia yang terjamin dan banyak digunakan oleh berbagai instansi adalah BPJS.

Sementara bagi Anda yang bekerja sebagai enterpreneur, pastikan Anda mempelajari soal asuransi kesehatan ini dan segera daftarkan diri Anda. Bila Anda memilih BPJS, dari segi preminya pun cukup rendah setiap bulannya sehingga sangat memudahkan Anda. Gimana, sudah punya proteksi yang satu ini?

3. Reksadana

Kalau Anda penganut “maximize utility with given budget constraint” maka investasi reksadana adalah pilihan yang baik. Buat first jobber dengan gaji yang masih minim, Anda tetap bisa berinvestasi di pasar modal melalui produk reksadana. Saat ini proses untuk investasi reksadana jauh lebih mudah dan harganya pun murah. Dengar-dengar beberapa bank juga menyediakan produk investasi ini dengan nilai awal mulai dari dua ratus ribuan saja. Nah, Anda pasti bisa dong, berhemat sedikit untuk berinvestasi dengan produk pasar modal ini?

Setelah menyimak ketiga jenis investasi tersebut, segera evaluasi dan rencanakan keuanganmu ya. Jangan tunda lagi karena semakin muda, semakin mudah mewujudkan finansial yang sehat! (Sbg/Er)

Comments