gangguan jiwa
Rumah yang penuh dengan barang-barang jika tidak rutin dibereskan bisa memberi efek pada kesehatan mental seperti gangguan jiwa kepada penghuninya. (Foto: Instagram)

Sabigaju.com – Tak banyak yang mengetahui kalau kondisi rumah yang berantakan bisa memberikan dampak gangguan jiwa kepada penghuninya. Itulah sebabnya salah satu kegiatan penting  yang bisa kamu lakukan di akhirkan pekan adalah membereskan rumah.

Membereskan rumah perlu dilakukan secara rutin apalagi jika rumah kita penuh dengan barang-barang yang susah dirapikan. Sebab jika tidak dibereskan, akibatnya, rumah pun kehilangan kenyamanannya dan menyebabkan penghuninya mengalami gangguan kesehatan mental. 

Bikin Terhindar Gangguan Jiwa

Rumah seyogyanya dapat memberikan solusi bagaimana kehidupan di rumah dengan segala tantangan, ketegangan, kebutuhan hingga impian untuk diraih.

Banyak keluarga yang tinggal bersama anaknya mengatakan bahwa salah satu penyebab utama pertengkarani di rumah diakibatkan oleh barang yang berserakan. Bahkan ketegangan persepsi antara menyimpan banyak barang versus pola minimalis sering ditemukan di banyak rumah tangga.

Tak sedikit orang yang menjadi stress lantaran dirumahnya menumpuk begitu banyak barang dan dalam kondisi tak tertata alias berantakan. (Foto: Ali Yahya on Unsplash)
Tak sedikit orang yang menjadi  sakit jiwa hingga stress lantaran dirumahnya menumpuk begitu banyak barang dan dalam kondisi tak tertata alias berantakan. (Foto: Ali Yahya on Unsplash)

Bagi beberapa orang, menyimpan benda menjadi hal serius jika ia sudah sampai pada tahap menimbun barang bekas terlalu banyak, dan mengalami kesulitan untuk menyisihkan benda yang sebenarnya tidak akan ia pakai.

Kondisi ini dikenal dengan istilah hoarding. Pada dasarnya, hoarding merupakan masalah psikologis, namun sebagian besar hoarder tidak menyadari jika ia mengalami gangguan ini.

Bahayanya Menumpuk Banyak Barang di Rumah

Menurut para peneliti di UCLA Center of Everyday Lives and Families (CELF) terdapat korelasi antara kortisol (hormon pemicu stres) yang tinggi dengan perempuan yang tinggal di rumah dan memiliki barang yang menumpuk, seperti kertas, mainan, atau piring kotor.

Menimbun barang membuat lingkungan tempat tinggal menjadi lebih sempit dan tidak produktif. Bahkan, terlalu banyak barang di dalam rumah memicu penumpukan lapisan debu karena sulit dibersihkan sehingga dapat mempengaruhi kesehatan.

Jika rumah sudah dibereskan secara maksimal dan tertata dengan apik, tentunya bakal terasa nyaman untuk ditinggali.(Foto by rawpixel on Unsplash)
Jika rumah sudah dibereskan secara maksimal dan tertata dengan apik, tentunya bakal terasa nyaman untuk ditinggali.(Foto by rawpixel on Unsplash)

Kebiasaan menimbun barang bukan hanya merugikan kesehatan kamu dan barang yang terlalu lama ditimbun akan menimbulkan jamur, bakteri, dan jadi sarang kecoa. Hal ini juga berdampak pada kesehatan mental kamu.

Seseorang yang mengidap hoarding juga sangat sulit mengambil keputusan, bekerja, dan menjaga hubungan dengan orang lain.

Untuk itu, berhentilah menunda untuk membereskannya. Segera singkirkan barang yang sudah tak terpakai yang memenuhi setiap sudut rumah. Kamu enggak mau terjangkit gangguan jiwa, ‘kan? (Sbg/Rig)

Comments