Berpuasa
Berolahraga  tetap perlu dilakukan bahkan disaat  kita berpuasa  (Foto: Unsplash)

Sabigaju.com -Berpuasa tentunya tak menjadi halangan seseorang untuk berolahraga. Namun banyak yang jadi kesulitan menemukan waktu yang tepat untuk terus menjalankan hobi positif tersebut selama berpuasa.

Yup, di bulan Ramadan, banyak orang mengurangi kegiatan fisik seperti dengan tidak melakukan olahraga saat berpuasa, karena olahraga dapat membuat kita menjadi haus akibat kehilangan cairan, yang berakibat mengganggu ibadah puasa.

Padahal olahraga adalah kebutuhan bagi tubuh dan aktivitas fisik selama berpuasa memberikan dampak penting bagi kesehatan tubuh.

BACA JUGA: Manfaat Hebat Olahraga di Malam Hari yang Bikin Cowok Makin Sehat

Manfaat Olahraga dan Puasa

Nah, salah satu jenis puasa yang tengah populer di negara Barat adalah puasa intermiten. Metode puasa berselang ini merupakan pengaturan waktu makan yang efektif dalam menurunkan berat badan, membentuk otot, dan mengecilkan perut buncit.

Menurut Vincent Pedre, M.D, dari Pedre Integrative Health, merekomendasikan kardio ketika perut dalam kondisi kosong. Oleh karena itu, lakukanlah saat pagi atau sore hari menjelang waktu berbuka puasa.

Dia mengingatkan bahwa jika berniat untuk melakukan olahraga kala berpuasa, maka pilihlah makanan bernutrisi baik saat sedang sahur. Tujuannya, untuk menyesuaikan tenaga dalam tubuh terhadap intensitas latihan.

Jadi, apabila Anda berencana untuk membakar lemak dengan olahraga lari di pagi atau sore hari, maka pada saat sahur perbanyak mengonsumsi karbohidrat sebagai sumber tenaga.

“Jangan melakukan olahraga kardio dengan perut penuh. Sebab, gerakan intens yang tiba-tiba seperti yang terjadi pada tubuh saat kardio bisa membuat tubuh syok karena adanya ‘permintaan’ peredaran darah dari otot yang bisa mengurangi asupan darah yang dibutuhkan tubuh untuk mencerna makanan,” ujar Pedre.

BACA JUGA: 

Selain Olahraga, Buah-buahan ini Paten Banget untuk Menurunkan Berat Badan 

Berpuasa Bikin Panjang Umur dan Sehatkan Otak

Tak hanya berpengaruh pada kesehatan secara fisik, puasa dengan jeda waktu ini juga bermanfaat bagi kesehatan mental.

Ahli diet Abbey Sharp mengatakan bahwa puasa intermiten dapat meningkatkan brain-derived neurotrophic factor (BDNF), yaitu protein yang bekerja pada sel-sel saraf tertentu dan penting untuk memori jangka panjang.

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Free Radical Biology and Medicine menyatakan bahwa puasa intermiten dapat mengurangi tingkat stres oksidatif dan peradangan.

BACA JUGA: Makan untuk Hidup Bikin Panjang Umur, Rahasia Diet Okinawa 

Stres oksidatif dapat menyebabkan berbagai penyakit kronis karena melibatkan molekul yang tidak stabil yang disebut radikal bebas. Penelitian menunjukkan bahwa puasa intermiten dapat meningkatkan daya tahan tubuh terhadap stres oksidatif.

Selain itu, mengatur waktu makan seperti puasa intermiten terbilang baik untuk kesehatan otak, termasuk penurunan kadar gula darah dan resistensi insulin.

Manfaat lain yang bisa didapatkan dari berpuasa adalah dapat memperpanjang usia. menunjukkan bahwa puasa intermiten memperpanjang umur dengan cara yang sama seperti pembatasan kalori terus menerus.

BACA JUGA: Ternyata Olahraga Bersepeda Bikin Bahagia dan Panjang Usia

Jenis Olahraga yang Baik Saat Puasa

Menurut seorang peneliti Dr Ranj Singh, mengatakan, olahraga yang baik dilakukan saat berpuasa adalah jalan cepat, joging ringan, dan aerobik ringan.

Jangan membuat tubuh stres karena terlalu banyak keluar keringat di saat tubuh sedang dalam kondisi berpuasa

Dr Ranj Singh menyarankan apabila tubuh cenderung lemah saat berpuasa, maka jangan paksakan untuk latihan beban yang berat.

So, jaga tubuh tetap fit dan sehat, tetap berolahraga tapi jangan berlebihan karena bisa membuat tubuh lemas dan sakit. (Sbg/Rig)

Comments